Tekan Jumlah Kecelakaan Kerja, Waskita Gencar Tanamkan Budaya K3

Tekan Jumlah Kecelakaan Kerja, Waskita Gencar Tanamkan Budaya K3
Sejumlah pekerja PT Waskita Karya Tbk melakukan renovasi Masjid Istiqlal di Jakarta, Rabu (17/7/19). Proses pengerjaan masjid terbesar di Asia Tenggara itu baru mencapai 2,1 persen. Proyek renovasi Masjid Istiqlal diperoleh Waskita pada tahun 2019 dengan nilai kontrak keseluruhan sebesar Rp 465.300.998.000. ( Foto: beritasatu / defrizal )
Mashud Toarik / MT Senin, 27 Januari 2020 | 16:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Waskita Karya (Persero) Tbk mendapatkan penghargaan di bidang Quality, Health, Safety and Environment (QHSE) tingkat Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan diberikan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa kepada emiten dengan kode saham WSKT tersebut untuk kategori zero accident dan P2 HIV AIDS dalam rangkaian apel bulan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Nasional dan penyerahan penghargaan K3 Provinsi Jawa Timur belum lama ini.

Director of Business Development and QHSE PT Waskita Karya Tbk, Fery Hendriyanto mengatakan, ada 3 bagian yang mendapatkan penghargaan ini, yaitu: Infrastructure 3 Division ada KLBM (Krian-Legundi-Bunder-Manyar) 1 (zero accident) dengan lebih dari 1 juta jam kerja nihil kecelakaan. Lalu KLBM 1 (P2HIV) pada program kesehatan kerja, pencegahan dan penanggulangan HIV Aids, dan Paspro (Pasuruan-Probolinggo) Seksi I (zero accident).

Infrastructure 2 Division ada Soker (Solo-Kertosono) 2 paket (zero accident), dan Ngawi-Kertosono (zero accident dan P2 HIV AIDS).

“Sementara untuk anak perusahaan, ada PT Waskita Beton Precast (WSBP) Plan Sidoarjo (zero accident),” papar Fery dalam keterangan persnya, Senin (27/1/2020).

Sebelumnya, Perseroan mendapat penghargaan dari beberapa gubernur antara lain; Gubernur DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Lampung, Jawa Barat, Sumsel, NTT, Papua sebagai Pembina K3 dan ketenagakerjaan di tingkat provinsi masing-masing kepada lebih dari 25 proyek yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya Tbk.

Tidak hanya itu, Senior Vice President QHSE Division Waskita juga dipercaya menjadi Ketua Komisi V (bidang kerjasama dan HUMAS) Dewan K3 Nasional yang menginterpretasikan sektor konstruksi. Penunjukan ini berdasarkan SK KEMNAKER No. 2 tahun 2020. Pelantikan rencananya akan digelar pada rangkaian bulan K3 Nasional 2020 oleh Menteri Ketenagakerjaan.

“SVP QHSE juga ditunjuk oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN) dan Kementerian Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai salah satu tim standarisasi APD dan APK lingkup Kementerian PUPR,” imbuhnya.

Selain itu, Waskita melalui Batara Jadi A. Pane selaku manajer QHSE dan Heri Susanto selaku manajer QHSE Infrastructure 2 Division, masing-masing juga diminta untuk mengisi wakil ketua dan salah satu ketua komisi di Dewan K3 Provinsi (DK3P) DKI Jakarta.

“PT Waskita Karya Tbk juga berhasil meraih penghargaan pada “A2K4-Indonesia Construction Safety Awards (ISCA) 2019 untuk kategori safety innovation Kontraktor BUMN dengan judul ‘Erection Precast Full-Slab Area Rawa Menggunakan Alat Gantry’,” ujar Fery Hendriyanto.

Sementara Fery Hendriyanto sendiri dinyatakan sebagai salah satu peraih penghargaan ‘A2K4-Indonesia Construction Safety Awards (ISCA) 2019’ untuk kategori Safety Director Performance kontraktor BUMN. Penghargaan ini merupakan yang pertama diraih oleh BUMN karya.

“Kemudian kami juga mendapatkan Sertifikasi ISO Terintegrasi atau Integrated Management System untuk PT Waskita Toll Road, PT Waskita Realty, dan PT KKDM yaitu ISO 9001:2015 untuk sistem manajemen mutu, ISO 14001:2015 untuk sistem manajemen lingkungan, ISO 45001:2018 untuk sistem manajemen K3 dan Sertifikat bendera emas SMK3 PP 50/tahun 2012 yang akan diserahkan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan kepada masing-masing pimpinan anak perusahaan tersebut,” sambungnya.



Sumber: Majalah Investor