Laba Taspen Naik 42,97% Tembus Rp 388,2 Miliar
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Laba Taspen Naik 42,97% Tembus Rp 388,2 Miliar

Senin, 27 Januari 2020 | 17:17 WIB
Oleh : Herman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Sepanjang 2019, PT Taspen (Persero) mencatat kinerja positif dengan membukukan laba bersih Rp 388,24 miliar, melonjak Rp 116,69 miliar (42,9 persen) dibandingkan 2018 sebesar Rp 271,55 miliar.

Direktur Utama Taspen, A.N.S. Kosasih menjelaskan, lonjakan laba tersebut dikontribusikan kenaikan pendapatan premi sebesar Rp 977 miliar serta kenaikan pendapatan investasi Rp 1,46 triliun, atau masing-masing naik 12,08 persen dan 19,08 persen dibandingkan tahun 2018.

”Di tengah kondisi pasar yang sangat volatile, kami selalu menerapkan prinsip kehati-hatian dan memprioritaskan keamanan investasi untuk mencapai manfaat yang optimal bagi para peserta. Hal tersebut menyebabkan kami berhasil mencatatkan kinerja yang positif sepanjang 2019. Untuk 2020, kami menargetkan growth yang mirip. Kami juga yakin laba akan mencapai di atas Rp 400 miliar," kata A.N.S. Kosasih di acara press conference Paparan Kinerja Taspen 2019, di Jakarta, Senin (27/1/2019).

Pada 2019, total pendapatan mencapai Rp 19,28 triliun, melonjak Rp 2,75 triliun (16,6 persen) dibandingkan 2018 yang mencatat pendapatan total Rp 16,53 triliun. Dikatakan Kosasih, kenaikan pendapatan ini jauh lebih besar daripada kenaikan beban klaim sebesar Rp 12,35 triliun di 2019 yang naik hanya 12,27 persen (year on year/yoy) dibandingkan beban klaim 2018 sebesar Rp 11 triliun.

Sementar pertumbuhan aset naik Rp 31,38 triliun (13,5 persen) menjadi Rp 263,25 triliun dibandingkan 2018 sebesar Rp 231,87 triliun. Sementara ekuitas terjadi pertumbuhan sebesar Rp 1,7 triliun (17,5 persen) mencapai Rp 11,4 triliun dibandingkan 2018 sebesar Rp 9,7 triliun.

Untuk total liabilitas 2019 tercatat Rp 251,84 triliun, yang sebagian besar terdiri atas Dana Akumulasi luran Pensiun PNS Rp 151,40 triliun serta liabilitas kepada peserta dan cadangan teknis sebesar Rp 99,48 triliun. Pada 2018, liabilitas kepada Peserta dan Cadangan Teknis yang dicatat Taspen sebesar Rp 93,96 triliun. Ini berarti dengan lonjakan pendapatan yang ada Taspen mencatatkan kenaikan Liabilitas kepada Peserta dan Cadangan Teknis sebesar Rp 5,52 triliun atau ekuivalen dengan kenaikan sebesar 5,9 persen.

Portofolio Investasi
Kosasih juga menegaskan bahwa sebagian besar portofolio investasi Taspen ditempatkan pada instrumen yang sangat aman. Mayoritas investasi ditempatkan pada instrumen yang memberikan hasil tetap (fixed income), yaitu surat utang maupun deposito sebesar 86,2 persen dari total portofolio. Porsi investasi di surat utang atau obligasi sebesar 67,5 persen di mana sebagian besar merupakan obligasi pemerintah, dan deposito 18,7 persen di mana sebagian besar ditempatkan di bank BUMN. Adapun sisanya berupa investasi langsung 2,2 persen, saham 4,9 persen, dan reksa dana 6,7 persen di mana reksa dana saham hanya sebesar 1,3 persen. ”Mayoritas investasi Taspen ditempatkan pada surat utang negara maupun obligasi korporasi dengan fundamental yang kuat, dengan tingkat risiko yang sangat rendah namun tetap memberikan imbal hasil yang baik,” tutur A.N.S. Kosasih.

