Rekomendasi Saham Valbury Hari Ini

Rekomendasi Saham Valbury Hari Ini
Pengunjung melihat papan elektronik yang menampilkan perdagangan harga saham yang melemah di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (8/1/2020). ( Foto: BeritaSatu Photo / Mohammad Defrizal )
Faisal Maliki Baskoro / FMB Kamis, 16 Januari 2020 | 09:16 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menurut riset PT Valbury Sekuritas Indonesia hari ini, Kamis (16/1/2020), pasar menyikapi positif hasil kesepakatan AS-Tiongkok yang menandatangani perjanjian perdagangan fase pertama dan berjanji untuk menyelesaikan sengketa tarif. Saham di BEI yang diperdagangkan hari ini bisa terdampak atas sentimen tersebut. Diperkirakan indeks acuan BEI yakni IHSG berpeluang menguat.

Sentimen pasar dari dalam negeri:
Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri (ULN) pada November 2019 mencapai US$404,4 miliar, atau meningkat 8,3 persen yoy dibandingkan November 2018 atau melambat dibandingkan pertumbuhan Oktober 2019 yang tumbuh terakselerasi hingga 12 persen. ULN tersebut teriri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar US$201,4 miliar dan utang swasta sebesar US$2001,1 miliar. BI menjelaskan bahwa pengelolaan utang luar negeri pemerintah diprioritaskan untuk membiayai pembangunan, dengan porsi terbesar pada beberapa sektor produktif. Sedangkan utang swasta luar negeri tumbuh 6,9 persen yoy dibandingkan November 2018. Pertumbuhan tersebut lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya. BI memastikan struktur ULN tetap sehat karena rasio utang terhadap GDP pada November 2019 sebesar 35,9 persen atau membaik dibandingkan bulan sebelumnya. Selain itu, struktur ULN tetap didominasi utang jangka panjang.

Neraca perdagangan Indonesia pada 2019 mengalami defisit US$3,2 miliar, disebabkan oleh neraca perdagangan minyak dan gas yang memgalami defisit hingga mencapai US$9,3 miliar. Sementara neraca perdagangan non migas masih mengalami surplus hjngga sebesar US$6,1 miliar. Defisit tersebut lebih kecil dibandingkan neraca perdagangan 2018 yang mencapai minus US$8,7 miliar. Pada 2019, ekspor Indonesia mencapai US$167, 5 miliar. Nilai ekspor tersebut turun dibandingkan 2018 senilai US$180,01 miliar. Sementara impor Indonesia pada 2019 mencapai US$170,7 miliar, atau menurun dibandingkan tahun 2018 sebesar US$188,71 miliar. Faktor yang mempengaruhi penurunan ekspor dan impor di tahun 2019. Faktor tersebut adalah pertumbuhan ekonomi global yang melambat sepanjang 2019. Hal itu menyebabkan permintaan dari negara-negara tujuan ekspor Indoensia pun menurun.

Sentimen pasar dari luar negeri :
Sidang pemakzulan terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan digelar pada Selasa pekan depan. Senat AS Mitch McConnellmenyampaikan ada beberapa langkah awal dalam proses pemakzulan yang akan dilakukan oleh para Senat pada minggu ini. Diharapkan para Senat bisa menerima pasal-pasal pemakzulan dari DPR AS pada Rabu. Ketua DPR AS Nancy Pelosi (D-CA) menyatakan pihaknya siap memberikan suara untuk memajukan dua pasal pemakzulan ke Senat pada Rabu kemarin.

Perspektif teknikal
Support Level : 6243/6203/6150
Resistance Level : 6336/6389/6429
Major Trend : Down
Minor Trend : Up
Pattern : Up

Rekomendasi saham hari ini:

ASII: Trading Buy
• Close 7200, TP 7300
• Boleh buy di level 7075-7200
• Resistance di 7300 & support di 7075
• Waspadai jika tembus di 7075
• Batasi resiko di 7025

UNVR: Trading Buy
• Close 8475, TP 8550
• Boleh buy di level 8375-8475
• Resistance di 8550 & support di 8375
• Waspadai jika tembus di 8375
• Batasi resiko di 8325

TLKM : Trading Buy
• Close 3880, TP 3940
• Boleh buy di level 3850-3880
• Resistance di 3940 & support di 3850
• Waspadai jika tembus di 3850
• Batasi resiko di 3820

BRPT: Trading Buy
• Close 1320, TP 1350
• Boleh buy di level 1270-1320
• Resistance di 1350 & support di 1270
• Waspadai jika tembus di 1270
• Batasi resiko di 1250

CPIN: Trading Buy
• Close 7200, TP 7275
• Boleh buy di level 7100-7200
• Resistance di 7275 & support di 7100
• Waspadai jika tembus di 7100
• Batasi resiko di 7050

JPFA: Trading Buy
• Close 1700, TP 1725
• Boleh buy di level 1670-1700
• Resistance di 1725 & support di 1670
• Waspadai jika tembus di 1670
• Batasi resiko di 1655



Sumber: BeritaSatu.com