Insentif untuk Maskapai Masih Dibahas

Insentif untuk Maskapai Masih Dibahas
Suasana apron pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. ( Foto: BeritaSatu Photo/Danung Arifin )
Thresa Sandra Desfika / FER Senin, 24 Februari 2020 | 17:03 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Komunikasi, Adita Irawati, menjelaskan, rencana pemberian insentif untuk maskapai masih dibahas oleh pemerintah.

Baca Juga: Kemhub Imbau Maskapai Optimalkan Rute Domestik

"Insentif secara prinsip sudah disetujui. Angkanya masih dikalkulasi, dan teknisnya seperti apa sedang dibahas terus menerus dan belum diputuskan," terang Adita di Jakarta, Senin (24/2/2020).

Adita menambahkan, untuk menarik minat masyarakat untuk terbang mengunjungi destinasi wisata dalam negeri perlu didorong dengan tarif pesawat yang lebih terjangkau.

"Oleh karenanya, demi menghadirkan tarif pesawat yang lebih terjangkau, maka maskapai perlu diberikan insentif agar tak merugi,” jelas Adita.

Baca Juga: Pemerintah Minta Maskapai Diskon Tarif

Adita menambahkan, Kementerian Perhubungan (Kemhub) sendiri mengimbau maskapai mengoptimalkan rute penerbangan domestik. Hal itu dilakukan, guna mengantisipasi utilitas pesawat yang berkurang akibat efek multiplier virus korona.

"Kita memang sempat minta maskapai mengisi utilitas kursi yang kosong untuk di-reroute ke negara-negara seperti Australia dan negara-negara di Asia Selatan. Sampai saat ini ada beberapa opsi, tapi itu tergantung maskapai dalam review internal mereka," ujar Adita.



Sumber: BeritaSatu.com