Aplikasi HiPajak Targetkan Satu Juta SPT Baru

Aplikasi HiPajak Targetkan Satu Juta SPT Baru
Peluncuran aplikasi HiPajak, di Jakarta, 29 Januari 2020. ( Foto: Beritasatu Photo / Herman )
Herman / FER Rabu, 29 Januari 2020 | 20:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Investas Hipa Teknologi meluncurkan aplikasi HiPajak dalam rangka mendukung program pemerintah mengoptimalkan kinerja pajak.

Bank Mantap Perluas Pinjaman ke ASN Lewat Dumi

Aplikasi digital ini dihadirkan untuk memfasilitasi berbagai kebutuhan terkait pajak penghasilan, terutama untuk wajib pajak orang pribadi non karyawan, usaha mikro dan UMKM yang selama ini kerap mengalami kesulitan saat harus melapor kewajiban pajaknya.

CEO HiPajak, Tracy Tardia menyampaikan, belakangan ini banyak bermunculannya jenis profesi baru yang ditandai dengan peningkatan jumlah wajib pajak non karyawan. Berdasarkan olah data yang diperoleh dari laporan kinerja Direktorat Jenderal Pajak (DJP), wajib pajak orang pribadi non karyawan satu-satunya golongan wajib pajak yang menunjukkan pertumbuhan secara drastis, yaitu sebesar 43,83 persen di tahun 2016, dilanjutkan sebesar 61,53 persen tahun 2017 dan sebesar 74,28 persen tahun 2018 .

"Dari latar belakang itu, aplikasi HiPajak dihadirkan untuk mengatasi kendala yang dialami para wajib pajak orang pribadi non karyawan seputar perpajakan. Mulai dari istilah-istilah pajak yang membingungkan, hingga rumitnya isi formulir dan penghitungan pajak," kata Tracy Tardia, di acara peluncuran aplikasi HiPajak, di Jakarta, Rabu (29/1/2020). .

Anies Bebaskan Pajak BBNKB Mobil dan Motor Listrik

Berbeda dengan karyawan yang pajak penghasilannya diurus oleh perusahaan tempat mereka bekerja, profesi-profesi non konvensional memiliki tantangan lebih, karena harus dilakukan secara mandiri sesuai dengan prosedur yang berlaku. Sedangkan untuk memakai jasa konsultan pajak profesional harus mengeluarkan biaya yang cukup mahal.

"Melalui aplikasi HiPajak, seluruh proses pengurusan pajak akan dipermudah. Dengan peluncuran aplikasi HiPajak ini, kami juga menargetkan satu juta SPT baru bekerja sama dengan seluruh stakeholder mulai dari lembaga perbankan, e-commerce, dan juga lembaga pemerintah melalui berbagai kegiatan yang nantinya akan kami lakukan bersama-sama,” jelas Tracy.

Aplikasi HiPajak ini memiliki lima fitur utama, mulai dari fitur Rekomendasi Pajak, Catat dan Kalkulasi Pajak, serta Konsultasi Pajak dengan konsultan pajak profesional.

Mobil Mewah Tunggak Pajak Akan Dipasangi Stiker Segel

Sedangkan untuk fitur Bayar Pajak dan Lapor Pajak sedang dalam proses pengembangan. Seluruh fitur yang difasilitasi oleh HiPajak juga dapat dioperasikan melalui chatting untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya.

"Target jangka panjang kita adalah menjadi mitra resmi Ditjen Pajak, tetapi proses ini tentunya butuh waktu yang tidak sebentar dan kami akan comply dengan aturan yang berlaku,” kata Tracy.



Sumber: BeritaSatu.com