Investasi Allegria Apartment Bandung Lebih Rp 200 Miliar

Investasi Allegria Apartment Bandung Lebih Rp 200 Miliar
Area co-working Allegria Apartment, Bandung, Jawa Barat ( Foto: istimewa )
Edo Rusyanto / EDO Senin, 10 Februari 2020 | 12:38 WIB

 

Jakarta, Beritasatu.com – PT Indostar Perdana (Indostar) merangsek pasar apartemen Bandung, Jawa Barat lewat proyek Apartemen Allegria. Proyek senilai lebih dari Rp 200 miliar itu akan mulai dibangun pada penghujung Februari 2020 setelah mengantongi perizinan lengkap, termasuk izin mendirikan bangunan (IMB).

“Kami melihat Bandung adalah kota yang pertumbuhan index property-nya sangat besar dibandingkan dengan kota-kota lain di Jawa Barat,” ujar Agung Hadi Tjahjanto, direktur utama PT Indostar Perdana, dalam siaran pers, di Jakarta, Minggu (9/2).
Data pertumbuhan ekonomi kota Bandung memang tergolong tinggi. Pada 2017, pertumbuhan kota berjuluk Paris van Java itu sempat menyentuh 7,2%, di atas pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, tambah dia, alasan pihaknya menggarap hunian vertikal di kota berpenduduk lebih dari 2,5 juta jiwa itu lantaran Bandung didatangi ribuan mahasiswa dari berbagai kota di Indonesia setiap tahunnya dan menjadi tujuan utama destinasi wisata. “Alasan kami masuk ke Bandung juga karena Ibu Kota Provinsi Jawa Barat ini merupakan kota pendidikan sekaligus destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan dalam dan luar negeri. Kedatangan mereka untuk belajar di Bandung mendorong permintaan hunian terus bertumbuh,” papar Agung Hadi.

Indostar optimistis bisnis apartemen sangat cerah di Bandung. Apalagi konektivitas Jakarta-Bandung semakin dipermudah dengan selesainya tol Japek layang dan sedang dibangunnya kereta api cepat Jakarta-Bandung. Kereta api cepat Jakarta-Bandung diperkirakan selesai dan mulai beroperasi akhir 2021 dan hanya membutuhkan waktu 36 menit untuk menempuh jarak Jakarta-Bandung non stop. "Nantinya banyak commuters yang memilih bekerja di Jakarta dan tinggal di Bandung, pergi-pulang setiap hari dengan kereta api cepat tersebut," kata dia.

 

Captive Market
Apartemen Allegria dibangun di daerah Surapati yang merupakan kawasan sibuk dan padat yang dikelilingi oleh banyak perguruan tinggi dan kantor-kantor pemerintahan Provinsi Jawa Barat. Lokasi Allegria hanya 2,5 km dari Gedung Sate dan satu-satunya apartemen yang dikelilingi tujuh kampus terkenal dengan 35.000 mahasiswa dan ribuan aparatur sipil negara (ASN) sehingga captive market-nya sangat jelas.

“Harga yang kami tawarkan pun relatif terjangkau yakni mulai Rp 400 jutaan per unit,” tambahnya.

Terpisah, pengamat bisnis properti Panangian Simanungkalit, pernah menuturkan bahwa ceruk pasar yang masih tinggi permintaannya adalah apartemen segmen harga di bawah Rp 1 miliar. “Sepanjang pengembang tetap fokus pada pasar di bawah Rp 1 miliar, maka pasar nya akan prospektif pada tahun ini,” kata dia.

Agung Hadi juga menjelaskan, Apartemen Allegria yang berketinggian 27 lantai dengan pilihan tipe studio, 1 bedroom, dan 2 bedroom ini akan dilengkapi dengan smart home system modern pertama di kota Bandung dan menyediakan sejumlah fasilitas untuk mendukung kenyamanan para penghuninya. Fasilitas itu antara lain roof top swimming pool, gym, sky resto & thematic cafe, supermarket, dan co-working space, serta lobby berketinggian 5,5 meter yang mewah layaknya hotel bintang lima. “Dari total lahan, area yang terbangun hanya 25% saja sehingga 75% -nya menjadi ruang terbuka hijau atau open green area seperti taman dan jogging track,” tutur dia.



Sumber: Investor Daily