Logo BeritaSatu

Presiden Targetkan Kemudahan Berbisnis di RI Naik ke Peringkat 40

Rabu, 12 Februari 2020 | 10:33 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan kepada Kepala Badan Koordinasi dan Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia melakukan langkah-langkah konkret untuk mengakselerasi peningkatan peringkat Ease Of Doing Business (EODB) atau kemudahan berbisnis di Indonesia.

Presiden Jokowi menyatakan, peringkat EODB Indonesia 2019 versi Bank Dunia yang saat ini berada di peringkat 73 harus dinaikkan ke urutan 40 dunia.

“Kita tahu posisi kita di peringkat 73, meskipun kalau kita lihat di tahun 2014 berada pada posisi 120. Ini sebuah lompatan yang baik, tapi saya minta agar kita berada pada posisi di 40,” kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Kepala Negara juga secara khusus menekankan tentang pentingnya meningkatkan kinerja sejumlah hal terkait kemudahan berusaha agar dapat mengakselerasi kenaikan peringkat EODB Indonesia.

Kepala Negara juga meminta jajaran pimpinan Kementerian/Lembaga terkait fokus memperbaiki indikator yang masih berada pada posisi di atas peringkat 100 dan beberapa indikator yang mengalami kenaikan.

“Ada empat komponen yang berada pada peringkat di atas 100, “ kata Presiden Jokowi.

Ia mengatakan, komponen membuka usaha (starting a business) masih berada pada peringkat 140 dan kemudahan mendapatkan izin bangunan (dealing with construction permit) yang masih berada di posisi 110. “Registering property (pendaftaran properti) ini justru naik ke 106 tolong dilihat lagi, kemudian trading across border index (indeks perdagangan lintas batas) ini juga stagnan di posisi 116. Tolong dilihat yang berhubungan dengan ini,” kata Presiden Jokowi.

Selain itu, lanjutnya, terdapat dua komponen yang sebenarnya telah berada di bawah 100, tapi mengalami penurunan, yaitu mendapatkan pinjaman (getting credit) dari posisi 44 menjadi 48 dan masalah yang berkaitan dengan penanganan gagal bayar (resolving insolvency) dari posisi 36 ke 38.

“Sudah berada di posisi 36, kenapa naik (turun) lagi? Hal ini berkaitan dengan kebangkrutan,” kata Presiden Jokowi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Blended Finance Tingkatkan Akses Pembiayaan infrastruktur

Pendanaan campuran (blended finance) efektif meningkatkan akses pembiayaan infrastruktur karena memobilisasi pendanaan sektor swasta dan pemerintah.

EKONOMI | 29 September 2022

Infrastruktur Era Jokowi Solusi Tingkatkan Daya Saing

Kebijakan pembangunan infrastruktur era Presiden Jokowi merupakan solusi meningkatkan daya saing ekonomi.

EKONOMI | 29 September 2022

OJK Perluas Akses Keuangan di Daerah Melalui TPAKD

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperluas akses keuangan masyarakat di daerah, melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

EKONOMI | 29 September 2022

Ini Asumsi Makro APBN 2023 yang Disepakati Pemerintah dan DPR

Defisit APBN 2023 disepakati sebesar Rp 598,2 triliun atau 2,84% dari total PDB 2023 yang mencapai Rp 21.037 triliun.

EKONOMI | 29 September 2022

Sri Mulyani Beberkan Bukti APBN Sudah Dikelola Efektif

Sri Mulyani menegaskan, Indonesia menjadi salah satu negara yang berhasil menjaga defisit APBN relatif rendah dan menurun secara cepat.

EKONOMI | 29 September 2022

Sri Mulyani Sebut Risiko Resesi Makin Rumit, Seperti Apa?

Menurut Sri Mulyani, inflasi yang sangat tinggi telah mendorong respons kebijakan moneter terutama di Amerika Serikat, Inggris, dan negara-negara Eropa lainnya.

EKONOMI | 29 September 2022

Tangani Sampah Makanan, NFA Dorong Kolaborasi Lintas Sektor

Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) menyerukan kolaborasi lintas sektoral untuk penanganan sampah makanan atau food waste di Indonesia.

EKONOMI | 29 September 2022

OJK Minta Multifinance Lebih Hati-hati Menyongsong 2023

Hampir semua indikator perekonomian global dan domestik berpotensi menurun, sehingga berdampak pada stabilitas dan pertumbuhan industri multifinance.

EKONOMI | 29 September 2022

Jasa Agen Asuransi Sumbang PPN Rp 36 Miliar Per Agustus 2022

Founder Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia (PAAI) Wong Sandy Surya menjelaskan, sejak 2009 komisi agen asuransi dikenakan PPh 50%.

EKONOMI | 29 September 2022

Miris, Sampah Makanan Indonesia Capai 48 Juta Ton Per Tahun

Timbunan sampah makanan atau food loss and waste di Indonesia mencapai 48 juta ton per tahun, yang berasal dari lima tahap rantai pasok pangan.

EKONOMI | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
<em>Blended Finance</em> Tingkatkan Akses Pembiayaan infrastruktur

Blended Finance Tingkatkan Akses Pembiayaan infrastruktur

EKONOMI | 6 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings