Kemudahan Cara Bayar, Strategi Pengembang Pikat Konsumen

Kemudahan Cara Bayar, Strategi Pengembang Pikat Konsumen
Progres pembangunan proyek The Newton, yang merupakan bagian dari Ciputra World 2, di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Senin, 27 Januari 2020 | 16:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kalangan pengembang properti di Indonesia, mengusung sikap optimistis dalam mengarungi tahun 2020. Pasalnya, pasar properti nasional diyakini akan terus mengalami kenaikan di tahun Tikus Logam.

Meikarta Lanjutkan Proyek dengan Manajemen dan Logo Baru

Saat ini, peningkatan penjualan properti diperkirakan mulai bergerak. Kalangan developer, mendapatkan banyak manfaat dari gencarnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama lima tahun terakhir.

Terlebih, rencana Presiden Jokowi untuk merampingkan banyak aturan yang menghambat investasi asing melalui undang-undang omnibus (omnibus law) dinilai sebagai sebuah game changer.

Kehadiran omnibus law, dinilai oleh banyak kalangan berpotensi meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi yang terbesar di kawasan Asia Tenggara.

Pasar Properti Pulih, Dekkson Optimistis Penjualan Tumbuh 25%

General Manager Marketing Ciputra Group, Andreas Raditya, menjelaskan, saat ini pihaknya fokus memasarkan tower apartemen The Newton 2. Produk ini akan mengikuti sukses produk sebelumnya The Newton 1 yang sudah sold out sejak tahun lalu.

"Kenapa diminati, karena harga kita relatif affordable dibanding produk apartemen lainnya di CBD. Saat ini kita satu-satunya produk apartemen dengan harga Rp 1 miliaran di kawasan CBD Jakarta," ujar Raditya kepada Beritasatu.com, di Jakarta, Senin (27/1/2020).

Menurut Raditya, hal itu dibuktikan dengan penjualan di 2019 yang tumbuh atau naik 30 persen dari tahun sebelumnya. Tahun ini, pihaknya berharap angka penjualan akan tumbuh 50 persen dari tahun 2019.

BRI Dukung Pembiayaan KPR D’Marco Diamond Residence

"Kita optimis, tahun ini lebih baik karena situasinya beda dengan 2019 yang terganggu oleh situasi politik dan sedikit banyak memberikan efek tersendiri," tegas Raditya.

Adapun posisi penjualan The Newton 2, kata Raditya, saat ini sudah di posisi 60 persen dari total unit yang ada. "Untuk itu, kami yakin The Newton 2 akan diserap pasar dan sold out pada tahun ini," imbuhnya.

Untuk mempercepat penjualan The Newton 2, lanjut Raditya, Ciputra Group memberikan tawaran menarik pada konsumen. Pertama, uang muka atau down payment (DP) yang bisa dicicil hingga 2 tahun dan juga tenor (jangka waktu) cicilan atau kedit pemilikan apartemen (KPA) yang panjang.

Kemudahan ini, kata Raditya, diberikan untuk memudahkan konsumen, khususnya segmen milenial, pekerja di kawasan CBD dan juga pasangan keluarga baru yang beraktivitas di CBD seperti di Sudirman, Thamrin, Satrio dan sekitarnya.

"Selama 2 tahun itu, konsumen bisa membayar cicilan DP cukup ringan. Setelah itu, mereka lanjut dengan cicilan KPA dengan tenor hingga 15 tahun. Jadi, skema pembiayaan yang kami tawarkan cukup meringankan bagi para profesional muda," tandas Raditya.



Sumber: BeritaSatu.com