Meikarta Lanjutkan Proyek dengan Manajemen dan Logo Baru

Meikarta Lanjutkan Proyek dengan Manajemen dan Logo Baru
Suasana di District 1 Meikarta, Cikarang, Bekasi. ( Foto: ID/Emral Firdiansyah )
Lona Olavia / WBP Selasa, 21 Januari 2020 | 16:02 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Memasuki tahun 2020, pembangunan megaproyek Lippo Group Meikarta yang terletak di Cikarang, Kabupatan Bekasi akan lebih digencarkan. Hal itu tampak dari komitmen perseroan merombak jajaran manajemennya yang kini digawangi kaum milenial. Selain itu, Meikarta tampil dengan logo baru yang lebih dinamis, serta iklan yang ditampilkan kembali di media elektronik dan cetak.

Chief Marketing Officer PT Mahkota Sentosa Utama (MSU), pengembang Meikarta, Lilies Surjono mengatakan, jajaran manajemen baru yang dipilih bukan dari kalangan properti, melainkan dari bidang yang banyak berhubungan dengan konsumen, misal financial technology, media, dan fast moving consumer goods (FMCG).

Adapun jajaran manajemen Meikarta yang baru adalah Chief Financial Officer of Meikarta Indryanarum Martowidjojo, Chief Marketing Officer Meikarta Lilies Surjono, Chief Commercial & Technology Officer Meikarta Arie Hartanto, Chief Development & Construction Officer Meikarta Huang Chung Hsiun, dan Penasihat Lippo Cikarang, Henry Riady. "Sengaja bukan dari kalangan properti, akan kita hasilkan inovasi baru dengan pendekatan konsumensentris, ini berbeda dengan pengembang pada umumnya," kata Lilies Surjono dalam konferensi pers 'Pertegas Komitmen Pembangunan, Meikarta Awal Tahun 2020 Dengan Semangat Baru'," di Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Inovasi yang dimaksud adalah penggunaan teknologi Pop Box. Melalui fasilitas smart mail box ini, penghuni akan diberikan notifikasi jika ada surat yang masuk. Selain itu, program Millenial Homes, internet ready 1 GPBS, gratis 6 bulan membership co-working space serta, aplikasi My Meikarta.

meikarta

Meikarta

Sementara untuk logo baru korporasi kata dia, mengedepankan warna merah, oranye, emas, dan putih. Menurut Lilies, hal itu menunjukkan semangat baru dan optimisme di tahun 2020. Logo ini juga merupakan tekad baru untuk mewujudkan Meikarta menjadi kota terindah di Indonesia. "Logo kota tidak statis, tapi dinamis," ucap Lilies Surjono.

Lebih lanjut, Meikarta juga akan melanjutkan penayangan iklan, baik di media elektronik dan cetak. "Meikarta iklannya tidak berhenti, tapi kemarin fokus untuk delivery unit dan kami akan mulai kampanye iklan lagi dengan tema semangat tanpa henti wujudkan kota indah bagi Indonesia," ungkap Lilies Surjono.

Terkait logo visual segitiga emas Henry Riady mengatakan, hal itu mengarah maju dan melambangkan tekad baru untuk terus fokus mewujudkan visi Meikarta.

"Bagi saya, Meikarta merupakan nama yang indah, karena merupakan nama dari nenek saya, May Riady. Nenek merupakan inspirasi saya karena beliau datang dari kota kecil, berjuang tanpa henti mendidik dan mendidik enam anak dengan berjualan rambut palsu dan es mambo. Prinsip Nenek saya adalah hidup harus bermanfaat dan menjadi berkat bagi orang lain. Saya yakin Meikarta satu hari akan menjadi kota yang bermanfaat dan menjadi berkat bagi banyak keluarga yang sedang memulai kehidupan baru,” lanjut Henry Riady.



Sumber: Suara Pembaruan