Taspen saat ini menempatkan hampir 80 persen deposito di bank BUMN, 18 persen di Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan hanya 2 persen pada bank umum yang merupakan anak usaha dari Bank Mandiri dan Taspen yaitu Bank Mandiri Taspen. Untuk investasi di saham, Taspen memilih saham-saham emiten yang sebagian sangat besar terdaftar pada indeks LQ-45 dan didominasi oleh saham-saham BUMN yang tergolong saham-saham bluechip.

Pada instrumen reksa dana, Taspen berinvestasi melalui maksimum 15 Manajer lnvestasi (Ml) yang memiliki dana kelolaan (asset under management/AUM) di atas Rp 4 triliun hingga sekitar Rp 50 triliun, di mana 90 persen di antaranya adalah Ml yang menduduki peringkat 15 besar. Selain itu, hampir 50 persen penempatan reksa dana Taspen adalah pada Ml BUMN.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

3 Jenis Konten Ini Paling Diminati Investor Ritel

Mandiri Sekuritas melihat 3 jenis konten yang paling diminati investor ritel, yaitu informasi produk dan emiten, riset pasar, dan edukasi pasar modal.

EKONOMI | 30 November 2021

Perkuat Silaturahmi, Komunitas ME2000C Serentak Gelar Kopdar

Bagi sebuah komunitas, ajang kopdar jadi momen yang penting untuk meningkatkan kekompakan dan saling bertukar informasi atau pengalaman di antaranggota.

EKONOMI | 30 November 2021

Kemenperin Siapkan Infrastruktur Pendukung Industri Halal

Kawasan industri halal perlu terintegrasi dengan sistem logistik halal, sertifikasi halal, pembiayaan syariah, serta edukasi dan promosi halal.

EKONOMI | 30 November 2021

Litedex Protocol Terapkan Mitigasi Risiko Sejak Dini

Mitigasi risiko yang dilakukan Litedex Protocol bertujuan memberikan jaminan keamanan bagi para investor, sekaligus menjadi pembeda dengan platform lokal lain.

EKONOMI | 30 November 2021

SatuKeluarga Mulai Menembus Pasar Online

SatuKeluarga saat ini sudah memiliki Moulding utama yang bertempat di Tiongkok untuk memproduksi produk-produk yang diperdagangkan.

EKONOMI | 30 November 2021

AKLI Siap Beradaptasi dengan Regulasi Usaha Kelistrikan

AKLI siap menghadapi perkembangan regulasi usaha ketenagalistrikan.

EKONOMI | 30 November 2021

Tumbuh 44%, Laba Indofood Tembus Rp 5,41 Triliun

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) mencatatkan laba tumbuh 44%.

EKONOMI | 30 November 2021

18 Pabrik Danone-Aqua Raih Sertifikasi Industri Hijau

Danone-Aqua mendapatkan Sertifikasi Industri Hijau dan Penghargaan Industri Hijau 2021 melalui 18 pabriknya dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.

EKONOMI | 30 November 2021

Kemenkeu Perjuangkan Kodifikasi Produk Halal Ekspor

Ditjen Bea dan Cukai menandatangani nota kesepahaman dengan Lembaga Nasional Single Window untuk mendukung terbangunnya kompleks industri halal di Indonesia.

EKONOMI | 30 November 2021

Ma’ruf Amin Pimpin Rapat Pengembangan Ekonomi Syariah

Wakil Presiden Ma’ruf Amin memimpin rapat pleno Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah. Rapat dihadiri oleh 16 pimpinan kementerian/lembaga/instansi.

EKONOMI | 30 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
Melati Ingin Main Tanpa Beban di BWF World Tour Finals

Melati Ingin Main Tanpa Beban di BWF World Tour Finals

OLAHRAGA | 41 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings