Prospek Sewa Apartemen di Bogor Dinilai Masih Besar

Prospek Sewa Apartemen di Bogor Dinilai Masih Besar
Ilustrasi pembangunan apartemen. ( Foto: Antara )
Feriawan Hidayat / FER Selasa, 4 Februari 2020 | 20:31 WIB

Bogor, Beritasatu.com - Sebagai kawasan wisata dan liburan akhir pekan, Bogor selalu menjadi destinasi favorit untuk dikunjungi oleh warga Jabodetabek.

Gandeng Fujiken, MAS Group Bangun Perumahan di Serang

Diperkirakan, ada sekitar 7,8 juta pengunjung yang datang, serta ditambah ribuan mahasiswa baru yang 'menetap' di Kota Bogor setiap tahunnya.

Besarnya jumlah pengunjung ke Kota Bogor tersebut, menjadi pendorong menguatnya permintaan kamar hotel, vila, bahkan kamar kos di Kota Hujan.

"Fenomena ini dilihat oleh kalangan investor sebagai peluang besar bagi pertumbuhan bisnis hospitality di Bogor,” kata General Manager Royal Tajur, Hendra Gunawan, kepada Beritasatu.com, Selasa (4/2/2020).

Kenaikan Harga Properti Depok Paling Tinggi

Menurut Hendra Gunawan, berkembangnya bisnis hospitality ikut mengangkat pasar sewa apartemen di Bogor. Pasalnya, selain hotel, vila, dan kos-kosan (landed), apartemen dinilai lebih praktis.

"Hal ini, menjadi alasan mengapa pasar apartemen diprediksi akan menjadi salah satu instrumen investasi paling menguntungkan di tahun 2020,” jelasnya.

Oleh karena itu, kata Hendra, pihaknya optimistis penjualan apartemen Royal Heights yang berada di kawasan perumahan Royal Tajur, Bogor akan mengalami peningkatan signifikan di tahun ini.

Strategi Pengembang Pikat Konsumen

"Potential market diharapkan datang dari potensi pasar pariwisata dan investor yang ingin mengambil peluang bisnis sewa atau gain dari unit apartemennya," tandasnya.

Untuk menarik minat konsumen, lanjut Hendra, pihaknya memberikan penawaran uang muka atau down payment nol rupiah, dengan besaran cicilan hanya Rp 1 jutaan, serta langsung disewa hingga Rp 3 jutaan per bulan selama 2 tahun.

"Apartemen ditawarkan dalam kondisi lengkap alias fully furnished dengan harga Rp 400 jutaan untuk unit satu kamar. Jadi, cicilan Rp 1 jutaan dan uang muka nol rupiah berlaku untuk unit satu kamar dengan unit yang terbatas," kata Hendra.

Hendra mengatakan, aktualnya cicilan untuk apartemen unit satu kamar sekitar Rp 3 jutaan, tapi Rp 2 jutaannya sudah ditutupi oleh hasil sewa yang diterima dimuka dari developer selama dua tahun, sehingga konsumen atau investor menyicil hanya Rp 1 jutaan.

"Hasil sewa selama dua tahun diberikan dengan nilai mencapai Rp 58 juta untuk apartemen unit satu kamar dan Rp 78 juta untuk apartemen unit dua kamar,” tandas Hendra.

Department Head Sales Royal Tajur, Frans Hartono, menambahkan, saat ini pembangunan apartemen Royal Heights sendiri sedang berlangsung, dengan perkembangan sudah masuk pengerjaan pada struktur lantai dua dengan target tutup atap bangunan pada Maret tahun ini.

"Unit apartemen ini sendiri akan diserahterimakan pada awal 2021. Kalau melihat progres pembangunan saat ini, jadwal tersebut pasti bisa dipenuhi,” pungkas Frans.



Sumber: BeritaSatu.com