Realisasi Investasi Tiongkok ke Indonesia Sementara Ini Masih Normal
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Realisasi Investasi Tiongkok ke Indonesia Sementara Ini Masih Normal

Selasa, 28 Januari 2020 | 14:45 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Realisasi investasi Tiongkok ke Indonesia dalam kondisi wabah korona, menurut Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), baru bisa diukur dampaknya pada akhir Februari mendatang.

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menilai, jikalau mau diukur sekarang belum terlalu signifikan dampaknya terhadap realisasi investasi dari Tiongkok. Realisasi investasi Tiongkok di Indonesia sudah tembus nomor dua mengalahkan Jepang.

"Kalau dari BKPM akan mengukur seberapa besarnya virus korona baru bisa akhir Februari lihat dampaknya ke investasi Indonesia. Tapi, tren realisasi investasinya di bulan pertama normal, beda dari pasar saham," katanya di gedung BEI, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Sementara itu, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi mengakui, dalam jangka pendek virus korona memang memberikan pengaruh negatif ke pergerakan harga saham. Pemerintah Tiongkok pun sudah memberikan pengumuman bahwa virus ini akan berdampak ke perekonomian secara global.

"Tapi wabah tersebut bukan pertama kali yang kita alami, sebelumnya ada virus flu burung, SARS dan lainnya. Secara historikal pengaruhnya ada, tapi jangka panjang mudah-mudahan tidak ada," pungkasnya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sesi I, IHSG Melemah 0,99% ke 6.072

Investor asing mencatat aksi jual sebesar Rp 299,51 miliar.

EKONOMI | 28 Januari 2020

Rupiah Masih Tertekan di Kisaran Rp 13.650

Rupiah berada di level Rp 13.656,5 per dolar AS atau terdepresiasi 41,5 poin (0,3 persen).

EKONOMI | 28 Januari 2020

BKPM Arahkan Perusahaan PMA Listing di BEI

Bahlil menargetkan dari sekitar 26.000 penanaman modal asing (PMA) yang masuk, 1 persen-2 persen di antaranya bisa listing di BEI.

EKONOMI | 28 Januari 2020

Rupiah Melemah ke Rp 13.650 Pagi Ini

Rupiah berada di level Rp 13.612 per dolar AS atau terdepresiasi 29,5 poin (0,02 persen).

EKONOMI | 28 Januari 2020

Di Tengah Tekanan Virus Korona, Valbury Rekomendasikan Saham-saham Ini

Valbury merekomendasikan beli saham UNVR, GGRM, BMRI, BBNI, ASII, ADRO.

EKONOMI | 28 Januari 2020

Bursa Dunia dan IHSG Tumbang Akibat Virus Korona

IHSG dibuka melemah 0,82 persen ke 6.082,76.

EKONOMI | 28 Januari 2020

Pemerintah Arab Tertarik Investasi di Ibu Kota Baru

Pembahasan mengenai nilai dan skema investasi dari Pemerintah Arab Saudi tersebut akan dibahas lebih lanjut bersama.

EKONOMI | 27 Januari 2020

Pengembangan Karyawan Mutlak untuk Capai Kinerja Bisnis

Perseroan menerapkan beberapa program pengembangan karyawan yang disesuaikan selaras dengan potensi, kinerja, dan jenjang karir.

EKONOMI | 27 Januari 2020

Gandeng Jerman, Kemperin Cetak Master Trainer Sektor Industri

Kemperin terus SDM unggul untuk pembangunan industri handal.

EKONOMI | 27 Januari 2020

Bulog Siap Sinergi Bangun Korporasi Petani Berbasis Koperasi

Bulog siap bangun koperasi petani sawah.

EKONOMI | 27 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS