Harga Minyak Naik Didorong Kesepakatan Perdagangan

Harga Minyak Naik Didorong Kesepakatan Perdagangan
Ilustrasi minyak mentah ( Foto: EPA FOTO )
/ WBP Jumat, 17 Januari 2020 | 09:01 WIB

New York, Beritasatu.com  - Harga minyak naik sekitar 1 persen pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB (17/1/2020), karena kesepakatan perdagangan yang memberi optimisme bahwa permintaan energi akan meningkat pada tahun ini.

Senat AS menyetujui perubahan Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Serikat-Meksiko-Kanada sehari setelah penandatanganan perjanjian perdagangan Fase 1 antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Harga minyak mentah berjangka Brent naik 62 sen atau 1,0 persen menjadi US$ 64,62 per barel, sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) bertambah 71 sen atau 1,2 persen menjadi US$ 58,52 per barel.

Kesepakatan yang disetujui Senat adalah perubahan atas Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) yang berusia 26 tahun. Sehari sebelumnya, para pemimpin AS dan Tiongkok juga menandatangani perjanjian perdagangan Fase 1 yang menyerukan importir terbesar dunia untuk membeli lebih dari US$ 50 miliar minyak AS, gas alam cair, dan produk energi lainnya selama dua tahun.

Namun para analis memperingatkan bahwa Tiongkok mungkin kesulitan untuk memenuhi target dan mengatakan harga minyak bisa mudah berubah.

Sumber-sumber perdagangan mengatakan, kenaikan tajam pembelian Tiongkok atas produk-produk energi AS sebagai bagian dari kesepakatan perdagangan Tiongkok-AS, akan mengguncang aliran perdagangan minyak mentah global jika pasokan Amerika menekan saingannya keluar dari pasar impor minyak utama.



Sumber: Xinhua, Antara