BLK Padang Bantu Kurangi Pengangguran

Pemprov Sumbar Ingin Bangun BLK di Tiap Kecamatan

Pemprov Sumbar Ingin Bangun BLK di Tiap Kecamatan
BLK Padang, Sumatera Barat. ( Foto: Ismewa )
Siprianus Edi Hardum / EHD Kamis, 27 Februari 2020 | 23:23 WIB

Padang, Beritasatu.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) ingin membangun Balai Latihan Kerja (BLK) di setiap kecamatan.  “Pertama ini kami tuntaskan dulu agar setiap kabupaten minimal satu Balai Latihan Kerja (BLK). Setelah itu kami akan bangun di setiap kecamatan. Di Sumber sebanyak 18 kabupaten,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumbar, Nasrizal, kepada Beritasatu.com di Padang, Sumbar, Kamis (27/2/2020) malam.

Nasrizal mengatakan, dengan banyaknya BLK maka wirausahawan/i terus bertumbuh di Sumbar. Sampai saat ini sebanyak 6.000 orang wirausahawan/i menengah dan besar di Sumbar.“Sedangkan yang mikro dan kecil sudah banyak sekali,” kata dia.


Ia mengatakan, ia ingin di Sumbar zero pengangguran. “Sampai ini jumlah pengangur masih lumayan banyak pengangguran,” kata dia.

Menurut Data BPS jumlah pengangur terbuka di Sumbar tahun 2019 sebesar 5,3 persen. Sedangkan angkatan kerja di Sumbar tahun 2019 sebanyak 2,6 juta. Jumlah penduduk Sumber sendiri tahun 2019 sebesar 5,8 juta.

Nasrizal mengatakan, keberadaan BLK di Padang yang dikelola Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sungguh membantu mengentaskan pengangguran dan kemiskinan di Sumbar. “Banyak wirausahawan/i yang dicetak BLK yang dikelola Kemnaker ini, antara lain penjahit, montir, tukang las, dan sebagainya,” kata dia.

Kepala BLK Padang, Samsi Hari, ketika ditemui di kantornya di Padang mengatakan, BLK Padang telah mencetak banyak wirausaha seperti penjahit, pembuat dan pemain film, tata rias dan sebagainya.

Bahkan BLK Padang, kata dia, melatih dan mendidik mantan pecandu narkoba jadi peracik kopi, pengelasan, dan keterampilan lainnya. “Selain kami bekerja sama dengan pihak Lembaga Pemasyarakatan untuk melatih dan mendidik narapidana dan tahanan, kami juga melatih dan mendidik mantan pencantu narkoba,” kata dia.

Ia mengatakan, sebagian besar lulusan BLK Padang terserap di lapangan kerja selain bekerja mandiri atau berwirausaha.
Samsi mengatakan, kejuruan yang diajarkan di BLK Padang adalah pelatihan bahasa Jepang, pelatihan pengelolaan administrasi perkantoran, kejuruan elekronika, pelatihan teknisi telepon seluler perangkat keras, pelatihan audio vidio, pelatihan teknisi telepon seluler perangkat lunak, kejuruan listrik, pelatihan teknisi instalasi tenaga, dan pelatihan pemasangan bangunan sederhana.



Sumber: BeritaSatu.com