BSI Buka Ruang Dialog Soal Penambangan di Banyuwangi

BSI Buka Ruang Dialog Soal Penambangan di Banyuwangi
Corporate Affairs PT Merdeka Copper Gold Tbk Taufik Oemar Malik dan Government Relations PT Bumi Suksesindo (BSI), Iwa Mulyawan saat memberikan keterangan tentang kegiatan penambangan emas BSI di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur di Surabaya, Rabu (19/2/2020). ( Foto: Beritasatu Photo / Amrozi Amenan )
Amrozi Amenan / FER Rabu, 19 Februari 2020 | 23:22 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Anak usaha PT Merdeka Copper Gold Tbk di bidang pertambangan emas, PT Bumi Suksesindo (BSI), membuka ruang dialog dengan semua pihak terkait kegiatan penambangan emas di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur.

Bumi Suksesindo

Sikap manajemen BSI itu merespon silang pendapat diantara warga Dusun Pancer tentang kegiatan geolistrik BSI di kawasan Izin Usaha Penambangan (IUP) Operasi Produksi di Dusun Pancer. Sebagian warga di dusun itu mendukung kegiatan tersebut, namun sebagian yang lain bersikap sebaliknya.

"Kami mengajak masyarakat duduk bersama dan memberikan masukan kepada kami. Setiap kritikan kami terima sebagai masukan untuk bahan perbaikan. Kami sangat membuka diri untuk sebuah dialog yang terbuka dengan siapa saja demi kebaikan bersama agar kegiatan penambagan di Dusun Pancer ini tetap memberi manfaat kepada masyarakat sekitar," kata Corporate Affairs PT Merdeka Copper Gold Tbk, Taufik Oemar Malik, di Surabaya, Rabu (19/2/2020).

Bumi Suksesindo Terima Penghargaan dari Kementerian LHK

Menurut Tom, panggilan akrabnya, dari total karyawan BSI sebanyak 2.341 orang, sebanyak 1.561 orang merupakan warga sekitar. Selain itu, BSI selama ini juga telah menjalankan beberapa program tanggungjawab sosial perusahaan (corporate social responsibility).

Misalnya, pada 2019 lalu BSI telah menjalankan program Pengembangan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) pada 2019 yang mampu menjangkau penerima manfaat langsung sebanyak lebih dari 45.000 warga di lima desa area kecamatan Pesanggaran dan sekitarnya.

“Kami selalu berusaha agar keberadaan BSI mampu mengangkat taraf hidup serta kesejahteraan masyarakat. Anak-anak nelayan bisa mengenyam jenjang pendidikan yang layak, sehingga mampu bersaing di dunia kerja," ujar Tom.

Government Relations BSI, Iwa Mulyawan, menambahkan, BSI memperoleh IUP Operasi Produksi untuk jangka waktu 20 tahun terhitung mulai 2010 sampai 2030.

Iwa menegskan, semua legalitas terkait kegiatan operasi penambangan emas sudah dipenuhi oleh BSI. Apalagi BSI juga sebagai anak usaha perusahaan publik yang cukup memperhatikan legalitas tersebut. "Sejak awal kami sudah penuhi semua legalitas yang diperlukan untuk operasional kami di Dusun Pancer," tandas Iwa.



Sumber: BeritaSatu.com