Kekhawatiran Korona Mereda, Wall Street Ukir Rekor Baru
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Kekhawatiran Korona Mereda, Wall Street Ukir Rekor Baru

Kamis, 13 Februari 2020 | 09:00 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

New York, Beritasatu.com - Bursa Wall Street ditutup pada rekor tertinggi pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis pagi waktu Indonesia (13/2/2020), ditopang sentimen berkurangnya temuan kasus wabah virus korona baru per hari di Tiongkok dan mencapai jumlah terendah harian sejak akhir Januari.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 275,08 poin atau 0,94 persen, menjadi berakhir di rekor tertinggi baru 29.551,42 poin. Indeks S&P 500 bertambah 21,70 poin atau 0,65 persen, menjadi ditutup di 3.379,45 poin. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 87,02 poin atau 0,90 persen, menjadi berakhir di 9.725,96 poin.

Saham-saham teknologi memimpin reli yang mendorong ketiga indeks utama AS ke rekor tertinggi baru. S&P 500 dan Nasdaq kini telah menetapkan penutupan tertinggi untuk tiga sesi berturut-turut. Dow mencapai rekor penutupan terakhir kali pada 6 Februari.

Tiongkok melaporkan jumlah kasus virus korona baru yang terendah dalam dua minggu, sehari setelah penasihat medis senior Beijing mengatakan epidemi itu bisa berakhir pada April.

"Jelas, pasar lega atas fakta bahwa tampaknya kasus-kasus baru dari virus korona berkurang," kata Peter Cardillo, kepala ekonom pasar di Spartan Capital Securities di New York.

Wabah ini telah menakuti para investor di tengah-tengah karantina, gangguan rantai pasokan, dan penutupan pabrik, dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa perlambatan dalam penyebaran epidemi harus dilihat dengan “sangat hati-hati.”

Pelaku pasar mengindahkan Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell ketika dia menyampaikan laporan ekonomi tengah tahunan di hadapan Kongres, di mana dia mengatakan bank sentral memantau dengan cermat virus korona dan ancaman lainnya.

"Ketua Powell tidak mengubah pidatonya, dan itu juga kabar baik bagi pasar," Cardillo menambahkan. "(Dia) meyakinkan pasar bahwa Fed ada di sana, bersedia dan siap, jika perlu, untuk merangsang ekonomi."

Memang, Powell menegaskan kembali kepercayaannya pada keberlanjutan ekspansi ekonomi AS saat ini, sekarang di tahun ke-11.

Dari 11 sektor utama dalam S&P 500, semuanya kecuali konsumen bahan pokok mengakhiri sesi di wilayah positif, dengan energi, teknologi dan consumer discretionary mencatat persentase kenaikan terbesar.

Musim pelaporan keuangan kuartal keempat berakhir, dengan 351 perusahaan di S&P 500 membukukan hasil. Dari mereka, 70,9 persen mengejutkan melebihi ekspektasi para analis, menurut data Refinitiv.

Agregat laba kuartal keempat sekarang terlihat tumbuh pada tingkat tahunan 2,4 persen, perubahan dari perkiraan penurunan tahun ke tahun 0,3 persen pada 1 Januari.

Lyft Inc kehilangan 10,2 persen setelah perusahaan transportasi daring itu memperkirakan pertumbuhan pendapatan lebih lambat pada 2020.

Micron Technology Inc naik 3,5 persen setelah UBS meningkatkan peringkat saham pembuat cip itu menjadi "beli."

Volume transaksi di bursa efek AS mencapai 7,40 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 7,66 miliar saham selama 20 hari perdagangan terakhir.



Sumber: ANTARA, Reuters


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bidik Marketing Sales Rp 3,8 Triliun, PPRO Genjot Penjualan Rumah Tapak

Tahun ini PPRO menargetkan laba bersih Rp 346 miliar.

EKONOMI | 13 Februari 2020

Jokowi Ingin Kemudahan Berusaha Naik ke Peringkat 40

Menurut Jokowi, selama ini masih dibutuhkan 11 prosedur dan waktu hingga 13 hari untuk memulai usaha di Indonesia.

EKONOMI | 12 Februari 2020

Omnibus Law Diyakini Bisa Hilangkan Dampak Negatif Virus Korona

Regulasi baru ini bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia antara 0,2% sampai 0,3% di 2020.

EKONOMI | 12 Februari 2020

Kemhub dan KKP Setuju Perlindungan Pelaut di Bawah Kemnaker

Kemhub sepakat pelaut yang bekerja di luar negeri dilindungi UU PPMI.

EKONOMI | 12 Februari 2020

Vasanta Innopark Tutup Atap Dua Menara Apartemen

PT Sirius Surya Sentosa merencanakan serah terima unit (handover) kedua tower ini kepada pelanggan awal 2021.

EKONOMI | 12 Februari 2020

Pemerintah Beri Diskon Tarif Listrik untuk Industri

Saat ini harga listrik untuk industri sekitar US$ 7,1-7,2 sen per kilowatt hours (kwh).

EKONOMI | 12 Februari 2020

MAGI Bayarkan Klaim Banjir Rp 124 Miliar

MAGI menargetkan pertumbuhan double digit dalam lini bisnis komersial maupun retail di tahun 2020.

EKONOMI | 12 Februari 2020

Logo Pavilliun Indonesia di Expo Dubai Cerminkan Identitas Bangsa

Logo Paviliun Indonesia ini akan dipakai sebagai identitas komunikasi tercetak maupun digital.

EKONOMI | 12 Februari 2020

Rentan terhadap Bahaya, Pentingnya Asuransi bagi Rig Migas Lepas Pantai

Pentingnya asuransi bagi industri migas yang rentan terhadap bahaya berupa kerusakan pada rig.

EKONOMI | 12 Februari 2020

Kelalaian Berkendara: Penyebab Utama Kecelakaan Lalu Lintas

Kelalaian berkendara menjadi penyebab utama kecelakaan utama lalu lintas, sehingga kepatuhan pada prosedur keselamatan perlu ditingkatkan.

EKONOMI | 12 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS