Rekor, Sekolah Ini Cetak Pilot Komersil dalam 80 Hari

Rekor, Sekolah Ini Cetak Pilot Komersil dalam 80 Hari
Ilustrasi Pilot. (Foto: Suara Pembaruan/Carlos Roy Fajarta Barus)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Senin, 10 Februari 2020 | 14:46 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sekolah pilot 14DAYPILOT Flight Academy yang berbasis di California, Amerika serikat (AS) kembali mendapatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) sebagai sekolah pilot tercepat di dunia mencetak commercial pilot dalam 80 hari dengan license Federal Aviation Administration (FAA) AS yang diakui internasional. Pilot yang berhasil lulus dalam 80 hari adalah Jiva Ananthan Viseikumaran seorang kapten tentara asal Singapura.

"Jika biasanya menjadi pilot membutuhkan waktu cukup lama 1 hingga 2 tahun, kami mampu mencetak pilot-pilot muda dalam waktu singkat dengan metode belajar khusus dan program akselerasi," kata CEO sekaligus Founder 14DAYPILOT Flight Academy Capt Gema Goeyardi dalam keterangan yang diterima redaksi Senin (10/2/2020).

Sebagai gambaran, rekor Muri pertama didapatkan saat 14DAYPILOT Flight Academy berhasil mencetak Commercial Pilot Instrument Rating dalam waktu 115 hari dengan lisence FAA pada 2019. Pilot Indonesia yang berhasil lulus dalam 115 hari adalah Farandi Angesti asal Indonesia.

Raih Muri, 14DAYPILOT Flight Academy Cetak Pilot Komersial Tercepat

Gema Goeyardi mengatakan, Jiva Ananthan Viseikumaran menjalani pendidikan akselerasi pilot di 14DAYPILOT Flight Academy pada 9 April 2019 hingga 27 Juni2019 di California, AS. "Jiva Ananthan Viseikumaran seorang kapten tentara di Singapura," kata Gema.

gema

Pendiri 14DAYPILOT Flight Academy Capt. Gema Merdeka Goeyardi (kiri) saat menerima penghargaan MURI untuk kategori sekolah pilot tercepat di dunia mencetak commercial pilot dalam 80 hari.

Menurut Gema, salah satu kunci sukses program ini adalah metode belajar yang menggabungkan teknologi dan Neuro Linguistic Program (NLP) serta didukung kualitas instruktur terbang yang memahami konsep akselerasi. Selain itu, Bahasa Inggris para siswa dituntut tinggi setara ICAO level 6 dan TOEIC 900. Pada tahap awal, kata dia, siswa mengenal seluruh materi yang diuji melalui online campus 14DAYPILOT. Selanjutnya pendidikan berbasis studi kasus. Untuk meluluskan satu siswa, ada 5-6 orang dalam satu tim dan dua pesawat yang disediakan secara khusus. "Kalau di sekolah pilot lain satu instruktur untuk 10 siswa, di 14DAYPILOT satu siswa mendapat tiga instruktur dan dua pesawat dengan pendidikan terbang Senin hingga Minggu," kata Gema Goeyardi.

2 Pilot Astronacci Aviation Terbang dari Asia ke Australia

Berdiri pada 2016, 14DAYPILOT Flight Academy memastikan murid terbang setiap hari selama 3-5 jam, dengan fasilitas satu murid dengan satu pesawat serta dua senior instruktur. Program akselerasi ini mempunyai silabus edukuasi yang fleksibel, dimana silabus dapat disesuaikan dengan kemampuan siswa. "Beberapa siswa lulusan 14DAPILOT saat ini sudah bekerja di airline," kata Gema Goeyardi.

Diharapkan melalui metode pendidikan yang baru ini 14DAYPILOT dapat memberikan kontribusi lebih baik buat aviasi Indonesia. "Program ini terbuka untuk siapa saja tanpa batasan usia," kata Gema Goeyardi.

Diketahui, Gema Merdeka Goeyardi memiliki pengalaman menerbangkan lebih 15 jenis pesawat dari single engine piston propeller hingga private jet.



Sumber: BeritaSatu.com