IHSG Anjlok, Menko Airlangga Hartarto: Sikap Pemerintah Masih Wait and See

IHSG Anjlok, Menko Airlangga Hartarto: Sikap Pemerintah Masih Wait and See
Ilustrasi IHSG anjlok. (Foto: Antara)
Faisal Maliki Baskoro / FMB Jumat, 28 Februari 2020 | 20:49 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Pasar keuangan yang mengalami pelemahan karena dampak virus corona, berdampak pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang turut melemah. Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan melemahnya pasar modal, tidak hanya terjadi di Indonesia saja, tetapi juga terjadi secara global.

“Tentu kita bicara saham global, dia anjlok. Indeks (saham) di Tiongkok itu turun, anjlok. Dengan demikian, efeknya adalah global, bukan Indonesia saja,” kata mantan ketua Asosiasi Emiten Indonesia itu di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (28/2/2020).

Melihat IHSG semakin melemah karena dampak virus corona, Airlangga Hartarto mengungkapkan pemerintah bisa saja menyiapkan langkah untuk bisa menopang pertumbuhan ekonomi di tanah air. Hanya saja, semua langkah tersebut tetap saja tergantung pada pemantauan pasar modal. Untuk itu, pemerintah akan terus menunggu dan memantau perkembangan pasar modal.

“Jadi kalau efek global terhadap pasar modal ya kita wait and watch. Walaupun kita bisa menyiapkan hal-hal yang tentu bisa menopang, tetapi ini kita masih menunggu,” ungkap Airlangga Hartarto.

IHSG pada penutupan perdagangan sore ini Jumat (28/2/2020) turun 82,9 poin (1,49 persen) ke level 5.452,7. Sementara kapitalisasi pasar (market capitalization) sebesar Rp 6.325 triliun atau turun Rp 96 triliun dari Rp 6.421 triliun.  Indeks sempat terkoreksi hingga 4 persen di akhir sesi pertama.



Sumber: BeritaSatu.com