BRI Raih 2 Penghargaan Internasional "Triple A Country Awards"

BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
Mengawali tahun 2020, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) meraih penghargaan berskala internasional dari The Asset, majalah ekonomi terkemuka di Asia. (Foto: Dok )
Lona Olavia / WBP Jumat, 17 Januari 2020 | 10:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com- Mengawali tahun 2020, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) meraih penghargaan berskala internasional dari The Asset, majalah ekonomi terkemuka di Asia. Dalam acara tahunannya, Triple A Country Awards, Bank BRI meraih dua penghargaan yaitu sebagai “Best Issuer for Sustainable Finance” dan “Best Sustainability Bond”. Penghargaan tersebut diterima di Hong Kong, pada Kamis (16/1/2020).

“Penghargaan ini memotivasi kami untuk terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat melalui produk dan layanan perbankan yang inovatif. Hal ini sejalan dengan semangat perseroan untuk mencapai aspirasi sebagai The Most Valuable Bank in South East Asia pada 2022,” kata Corporate Secretary Bank BRI Hari Purnomo dalam siaran pers, Jumat (17/1/2020).

Mengutip rilis resmi dari The Asset, Triple A Country Awards merupakan acara penghargaan kepada perusahaan industri perbankan, keuangan, treasury dan pasar modal. Ajang penghargaan bergengsi di Asia ini telah memasuki tahun ke-21 penyelenggaraannya.

Terpilihnya Bank BRI dengan raihan tersebut tidak terlepas dari kinerja perseroan. Hingga triwulan III-2019 Bank BRI mampu mencetak laba Rp 24,8 triliun atau tumbuh 5,36 persen year on year dengan aset mencapai Rp 1.305,67 triliun, atau tumbuh 10,34 persen yoy. BRI secara konsolidasian telah menyalurkan kredit senilai Rp 903,14 triliun tumbuh 11,65 persen yoy dengan komposisi 77,6 persen disalurkan untuk segmen UMKM.

Kinerja cemerlang BRI yang berkelanjutan terus mendorong saham BRI makin menguat dan mencetak rekor tertingginya. Pada penutupan perdagangan saham Rabu (15/1), saham Bank BRI berada pada level Rp 4.580. Hal tersebut menjadikan market cap Bank BRI meningkat menjadi Rp 563,69 triliun menduduki posisi ketiga perbankan terbesar di Asia Tenggara



Sumber: Suara Pembaruan