Jasa Marga Kembangkan Kawasan di Koridor Tol Jakarta-Cikampek Selatan

Jasa Marga Kembangkan Kawasan di Koridor Tol Jakarta-Cikampek Selatan
PT Jasa Marga (Persero) Tbk menandatangani kesepakatan kerja sama dalam bentuk memorandum of understanding (MoU) dengan PT Sentraloka Adyabuana untuk pengembangan kawasan di koridor Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan. ( Foto: Dok )
Muawwan Daelami / WBP Jumat, 28 Februari 2020 | 14:14 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menandatangani kesepakatan kerja sama dalam bentuk memorandum of understanding (MoU) dengan PT Sentraloka Adyabuana untuk pengembangan kawasan di koridor Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan.

MoU yang difokuskan untuk pengembangan kawasan di koridor Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan ini ditandatangani Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga Adrian Priohutomo dan Direktur Utama PT Sentraloka Adyabuana Fadel Muhammad di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Hadir pula dalam penandatanganan tersebut, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit dan Direktur Utama PT Jasamarga Japek Selatan Dedi Krisnariawan Sunoto dan Direktur Pengembangan Kawasan PT Jasamarga Related Business Dian Takdir Badrsyah.

Danang menyampaikan inisiasi kerja sama pengembangan koridor jalan tol merupakan wujud nyata tantangan baru investasi jalan tol. Apalagi saat ini Jasa Marga juga telah membuka peluang kerja sama dengan pihak swasta.

"Kita sudah mulai punya tantangan baru untuk meningkatkan investasi di jalan tol. Untuk itu, Jasa Marga perlu mengembangkan beberapa bisnis pendukung, salah satunya mengembangkan koridor jalan tol yang kita sepakati. Kami bangga Jasa Marga bisa mengembangkan kemitraan dengan pihak swasta. Saya kira ini juga yang diharapkan Menteri BUMN,” tambah Danang.

Selaras dengan Danang, Direktur Pengembangan Jasa Marga Adrian Priohutomo mengatakan pengembangan kawasan merupakan bagian dari misi perusahaan. Adrian berharap, pengembangan kawasan di koridor jalan tol dapat menjadi pengungkit lalu lintas serta dapat menjadi revenue stream lainnya.

"Kami sadar memiliki pengalaman di jalan tol. Tetapi untuk bisnis pengembangan kawasan, kami perlu belajar dari perusahaan yang lebih berpengalaman dalam Pengembangan Kawasan seperti PT Sentraloka Adyabuana," kata Adrian.

Selain itu, yang paling utama menurutnya PT Sentraloka Adyabuana juga telah memiliki lahan di sekitar koridor Jalan Tol Jakarta-Cikampek Selatan.



Sumber: BeritaSatu.com