Investor Asing Lepas Rp 1 T Saham, IHSG Terhempas

Investor Asing Lepas Rp 1 T Saham, IHSG Terhempas
Karyawati mengamati pergerakan harga saham di Panin Sekuritas, Jakarta, Senin, 6 Januari 2020.Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Senin (06/01/2020) diprediksi masih mampu bertahan menguat di tengah tekanan sentimen global. Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,04 persen atau 66,06 poin ke level 6.257,40 pada akhir perdagangan hari ini. Adapun sebanyak 4 saham menguat, 28 saham melemah, dan 639 saham stagnan dari 671 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Delapan dari sembilan sektor terpantau bergerak negatif pada Senin (6/1) pagi, dipimpin aneka industri (-1,31 persen) dan finansial (-1,30 persen). Satu-satunya sektor yang bergerak positif adalah tambang (+0,78 persen). (Foto: BeritaSatu Photo / Emral Firdiansyah)
Faisal Maliki Baskoro / FMB Kamis, 27 Februari 2020 | 16:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi tajam hingga 2,69 persen ke kisaran 5.535,69 pada akhir perdagangan hari ini, Kamis (27/2/2020).

Indeks bergerak di kisaran terendah 5.526,82 hingga tertinggi di 5.684,29 pada perdagangan hari ini. Sebanyak 6,29 miliar lembar saham senilai Rp 6,96 triliun ditransaksikan hari ini. Sebanyak 77 saham menguat, 335 melemah, dan 117 stagnan. Investor asing mencatat aksi jual sebesar Rp 1,03 triliun di pasar reguler, negosiasi dan transaksi, dengan rincian beli Rp 2,5 triliun dan jual Rp 3,6 triliun. Kapitalisasi pasar penutupan sesi pertama sebesar Rp 6.421 triliun, turun Rp 178 triliun dari Rp 6.599 triliun penutupan kemarin.

Saham-saham unggulan yang tergabung dalam Investor33 turun 3,09 persen ke kisaran 419,96, indeks LQ45 turun 3,24 persen ke kisaran 892,76, JII turun 2,34 persen ke 579,72.

Sektor konsumsi turun 2,36 persen, tambang turun 2,43 persen, manufaktur turun 2,33 persen, agri turun 1,89 persen, aneka industri turun 1,59 persen, keuangan turun 3,94 persen, industri dasar turun 2,66 persen, properti turun 1,32 persen, infrastruktur turun 2,05 persen, perdagangan turun 0,79 persen.



Sumber: BeritaSatu.com