Lagi, Neraca Dagang Januari Defisit US$ 870 Juta

Lagi, Neraca Dagang Januari Defisit US$ 870 Juta
Ilustrasi ekspor-impor di pelabuhan. ( Foto: SP/Joanito de Saojoao )
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Senin, 17 Februari 2020 | 11:55 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Januari 2020 mengalami defisit US$ 870 juta. Angka ini selisih ekspor US$ 13,4 miliar dan impor US$ 14,28 miliar.

Dalam dua bulan teakhir 2019 yakni November juga defisit US$ 1,33 miliar dan Desember defisit US$ 30 juta.

BPS dalam informasi yang dipublikasikan Senin (17/2/2020) mencatat ekspor Januari 2020 sebesar US$ 13,41 miliar atau turun 7,16 persen dibandingkan Desember 2019 dan 3,7 persen secara year on year (yoy).

Sementara impor Januari US$ 14,28 miliar atau turun 4,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Adapun menurut sektornya, impor konsumsi mencapai US$ 1,47 miliar atau turun 11,19 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Namun naik 20,26 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara sektor bahan baku penolong mencapai US$ 10,58 miliar atau naik tipis sebesar 1,67 persen dibandingkan bulan sebelumnya namun turun 7,35 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Adapun impor barang modal mencapai US$ 2,23 miliar atau turun 8,99 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan turun 5,26 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.



Sumber: BeritaSatu.com