Dampak Virus Korona, IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Global

Dampak Virus Korona, IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Global
Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) yang baru terpilih Kristalina Georgieva datang untuk berbicara pada konferensi pers di kantor pusat IMF, Washington, Rabu (25/9/2019). (Foto: AFP / Eric BARADAT)
Faisal Maliki Baskoro / FMB Minggu, 23 Februari 2020 | 11:57 WIB

Riyadh, Beritasatu.com - International Monetary Fund (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global sebesar 0,1 persen menjadi 3,2 persen akibat wabah virus korona.

Demikian disampakan Managing Director Kristalina Georgieva dalam pernyataan resminya setelah mengadakan pertemuan dengan Menteri Keuangan G20 dan para Gubernur Bank Sentral, di Riyadh, Arab Saudi, Sabtu (22/2/2020).

"Bulan Januari, kami memperkirakan pertumbuhan global naik dari 2,9 persen tahun lalu menjadi 3,3 persen tahun ini. Sejak saat itu, penyebaran virus Covid-19 telah mengganggu aktivitas di Tiongkok. Saya ingin menyampaikan simpati yang mendalam kepada rakyat Tiongkok dan negara-negara yang terdampak," kata Georgieva.

Baca juga: Korban Jiwa Virus Korona Capai 2.459 Orang, Pasien Sembuh 22.900 Orang

Menurut skenario IMF, pertumbuhan ekonomi Tiongkok 2020 akan melambat 0,4 persen ke 5,6 persen dari proyeksi sebelumnya bulan lalu. Akibatnya, pertumbuhan ekonomi global diperkirakan akan terkoreksi 0,1 persen menjadi 3,2 persen.

IMF juga siap menghadapi skenario jangka panjang dan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi.

"Kerja sama global adalah kunci menangani virus korona dan dampak ekonominya, terutama jika wabah ini meluas dan tidak selesai-selesai. Sekarang adalah saatnya mewaspadai risiko bagi negara-negara yang memiliki sistem kesehatan yang lemah. IMF selalu siap membantu melalui Dana Penanganan dan Pemulihan Bencana (Catastrophe Containment and Relief Trust)," tutupnya.

Baca juga: Bos IMF Yakin Ekonomi Tiongkok Tetap Tangguh di Tengah Wabah Korona



Sumber: BeritaSatu.com