Kempupera Realisasikan Program P2BK di Sumsel

Kempupera Realisasikan Program P2BK di Sumsel
Ilustrasi perumahan. ( Foto: Antara / Yulius Satria Wijaya )
Imam Muzakir / FER Minggu, 19 Januari 2020 | 15:30 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) menggandeng Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), perbankan dan sejumlah komunitas masyarakat di daerah, melaksanakan Program Pembangunan Perumahan Berbasis Komunitas (P2BK).

"Setidaknya ada tiga daerah yang di provinsi Sumsel yang sudah siap untuk melaksanakan ground breaking pembangunan perumahan berbasis komunitas. Ketiga daerah tersebut adalah Palembang, Prabumulih, dan Lubuklinggau,” ujar Direktur Rumah Umum dan Komersial Ditjen Penyediaan Perumahan Yusuf Hariagung, dalam publikasinya, Minggu (19/1/2020).

Yusuf menerangkan, pemerintah akan terus mendorong program P2BK untuk menyediakan rumah yang layak huni bagi masyarakat. Hal tersebut dapat dikembangkan melalui pendekatan kolaborasi antara business, community dan government (BCG).

Yusuf mengatakan, pihaknya juga ingin agar masyarakat yang tergabung dalam komunitas di daerah bersama perbankan dan pengembang perumahan bisa berkolaborasi dalam pemanfaatan lahan untuk perumahan bersama.

“Sudah banyak pemerintah kabupaten/kota yang mengajukan permohonan bantuan perumahan ini. Kami harap pemda bisa melakukan pendataan dan menggandeng komunitas masyarakat untuk ikut dalam pembangunan. Komunitas yang mendapatkan bantuan ini tentunya juga harus mendapat penetapan dari Bupati atau Wali Kota,” kata Yusuf.

Yusuf menambahkan, salah satu hal penting dalam Program P2BK adalah kejelasan status tanah. Ada dua konsep dalam proses pengadaan tanah tersebut. Pertama, tanah disediakan oleh Pemda. Kedua, tanah disediakan badan usaha koperasi dan perbankan.

“Kami akan menugaskan pegawai Kempupera untuk melakukan site visit yang akan dilaksanakan oleh Direktorat RUK dan Direktorat Rumah Swadaya pada 20-21 Januari 2020 mendatang. Sedangkan ground breaking diharapkan dapat terlaksana pada pekan kedua bulan Februari 2020,” tandas Yusuf.



Sumber: Investor Daily