Trump, Merkel, Soros, hingga Bono U2 Hadiri WEF 2020

Trump, Merkel, Soros, hingga Bono U2 Hadiri WEF 2020
World Economic Forum (WEF). ( Foto: AFP / Fabrice Coffrini )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Senin, 20 Januari 2020 | 08:58 WIB

Davos, Swiss- Beberapa pelaku bisnis dan politisi top dunia dan segelintir selebriti berkumpul di Davos, Swiss, untuk menghadiri Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) pada 21-24 Januari 2020.

Para pemimpin dunia, tokoh-tokoh kunci dari PBB dan Uni Eropa (UE) dan para kepala perusahaan besar seperti Coca-Cola, Goldman Sachs, dan IBM akan hadir. Mereka adalah Presiden AS Donald Trump, Kanselir Jerman Angela Merkel, Wakil Perdana Menteri Tiongkok Han Zheng, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross, Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin, Perwakilan Perdagangan AS (USTR) Robert Lighthizer hingga Menteri Keuangan Inggris Sajid Javid

Ada juga aktivis iklim yang tergolong milenial Greta Thunberg dan bos Uber Dara Khosrowshahi. Selain itu, miliarder George Soros, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, bos Facebook Mark Zuckerberg, Chairman dan CEO JP Morgan Chase Jamie Dimon serta penyanyi U2 Bono.

Namun, data baru dari World Economic Forum menunjukkan bahwa hanya 239 orang dari Inggris yang akan menghadiri tahun ini - kehadiran terendah Inggris sejak 2010 - setelah Boris Johnson melarang menteri menghadiri acara tersebut.

WEF akan dihadiri sekitar 3.000 orang. Dari total jumlah itu, sekitar sepertiga dari kalangan bisnis. Untuk menghadiri ini, Anda harus masuk undangan.

Diluncurkan pada tahun 1971, WEF bertujuan untuk meningkatkan keadaan dunia. Diadakan setiap tahun di resor ski Alpen Davos, konferensi ini menempatkan para pemimpin bisnis di ruangan yang sama dengan para pemain kunci bidang politik, amal, dan akademisi.

Banyak yang menggunakan kesempatan ini untuk mengadakan pertemuan bisnis one on one meeting untuk menarik investasi di negaranya. Ajang ini juga sebagai kesempatan untuk melakukan transaksi bisnis.

Sejumlah tokoh penting sering memanfaatkan ajang ini untuk mempengaruhi agenda global. Sebut saja pidato Pangeran William tahun 2019 tentang kesehatan mental, atau peringatan keras David Attenborough tentang lingkungan.



Sumber: BBC