Indonesia Jadi Tuan Rumah BuildTech Asia 2020

Indonesia Jadi Tuan Rumah BuildTech Asia 2020
Pameran konstruksi berskala internasional, BuildTech Asia, akan berlangsung di Indonesia, bersamaan ajang Digital Architecture Asia (DAA) pada tanggal 15-17 Juli 2020 di ICE BSD Tangerang. (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Feriawan Hidayat / FER Jumat, 21 Februari 2020 | 13:07 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah pameran konstruksi berskala internasional, BuildTech Asia-Indonesia 2020.

Hungaria Ingin Kerja Sama Infrastruktur Berlanjut

Pameran dengan tema Enhanching Construction Productivity Through Digital Transformation ini, akan diselenggarakan bersamaan dengan pameran Digital Architecture Asia (DAA) pada tanggal 15-17 Juli 2020 di ICE BSD Tangerang.

CEO Skyconnection, Aryo Wibisono, mengungkapkan, BuildTech Asia merupakan event B2B berskala international dengan peserta pameran dari berbagai negara Asia dan Eropa.

"Melalui kerja sama yang kami lakukan dengan Sphere Singapura, semoga akan banyak paviliun luar negeri yang turut serta dalam pameran konstruksi ini nantinya. Kami berharap, event internasional ini akan membawa dampak ekonomi secara langsung kepada stakeholder terkait," ujar Aryo Wibisono kepada Beritasatu.com, Jumat (21/1/2020).

Jokowi Minta Investasi Sektor Infrastruktur Diperbaiki

Aryo mengatakan, pameran BuildTech Asia-Indonesia 2020 akan menampilkan lebih dari 300 brand lokal dan internasional melalui 6 profil pameran.

"Seperti, mesin dan alat konstruksi, bahan dan solusi bangunan, manajemen fasilitas, arsitektur dan quality finishes, teknologi produktif, dan infrastruktur," jelasnya.

Untuk mensukseskan pameran ini, lanjut Aryo, pihaknya juga mengundang stakeholders yang bergerak di sektor konstruksi. Selain itu,  dukungan pemerintah, terutama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) selaku regulator di sektor konstruksi turut berperan penting.

BPJamsostek Genjot Kepesertaan Jasa Konstruksi

"Selain itu, pelaku bisnis konstruksi, tenaga ahli konstruksi, asosiasi pendukung kegiatan konstruksi, serta medi massa, juga memiliki peran besar dalam kemajuan dunia konstruksi nasional," tegas Aryo Wibisono.



Sumber: BeritaSatu.com