Dukungan Kementerian BUMN Bisa Dongkrak Performa Telkom
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dukungan Kementerian BUMN Bisa Dongkrak Performa Telkom

Rabu, 26 Februari 2020 | 19:46 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat telekomunikasi, Heru Sutadi menilai ada nuansa perbaikan perhatian dari Kementerian BUMN kepada PT Telkom. Pada era sebelumnya dia menilai Telkom hanya dipandang sebagai mesin pencetak keuntungan tanpa diperhatikan strategi bisnis dan pembinaannya.

Kini di tangan Menteri BUMN, Erick Thohir diharapkan ada perbaikan perhatian pada perusahaan telekomunikasi terbesar milik Indonesia itu.

"Dari nuansa dan narasinya (Menteri BUMN) ada perbaikan (perhatian pada Telkom), tapi perlu dilihat bagaimana faktanya. Kita sih semua berharap Telkom sebagai Indonesia flag carrier tetap maju dan eksis. Bahkan bisa menjadi holding untuk perusahaan telekomunikasi dan multimedia," ujar Heru, Rabu (26/2/2020).

Menurut Heru harapan Erick Thohir bahwa Telkom bergerak ke arah bisnis digital sebenarnya sejalan dengan strategi yang sudah dan sedang digalakkan PT Telkom. Namun, kata Heru, pada masa sebelumnya usaha ini tak didukung dengan perhatian. Ini terlihat dengan komposisi yang mengisi jajaran direksi dan komisaris Telkom di masa lalu.

Heru mengaku optimistis apabila jajaran direksi dan komisaris Telkom kelak memang diisi orang-orang yang bisa mendukung perusahaan bergerak ke ranah cloud computing, big data, dan teknologi mutakhir lain.

"Ya kita lihat saja nanti ke depan kan akan RUPS. Akankah cara pandang pemerintah sama dengan sebelumnya atau berbeda. Dari nuansa dan narasinya ada perbaikan," kata Heru.

Dia pun optimistis, dengan kepedulian dari Kementerian BUMN, Telkom akan mampu menjawab sentilan yang sebelumnya pernah dilontarkan Erick Thohir tentang pendapatan induk perusahaan yang kalah dibanding anak perusahaan mereka, yakni Telkomsel.

"Kalau petinggi Telkom dan BUMN punya strategi jitu, dalam dua tahun pendapatan Telkom bisa menyamai Telkomsel," katanya optimistis.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir sempat menyentil kinerja PT Telkom. Pernyataan Menteri BUMN ini sempat viral yang menyatakan "mendingan enggak ada Telkom”. Pernyataan itu dianggap sebagai sentilan bagi manajemen Telkom untuk membangun blantika masa depan agar seirama dengan kemajuan zaman.

Telkom dinilai harus fokus dan segera menggarap jasa berbasis teknologi dan informasi digital. Lebih dari separuh nafas Telkom group masih tergantung pada Telkomsel. Kalkulasinya Telkomsel dengan 5.500 karyawan mengkontribusi pendapatan 70%. Sisanya yang 30% diperoleh dari Telkom bersama 20-an anak perusahaannya dengan 22.000 karyawan.

Walhasil, pernyataan Erick Thohir dinilai sebagai usaha mencambuk jajaran PT Telkom untuk bangkit dan merebut kesempatan bersaing di dunia telekomunikasi mutakhir yang dinamis. Erick berpesan Telkom harus secepatnya bertransformasi dari core bisnis eksistingnya, yaitu infrastruktur dan konektivitas dan beralih ke bisnis data center, big data, cloud computing, AI, IoT, robotics, cyber security, dan lain sebagainya.

Menurut Heru, Telkom sejatinya sudah memiliki pondasi untuk bersaing ke bisnis cloud computing dan pengelolaan data.

"Sebenarnya Telkom sudah memberikan layanan ke sana. Misal membangun data center, bahkan bukan cuma di Indonesia tapi juga di Singapura. Sudah memanfaatkan big data, ya meski memang monetisasi tidak mudah. Cloud computing juga persaingan tajam karena juga banyak yang memberikan layanan dan bisa lebih murah," kata dia.

Namun lagi-lagi semua butuh sinergi dari seluruh pihak untuk meraih kesuksesan di bisnis telekomunikasi paling mutakhir. Sebab ranah bisnis ini begitu luas dan dinamis. Karenanya, langkah Kementerian BUMN yang memberi perhatian pada sektor bisnis telekomunikasi diharap akan membantu membawa angin perubahan bagi masa depan yang lebih baik di PT Telkom. [H-15]



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

QRIS Jadi Sarana UMKM Masuk ke Ekosistem Digital

Dari 10,45 juta pengguna QRIS saat ini, sebanyak 96% adalah UMKM dan ditargetkan angkanya terus bertambah.

EKONOMI | 26 September 2021

Pasca-Rights Issue, Aset BRI Terbesar di Indonesia

Rights issue BRI bernominal jumbo dilakukan untuk mendanai holding ultramikro (UMi).

EKONOMI | 26 September 2021

ACC Syariah Permudah Masyarakat Tunaikan Ibadah Haji

ACC Syariah Haji juga memberikan pendampingan pengurusan hingga mendapatkan nomor porsi haji.

EKONOMI | 26 September 2021

Ini Upaya Kemenhub Tingkatkan Konektivitas ke Asmat Papua

Kemenhub untuk terus meningkatkan konektivitas dari dan ke Kabupaten Asmat, Papua.

EKONOMI | 26 September 2021

Jadi Movement Manager BBI, KKP Sandingkan Olahan Ikan dengan Kopi

Pada September 2021 gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dipusatkan di Aceh dengan KKP sebagai pengelola gerakan.

EKONOMI | 26 September 2021

Kontribusi UMKM Indonesia Terhadap Ekspor Masih Kalah dari Thailand

Namun menurut Destry, kinerja UMKM ini masih perlu terus didorong lagi agar kontribusinya terhadap ekspor nasional bisa semakin meningkat.

EKONOMI | 26 September 2021

Karya Kreatif Indonesia 2021 Catat Transaksi Rp 28 Miliar

Kegiatan Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2021 yang digelar Bank Indonesia mendapatkan animo yang besar dari masyarakat.

EKONOMI | 26 September 2021

Kementerian PUPR Siap Uji Coba Operasional Jembatan Sei Alalak di Banjarmasin

Jembatan Sei Alalak akan open traffic untuk ujicoba pada Minggu, 26 September 2021 mulai pukul 13.30 Wita.

EKONOMI | 26 September 2021

Tugas Baru Urusan Penyeberangan, Hubdat Kemenhub Perlu Kompetensi SDM

Asosiasi penyeberangan cabang Merak mengakui birokrasi pelayanan pengurusan kapal dan angkutan penyeberangan semakin baik dan mudah.

EKONOMI | 26 September 2021

Investasi di Daerah Harus Libatkan Pengusaha Lokal dan UMKM

Bahlil sendiri meyakini ekonomi Indonesia di 2021 bisa tumbuh lebih baik dibandingkan 2020.

EKONOMI | 26 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Update Covid-19


# Literasi Perdamaian


# Lionel Messi


# Kegiatan Besar



TERKINI
IDAI: 1.800 Anak Indonesia Meninggal Akibat Covid-19

IDAI: 1.800 Anak Indonesia Meninggal Akibat Covid-19

KESEHATAN | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings