Saingi Merek Global, Matras Zees Tembus Pasar Ekspor

Saingi Merek Global, Matras Zees Tembus Pasar Ekspor
Sutarjo Osman, Managing Director PT Zeesindo International (tengah) saat temu media di Senayan City, Jumat (14/2/2020) petang. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Sabtu, 15 Februari 2020 | 12:01 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam kondisi perlambatan ekonomi yang tengah melanda Indonesia, PT Zeesindo International sebagai produsen matras dengan brand Zees, terus agresif mendorong penjualan produk dan memperluas jangkauan pasar. Salah satunya, dengan memperbesar segmen pasar ekspor.

Sebagai merek matras buatan dalam negeri, Zees sudah mendapat tempat di jaringan hotel nasional dan international. Tahun lalu saja, nilai ekspor matras Zees yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan kamar hotel di mancanegara, berhasil menembus nilai US$ 1 juta atau sekitar Rp 13,6 miliar.

Managing Director PT Zeesindo International, Sutarjo Osman, mengatakan pada 2019, Zees telah mengekspor matras dan produk-produk lain yang berkaitan dengan tempat tidur, seperti bantal, seprai, duvet, cover, dan mattres protector ke sejumlah negara, seperti Malaysia, Uni Emirat Arab (UEA), Singapura, Maladewa, dan Sri Lanka.

"Nilai ekspor ini belum besar, namun kami bangga bisa bersaing dengan merek-merek international yang sudah mapan. Dalam lima tahun ini kami sudah memasok matras dan pernak-perniknya ke 350 hotel di Indonesia dan luar negeri. Kami juga kerja sama dengan jaringan hotel Accor, seperti Mercure, Pullman dan Ibis," kata Sutarjo Osman, di Senayan, Jakarta, Jumat (14/2/2020) petang.

Rhadana Kuta Bali Jadi Hotel Muslim Pertama di Bali

Selain itu, produk matras Zees yang dihasilkan oleh pabrik milik perusahaan di kawasan Tangerang, juga bisa dinikmati di hotel-hotel ternama seperti JW Marriott Jakarta, Sheraton Kuala Lumpur, Sofitel Nusa Dua Bali, dan Priva Living Dubai.

Menurut Sutarjo, PT Zeesindo International didirikan oleh tim yang sudah bergelut di dunia bedding selama 20 tahun. Meski begitu, Zees bisa diperoleh dengan lebih mudah lantaran harganya yang sangat terjangkau dibandingkan merek-merek lain.

"Sebenarnya banyak sekali merek di pasaran yang sangat tinggi mematok harga. Dengan bahan baku yang sama, kami bikin penghematan biaya untuk konsumen, sehingga harga kami yang termurah pun ada yang Rp 5,9 jutaan. Teknologi kasur juga tak terlalu rumit, jadi tak perlu lah kita patok harga terlalu tinggi," lanjut Sutarjo.

Sutarjo mengakui, pihaknya selama ini memfokuskan diri pada matras dan kebutuhan tempat tidurnya untuk hotel. Meski begitu, konsumen dapat membeli produk Zees secara online, serta beberapa outlet seperti Lotte Shopping Avenue Kuningan, Artia Furniture, dan Star Department Store.

"Memang selama ini fokus kami masih pada segmen business to business (B2B). Pasar utama kami adalah hotel atau furnished apartment. Namun, produk kami bisa juga dibeli oleh konsumen individual secara online melalui website atau official store di marketplace Tokopedia, Bibli, Lazada, Shopee dan lainnya," terang Sutarjo.

Menurut Sutarjo, perusahaan juga membuka toko di Bali, sehingga kalangan developer atau owner hotel bisa melihat langsung produk yang dihasilkan pihaknya. "Untuk ke depan, kami telah merencanakan untuk memperkuat penjualan di segmen retail," pungkas Sutarjo.



Sumber: BeritaSatu.com