PTPN XII Lanjutkan Pembangunan Jembatan Kalirejo

PTPN XII Lanjutkan Pembangunan Jembatan Kalirejo
Proyek Jembatan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII di Kebun Kalirejo, Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Amrozi Amenan / FER Kamis, 16 Januari 2020 | 23:54 WIB

Banyuwangi, Beritasatu.com - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII melanjutkan pembangunan jembatan di Kebun Kalirejo, Glenmore, Banyuwangi, Jawa Timur, senilai Rp 22 miliar.

Ridwan Kamil Kesengsem Desain Unik Bandara Banyuwangi

Sekretaris Perusahaan PTPN XII, Ardi Iriantono mengatakan, proyek jembatan di Kebun Kalirejo, Banyuwangi sepanjang 60 meter itu merupakan jembatan seberang yang menghubungkan Desa Sukorejo dan Kebun Kalirejo. Jembatan ini dibangun untuk memangkas akses ke Kebun Kalirejo untuk menunjang pengembangan lahan tebu dan pabrik gula Glenmore.

"Setelah ada jembatan ini, nantinya akses ke Kebun Kalirejo bisa lebih dekat dari 8 kilometer menjadi hanya 3,5 kilometer,” kata Ardi, di Banyuwangi, Kamis (16/1/2020).

Ardi menyatakan, selain untuk kepentingan PTPN XII, proyek jembatan ini juga bisa dimanfaatkan warga sekitar untuk mempermudah akses mereka karena jembatan itu juga menghubungkan daerah-daerah di sekitarnya.

PTPN XII Tingkatkan Kontribusi Wisata Agro

"Jadi pembangunan jembatan itu juga untuk mempermudah akses masyarakat setempat dan membantu mereka untuk meningkatkan ekonominya,” ungkapnya.

PTPN XII

Ardi mengakui, pembangunan proyek jembatan yang dimulai sejak Agustus 2018 itu sempat terganggu sejenak karena PT Rekaya Semesta Utama (PT RSU) selaku pemenang lelang untuk pengerjaan proyek jembatan senilai Rp 22 miliar itu dalam perjalannya gagal menyelesaikan proyek tepat waktu sesuai yang ditargetkan, yakni pada April 2019.

PTPN XII Sabet Dua Gelar Juara Kompetisi Teh Nasional

"Karena kita menganggap RSU wanprestasi, sehingga pada tanggal 24 April 2019 dilakukan pemutusan perjanjian kerja dengan hasil pekerjaan di lapangan masih 33,06 persen,” ujarnya.

Setelah pemutusan kontrak tersebut, lanjut Ardi, dimulailah proses lelang baru dan pemenangnya adalah PT Anugerah Lahan Baru (ALB) dengan nilai pekerjaan sebesar Rp 12 miliar.

"ALB mulai melakukan pekerjaanya pada Desember 2019 lalu setelah terbit SPMK pada 20 November 2019. Proyek jembatan ditargetkan akan selesaikan pada Agustus 2020,” pungkas Ardi.



Sumber: Investor Daily