2020, Defisit Gula Konsumsi Diperkirakan Capai 29.000 Ton
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 526.524 (-11.32)   |   COMPOSITE 6376.76 (-85.96)   |   DBX 1366.47 (-4.13)   |   I-GRADE 184.394 (-4.05)   |   IDX30 516.608 (-10.51)   |   IDX80 138.726 (-2.53)   |   IDXBUMN20 405.249 (-8.22)   |   IDXESGL 142.142 (-2.59)   |   IDXG30 145.757 (-3.33)   |   IDXHIDIV20 455.745 (-7.55)   |   IDXQ30 148.268 (-2.8)   |   IDXSMC-COM 300.72 (-2.17)   |   IDXSMC-LIQ 363.064 (-5.5)   |   IDXV30 136.038 (-1.55)   |   INFOBANK15 1074.63 (-26.5)   |   Investor33 444.938 (-9.47)   |   ISSI 184.203 (-2.63)   |   JII 631.94 (-13.58)   |   JII70 222.617 (-4.41)   |   KOMPAS100 1239.85 (-24.1)   |   LQ45 968.215 (-19.75)   |   MBX 1728.57 (-26.45)   |   MNC36 329.564 (-6.33)   |   PEFINDO25 328.624 (-5.07)   |   SMInfra18 313.805 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 378.364 (-8.61)   |  

2020, Defisit Gula Konsumsi Diperkirakan Capai 29.000 Ton

Rabu, 12 Februari 2020 | 16:47 WIB
Oleh : Herman / MPA

Jakarta, Beritasatu.Com - Asosiasi Gula Indonesia (AGI) memproyeksikan defisit gula konsumsi langsung akan terjadi pada 2020 apabila tidak ada tambahan dari gula impor. Berdasarkan catatan AGI, stok awal tahun 2020 sebesar 1,084 juta ton dan diperkirakan produksi gula hanya sekitar 2,050 juta ton.

"Perkiraan konsumsi gula pada 2020 sebesar 3,163 juta ton, maka neraca pada akhir tahun 2020 apabila tidak impor gula akan mengalami defisit sebesar 29.000 ton," kata Direktur Eksekutif AGI, Budi Hidayat saat konferensi pers Sugar Outlook 2020, di Gedung RNI, Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Budi memaparkan, produksi gula Indonesia tahun 2019 mencapai sekitar 2,227 juta ton, sedikit di atas produksi tahun 2018 yang sebesar 2,174 juta ton. Tahun lalu memang terjadi penurunan luas lahan tebu menjadi 411.435 hektare (ha) dibanding tahun sebelumnya 413.432 ha.

Namun Budi mengatakan penurunan ini juga diimbangi kenaikan protas gula dari 5,26 ton menjadi 5,41 ton gula per hektare. Sementara itu produksi gula pada 2020 diperkirakan antara 2 juta ton sampai 2,1 juta ton akibat dampak kemarau panjang.

Untuk mengatasi kekurangan konsumsi gula pada akhir 2020 dan pemenuhan awal 2021 sampai bulan Mei sebelum musim giling serentak dimulai, menurut Budi salah satu opsinya adalah impor raw sugar dimulai pada akhir musim giling 2020. Pengolahan raw sugar untuk menjadi GKP prioritas pertama sebaiknya juga diberikan kepada PG berbasis tebu.

"Untuk pemenuhan pada 2020 dan persiapan awal tahun 2021, diperlukan impor gula untuk konsumsi langsung sebesar 1,330 juta ton," katanya.

Di sisi lain, Budi memandang masih diperlukan kebijakan promosi dan proteksi untuk menjaga melangsungan industri gula dengan bahan baku tebu dalam negeri dengan program yang lebih tepat, serta perlindungan yang dapat mendorong berkembangnya luas areal tanaman tebu dan meningkatnya produksi gula dalam negeri.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Kemhub Akan Tindak Tegas Truk Kelebihan Muatan

Kemhub berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Korlantas Polri, Direktorat Jenderal Bina Marga dan BPJT

EKONOMI | 12 Februari 2020

IHSG Ditutup Melemah 0,7% ke 5.913

Investor asing mencatat aksi beli sebesar Rp 471,57 miliar.

EKONOMI | 12 Februari 2020

Rancamaya Jual Rumah Berhadiah Liburan ke Maladewa

Rancamaya menawarkan unit rumah dengan hadiah liburan ke Maladewa.

EKONOMI | 12 Februari 2020

Yasunli Rambah Bisnis Lighting

Produk lighting terbaru Yasunli rencananya akan diluncurkan di bulan Juli 2020.

EKONOMI | 12 Februari 2020

WSBP Raih Kontrak Proyek Pelabuhan Milik Anak Usaha Pertamina

Kontrak eksternal WSBP di 2019 meningkat menjadi Rp4,44 triliun tahun 2019 dibanding Rp2,43 triliun pada tahun buku 2018.

EKONOMI | 12 Februari 2020

XL Axiata Optimistis Industri Telekomunikasi Mulai Pulih

"Kami perkirakan 2020 akan pulih, naik mid single digit," kata CEO PT XL Axiata Dian Siswarini.

EKONOMI | 12 Februari 2020

Insentif Pajak Dorong Pertumbuhan Produk Inovatif

Insentif pajak untuk pengembangan produk inovatif dan teknologi sudah mulai dilakukan melalui tax holiday dansuper tax deduction.

EKONOMI | 12 Februari 2020

Bos MNC: Selalu Ada Opportunity di Tengah Tekanan Ekonomi

Ketika perekonomian Tiongkok melambat karena virus korona, bagaimana pemerintah bisa menggeser investasi global ke Indonesia.

EKONOMI | 12 Februari 2020

Presiden Soroti Impor Baja Penyebab Defisit Neraca Perdagangan

Utilitas pabrik baja di dalam negeri sangat rendah sehingga operasional industri baja dan besi menjadi terganggu.

EKONOMI | 12 Februari 2020

Sektor Properti Anjlok, IHSG Terkoreksi 0,9%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,93 persen (53,35 poin) ke kisaran 5.899.

EKONOMI | 12 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS