IPEX 2020

Harvest City Targetkan Penjualan Tumbuh 25%

Harvest City Targetkan Penjualan Tumbuh 25%
Calon konsumen Harvest City di acara pameran Indonesia Property Expo (IPEX) 2019). ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Imam Muzakir / FER Selasa, 11 Februari 2020 | 10:31 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Dwikarya Langgeng Sukses sebagai pengembang Harvest City di Transyogi, Cibubur menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 25 persen pada tahun ini.

Harvest City menargetkan penjualan hunian sekitar 600 unit dari tiga klaster yang dibangun dengan harga rumah berkisar Rp 395 juta hingga Rp 1 miliar.

PP Hospitality Perkuat Portofolio Hotel

Deputy Chief Executive Officer (CEO) Harvest City, Piter Simpony mengatakan, ajang Indonesia Properti Expo 2020 (IPEX) menjadi momentum pertama bagi pengembang kawasan seluas 1.350 hektare tersebut, untuk mengenjot penjualan dengan menyediakan berbagai hadiah kejutan bagi calon pembeli.

"Kami beri konsumen bebas biaya uang muka, bebas biaya KPR hingga beragam hadiah langsung di IPEX 2020. Jadi, kami bakal buka stand di Jakarta Convention Center dengan banyak kejutan untuk konsumen,” ujar Piter Simpony kepada Beritasatu.com di Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Menurut Piter, Harvest City terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas kawasan mandiri itu mengusung tema di bulan Februari, yaitu Cinta Pertama, Rumah Pertama (First love, first home). Dengan upaya ini diharapkan daya saing Harvest City makin meningkat, sekaligus menjadi harapan bagi konsumen yang merindukan rumah impiannya.

Galaxy Targetkan Penjualan Tumbuh 25%

"Ini yang kami mau tawarkan dalam pameran itu. Kami akan tawarkan produk unggulan kami, yaitu klaster Sweet Hortensia yang diluncurkan sejak akhir tahun lalu dengan progres penjualan sekitar 200 unit dari rencana pengembangan sebanyak kurang lebih 300 unit,” jelas Piter.

Klaster favorit ini di atas lahan seluas 5,1 hektare dengan desain produk untuk kelas menengah dengan tipe unit mulai dari Sanvitalia hingga Solandra yang berukuran 30/66 meter persegi (m2) dan 36/72 m2.

Selain itu, pengembang kawasan mandiri ini juga menawarkan klaster Sweet Alba, Rosaline hingga ruko Orchird Boulevard. "Rentang produk kami bervariasi dengan harga mulai dari Rp 395 juta hingga Rp 1 miliar,” imbuh Piter.

Pengembang Optimistis Pasar Properti Bangkit

Untuk mendukung program penjualan tersebut, manajemen Harvest City mengandeng sejumlah bank untuk memberikan KPR, seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA, CIMB Niaga hingga BTN. Dalam hal ini, termasuk pilihan konsumen yang ingin menggunakan produk KPR syariah telah tersedia kerja sama dengan sejumlah penyedia KPR syariah tersebut.

Menurut Piter ini, kawasan yang dikembangkan pihaknya memenuhi tiga syarat sebagai kawasan hunian yang ideal untuk disukai oleh pembeli sebagai end user maupun investor. Tiga syarat itu adalah produk properti yang affordable bagi konsumen, tipikal properti kawasan mandiri, dan properti dengan pengembang yang bereputasi bagus.

"Jadi konsumen itu mencari rumah yang sanggup mereka kredit, nah produk kami itu kalau dikredit paling cicilannya berkisar Rp 3 jutaan. Ini jelas sangat bisa dibeli oleh kebanyakan konsumen di Jabodetabek. Di sisi lain proyek kami itu sudah skala kota dengan luas kawasan mencapai 1.350 hektare. Nama grup pengembang kami sendiri sudah terpercaya di industri properti nasional,” tegas Piter.



Sumber: BeritaSatu.com