Bali Towerindo Tambah 300-500 Menara di 2020
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Bali Towerindo Tambah 300-500 Menara di 2020

Kamis, 30 Januari 2020 | 19:33 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) tahun ini berencana membangun 300-500 microcell pole (MCP) atau menara di wilayah perkotaan, jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan penambahan tahun lalu yang sebanyak 300-400 menara. Saat ini, perseroan telah memiliki 3.600 menara yang tersebar di 30 kota di Jawa dan Bali, dengan jumlah lebih dari 2.400 unit menara dalam status on-air dan telah terintegrasi (ready for service).

"Tahun lalu meningkat, tahun ini juga preordernya banyak karena pertumbuhan data operator semua meningkat dan penggunaan data paling besar di perkotaan. Dengan penambahan menara 300-500 bisa ada tambahan 500-700 tenant baru dari 1.700 saat ini," ujar J Owen Ronadhi, Direktur Utama BALI di Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Ia menyebutkan, untuk membangun menara per unitnya membutuhkan dana Rp 300 juta-Rp 700 juta. Di mana, dana tersebut akan menggunakan belanja modal (capex) yang tahun ini dianggarkan Rp 300-500 miliar.

"Capex Rp 300-500 miliar sebagian dananya dari obligasi dan laba. Sebanyak 60 persen digunakan untuk bangun menara baru dan perangkatnya," kata Owen.

Emiten penyedia infrastruktur menara telekomunikasi tersebut menargetkan, pendapatan dan EBITDA tahun ini meningkat 30 persen-40 persen, yang mana 70 persen diperoleh dari seluler dan sisanya dari ritel dan korporasi.

Terkait obligasi, Bali Towerindo menawarkan obligasi sebesar Rp 800 miliar, di mana penerbitan ini merupakan tahap I dari rangkaian penerbitan Obligasi Berkelanjutan I Bali Tower dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya Rp 1.6 triliun. Surat utang itu terbagi dalam dua seri, yaitu Seri A dan B dengan tenor masing-masing 3 tahun dan 5 tahun. "Untuk 3 tahun kuponnya 9,2 persen-9.8 persen dan 5 tahun 9,7 persen-10,3 persen. Penggunaan dananya 80 persen untuk refinancing utang dan 20 persen capex dan working capital," katanya.

Bunga obligasi akan dibayarkan setiap 3 bulan sejak tanggal emisi. Adapun pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan terbit pada tanggal 21 Februari 2020 dan masa penawaran umum obligasi akan dilaksanakan pada tanggal 24-25 Februari 2020, sedangkan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dijadwalkan pada 2 Maret 2020. Obligasi ini mendapatkan peringkat A dari PT Fitch Ratings Indonesia.

BALI menunjuk PT Mandiri Sekuritas, PT Sinarmas Sekuritas, serta PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek (joint lead underwriters) dan PT Bank Bukopin Tbk sebagai Wali Amanat.

Obligasi ini dijamin dengan aset berupa menara telekomunikasi milik BALI atau entitas anak yang mencakup 100 persen dari total emisi obligasi, serta pembayaran tunai oleh PT Indonesia Infrastructure Finance sebagai penanggung obligasi sebesar 50 persen dari pokok obligasi yang diterbitkan apabila terjadi kelalaian oleh perseroan.

"BALI juga menyediakan penyisihan dana (sinking fund) untuk obligasi ini sebesar 1 periode pembayaran bunga," ucap Owen.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Ananta Wahana: Manfaat Asuransi Luar Biasa

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Ananta Wahana menegaskan manfaat asuransi luar biasa.

EKONOMI | 19 September 2021

Kawasan Industri Berikan Kontribusi Signifikan untuk Ekonomi Daerah

Kemperin terus mendorong peran kawasan industri (KI) untuk dapat memberikan kontribusi signfikan bagi ekonomi daerah dan nasional.

EKONOMI | 19 September 2021

Menteri Teten Dorong UMKM Jadi Bagian Rantai Pasok Global

Kemkop UKM tengah membuat master plan agar wsaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Indonesia menjadi bagian dari rantai pasok industri pembuat komponen.

EKONOMI | 19 September 2021

Pemerintah Akan Kaji Ulang Tingkat IJP KUR Askrindo dan Jamkrindo

Tingkat imbal jasa penjaminan (IJP) kredit usaha rakyat (KUR) pada PT Askrindo dan PT Jamkrindo sebesar 1,175% dinilai belum sesuai dengan risikonya.

EKONOMI | 19 September 2021

Bank KB Bukopin Partial Delisting, Bosowa Terdepak

PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) melakukan partial delisting efektif dilakukan pada Senin (20/9/2021).

EKONOMI | 19 September 2021

KoinWorks Kembali Dipercaya Lendable Inc Salurkan Pembiayaan Rp 435 Miliar

KoinWorks kembali dipercaya Landable Inc untuk menyalurkan pembiayaan modal usaha senilai US$ 30 juta atau sekitar Rp 435 miliar.

EKONOMI | 19 September 2021

Tiga Tahapan BRI Pasca-Rights Issue

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melakukan aksi korporasi rights issue guna mengembangkan ekosistem ultramikro.

EKONOMI | 19 September 2021

La Nyalla: Impor Bukan Solusi Kenaikan Harga Jagung

Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan bahwa impor tidak bisa dijadikan solusi atas masalah tingginya harga jagung.

EKONOMI | 19 September 2021

Kisah Evergrande, Raksasa Properti Tiongkok yang Terancam Bangkrut

China Evergrande Group, perusahaan properti terbesar kedua di Tiongkok berdasarkan penjualan, terancam bangkrut karena terlilit utang hingga US$ 300 miliar.

EKONOMI | 19 September 2021

Desmigratif Hadirkan Pelindungan Komprehensif untuk Pekerja Migran dan Keluarganya

Kemnaker menghadirkan program Desmigratif dengan tujuan untuk memberikan pelindungan yang komprehensif bagi PMI dan keluarga.

EKONOMI | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Ali Kalora


# Mujahidin Indonesia Timur


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Liga Italia: Sempat Unggul Cepat, Juventus Harus Puas Diimbangi Milan

Liga Italia: Sempat Unggul Cepat, Juventus Harus Puas Diimbangi Milan

BOLA | 22 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings