Pengembangan Karyawan Mutlak untuk Capai Kinerja Bisnis

Pengembangan Karyawan Mutlak untuk Capai Kinerja Bisnis
Ilustrasi karyawan ( Foto: lowongankerjaonline.net )
Lona Olavia / WBP Senin, 27 Januari 2020 | 20:05 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Adanya ruang pertumbuhan karir, pengembangan potensi karyawan di setiap tingkatan organisasi, dan pendekatan kepemimpinan dinilai bisa berdampak langsung bagi performa karyawan yang pada akhirnya memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi bisnis perusahaan.

Presiden Direktur Sampoerna Mindaugas Triumpaitis mengatakan bahwa karyawan adalah kunci pencapaian tujuan dan strategi perusahaan. “Dengan memperoleh predikat sebagai Top Employer Indonesia 2020 dan Top Employer Asia Pacific 2020 tiga tahun berturut-turut, kami berharap pengakuan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh manajemen dan karyawan untuk memberikan kontribusi positif tidak hanya kepada perusahaan namun terhadap seluruh pemangku kepentingan,” ujar Mindaugas Triumpaitis dalam siaran pers, Senin (27/1/2020).

Perseroan menerapkan beberapa program pengembangan karyawan yang disesuaikan selaras dengan potensi, kinerja, dan jenjang karir masing-masing individu lewat penciptaan jalur pengembangan yang dapat memastikan kemajuan karir untuk masa depan mereka. "Tidak hanya pada posisi saat ini, namun juga secara horisontal maupun vertikal dalam organisasi," kata Mindaugas Triumpaitis.

CEO Top Employers Institute David Plink mengatakan, untuk dapat terserfitifikasi sebagai Top Employer, sebuah perusahaan harus memiliki bukti pengimplementasian strategi yang dapat memperkaya lingkungan kerja para karyawannya. "Perusahaan yang tersertifikasi adalah contoh nyata dari sebuah dedikasi dalam praktik pengembangan SDM secara berkelanjutan dan komitmen dalam memberdayakan karyawan dalam lingkup pekerjaan," kata David Plink.

Lebih lanjut, sertifikasi ini melibatkan proses penilaian yang komprehensif menggunakan metode survei dan validasi lapangan dengan acuan standar internasional pengelolaan sumber daya manusia.



Sumber: Suara Pembaruan