IMF Bantu US$ 50 Miliar untuk Emerging Market Perangi Corona
INDEX

BISNIS-27 541.037 (-2.19)   |   COMPOSITE 6389.83 (-67.98)   |   DBX 1207.48 (-6.95)   |   I-GRADE 186.044 (-1.8)   |   IDX30 536.499 (-4.06)   |   IDX80 144.214 (-1.63)   |   IDXBUMN20 435.358 (-10.84)   |   IDXESGL 149.259 (-0.62)   |   IDXG30 145.988 (-1.78)   |   IDXHIDIV20 471.745 (-3.45)   |   IDXQ30 152.642 (-1.01)   |   IDXSMC-COM 293.915 (-4.87)   |   IDXSMC-LIQ 367.505 (-7.32)   |   IDXV30 148.997 (-3.22)   |   INFOBANK15 1075.9 (-4.86)   |   Investor33 460.647 (-2.84)   |   ISSI 189.211 (-2.58)   |   JII 668.85 (-10.91)   |   JII70 234.095 (-3.95)   |   KOMPAS100 1287.09 (-14.11)   |   LQ45 998.257 (-9.21)   |   MBX 1767.88 (-20.12)   |   MNC36 340.661 (-2.42)   |   PEFINDO25 338.558 (0.19)   |   SMInfra18 329.085 (-4.86)   |   SRI-KEHATI 393.501 (-2.17)   |  

IMF Bantu US$ 50 Miliar untuk Emerging Market Perangi Corona

Kamis, 5 Maret 2020 | 08:21 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Washington, Beritasatu.com - Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva mengumumkan akan memberi bantuan US$ 50 miliar (Rp 708,7 triliun) pada Rabu (4/3/2020) waktu setempat untuk membantu memerangi virus corona.

Georgieva kepada CNBC mengatakan, bahwa dana bantuan itu difikuskan untuk negara-negara berpenghasilan rendah dan pasar berkembang. Sebagian besar uang itu bebas bunga, dan sejumlah negara tidak perlu memiliki program yang sudah ada sebelumnya dengan IMF untuk berpartisipasi.

“Apa yang kami lakukan saat ini adalah meninjau kebutuhan keuangan masing-masing negara. IMF ingin terlibat dengan negara-negara ini untuk memastikan mereka mengetahui sumber dayanya, dan kami segera menanggapi mereka,” kata Georgieva. "Ini merupakan tahap awal, tetapi saya meyakinkan bahwa kami akan bertindak cepat saat permintaan datang."

Sebanyak 90.000 kasus dikonfirmasi akibat corona di seluruh dunia. Epidemi ini telah menyebabkan pembatasan perjalanan yang di pusat ekonomi utama di Tiongkok dan Italia.

"IMF ingin dana bantuan tahap pertama ini digunakan untuk meningkatkan sistem perawatan kesehatan dan program stimulus fiskal yang ditargetkan membantu likuiditas," kata Georgieva.

IMF juga bekerja sama dengan Bank Dunia untuk membantu negara-negara mendapatkan beberapa peralatan medis, seperti masker dan peralatan pernapasan, yang digunakan untuk memerangi virus.

Bank Dunia mengumumkan program bantuan US$ 12 miliar pada Senin (2/3/2020) untuk membantu negara-negara miskin guna meningkatkan sistem kesehatan dan ekonomi dari epidemi corona.

Negara-negara di seluruh dunia juga harus mempertimbangkan untuk membuat langkah-langkah membantu perekonomian selama perlambatan ekonomi global, seperti memberi kredit untuk bisnis UKM dan program untuk membayar pekerja yang cuti bekerja. "Kami pikir sekarang saatnya untuk mengambil tindakan pencegahan sebelum wabah menjadi lebih parah," kata Georgieva.

Dia mengatakan sebelumnya di sebuah acara di Washington, DC, bahwa, dunia dihadapkan dengan melemahnya permintaan perdagangan dan pariwisata, komoditas, dan kondisi keuangan yang ketat. "Kami menyerukan respons kebijakan tambahan untuk mendukung permintaan dan memastikan pasokan kredit yang memadai," tambahnya.

Pengumuman ini datang di tengah tindakan terkoordinasi bank sentral global. Federal Reserve AS mengumumkan pemangkasan 50 basis poin Selasa dan Bank Kanada menindaklanjuti dengan langkah yang sama besarnya pada Rabu.



Sumber: CNBC

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Holding Perkebunan Nusantara Raih Penghargaan BUMN Performance Excellence Awards 2020

Holding PT Perkebunan Nusantara III (Persero) berhasil meraih penghargaan BUMN Performance Exellence Award (BPEA) 2020 kategori Emerging Industry Leader.

EKONOMI | 5 Maret 2020

IHSG Berpotensi Menguat, Ini Saham yang Layak Dibeli

Secara teknikal IHSG diprediksi bergerak di rentang 5.614 - 5.722.

EKONOMI | 5 Maret 2020

Dow Naik 1.100 Poin atas Kemenangan Biden, UnitedHealth Naik 10%

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 1173,5 poin (4,53 persen) menjadi 27.091 poin.

EKONOMI | 5 Maret 2020

Kemhub Buat Jalur Khusus WNA dari Episentrum Baru Corona

Kemhub akan membuat jalur khusus di setiap pintu masuk ke Indonesia bagi WNA dari empat negara yang menjadi episentrum baru corona.

EKONOMI | 4 Maret 2020

Pasar Properti Menggeliat, JGC Pasarkan Kavling Siap Bangun

JGC mencermati tingginya minat masyarakat terhadap produk kavling siap bangun.

EKONOMI | 4 Maret 2020

Dominasi Nilai Ekspor Nasional, Industri Manufaktur Jadi Sektor Andalan

Pemerintah tekad tingkat ekspor di sektor industri.

EKONOMI | 4 Maret 2020

Mayapada Hospital Bogor Melayani Pasien BPJamsostek

BMC Mayapada Hospital Bogor kerja sama dengan BPJamsostek.

EKONOMI | 4 Maret 2020

Gubernur BI: April Ekonomi Mulai Menggeliat

Terkait dampak virus corona, BI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi pada triwulan pertama tahun ini sekitar 4,9 persen.

EKONOMI | 4 Maret 2020

PTPP Raih BUMN Performance Excellence Award 2020

PTPP berhasil meraih penghargaan BUMN Performance Excellence Award (BPEA) 2020.

EKONOMI | 4 Maret 2020

Airlangga Ungkap Indikasi Pengalihan Order ke Indonesia

Indeks PMI Manufaktur Indonesia naik menjadi 51,9 dari 49,3 di Januari 2020.

EKONOMI | 4 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS