Hadapi Virus Korona, Sekjen OECD Minta Stimulus dari Negara Maju

Hadapi Virus Korona, Sekjen OECD Minta Stimulus dari Negara Maju
Pasien Covid-19 menjalani perawatan. (Foto: AFP)
Faisal Maliki Baskoro / FMB Minggu, 23 Februari 2020 | 12:18 WIB

Arab Saudi, Beritasatu.com - Untuk menghadapi dampak merebaknya virus korona, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) Angel Gurria meminta negara-negara yang memiliki surplus fiskal untuk meningkatkan belanja dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

"Ini 'panggilan perang'. Lihat yang terjadi sekarang. Perekonomian melambat, terjadi perang dagang dan investasi melemah. Ditambah sekarang virus korona," kata dia kepada Bloomberg TV, Sabtu (22/2/2020).

Baca juga: Dampak Virus Korona, IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Global

Tanpa menyebut negara-negara yang dia maksud, Gurria meragukan bahwa negara-tersebut menyadari bahwa mereka perlu menambah belanja dan infrastruktur.

Negara-negara G20 saat ini tengah berkumpul di Arab Saudi untuk membahas dampak meluasnya penyebaran virus korona dan isu-isu ekonomi.

Gurria menambahkan bahwa dunia menyambut baik kesepakatan dagang AS-Tiongkok tetapi isu perang dagang belum benar-benar selesai. "Perang dagang telah menggerus 1 persen dari pertumbuhan dunia. Ayo kita bereskan. Masih ada isu ekspor mobil Eropa ke AS," kata dia.

Dia juga mengatakan bahwa negara-negara OECD mendukung kesepakatan multilateral penerapan pajak untuk ekonomi digital. Gurria mengatakan Pemerintah AS juga mendukung hal ini sebagaimana disampaikan Menteri Keuangan Steven Mnuchin dalam suratnya kepada OECD Desember lalu.



Sumber: Bloomberg