Harga Minyak Melemah karena Meluasnya Virus Corona
Logo BeritaSatu

Harga Minyak Melemah karena Meluasnya Virus Corona

Jumat, 6 Maret 2020 | 08:34 WIB
Oleh : WBP

New York, Beritasatu.com - Harga minyak pada akhir perdagangan Kamis atau Jumat pagi WIB (6/3/2020) turun karena wabah virus corona tidak menunjukkan tanda-tanda perlambatan sehingga memicu kekhawatiran ekonomi global dan mendorong investor untuk menjual lebih banyak aset berisiko seperti saham dan minyak mentah serta memarkir uang di tempat yang aman.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Mei turun US$ 1,14 atau 2,2 persen,menjadi US$ 49,99 per barel. Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April turun US$ 0,88 atau 1,9 persen, menjadi US$ 45,9 per barel.

Pelemahan minyak datang bahkan ketika OPEC setuju memotong produksi minyak mentah sebesar 1,5 juta barel per hari (bph) tambahan pada kuartal kedua, pemangkasan terdalam sejak krisis keuangan 2008.

Analis dan pedagang mengatakan pasar minyak global kemungkinan kelebihan pasokan pada kuartal kedua karena permintaan merosot.

OPEC akan mengusulkan pengurangan 1,5 juta barel per hari diperpanjang hingga akhir tahun, kata sumber.

Rusia sejauh ini mengindikasikan akan mendukung perpanjangan dibandingkan pengurangan produksi yang lebih dalam.

"Rusia sejauh ini telah menunda melakukan pemotongan lebih banyak," kata analis Capital Economics dalam sebuah catatan.

Wabah virus corona telah menekan permintaan minyak. Prakiraan untuk pertumbuhan permintaan minyak mentah pada 2020 telah dipangkas, karena operasi pabrik, perjalanan dan kegiatan ekonomi lainnya di seluruh dunia telah dikurangi.

Rystad Energy yang berbasis di Oslo memperkirakan permintaan minyak global akan tumbuh sebesar 500.000 barel per hari pada 2020, turun dari perkiraan Februari sebesar 820.000 barel per hari.

Ketua Dana Moneter Internasional mengatakan penyebaran global virus telah menghancurkan harapan untuk pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat tahun ini.

Pengimpor gas utama Tiongkok, PetroChina, telah menyatakan force majeure pada impor gas alam karena wabah tersebut.



Sumber: Xinhua, Antara

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

IHSG Berpotensi Turun, Ini Daftar Rekomendasi Saham

Secara teknikal IHSG diprediksi bergerak di rentang 5.577 - 5.665.

EKONOMI | 6 Maret 2020

Awal Sesi, Rupiah Turun Sejalan Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.199 - Rp 14.240 per dolar AS.

EKONOMI | 6 Maret 2020

Emas Menguat Dipicu Kekhawatiran Penyebaran Virus Corona

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di Bursa Comex melonjak US$ 25 atau 1,52 persen, menjadi US$ 1,668 per ounce.

EKONOMI | 6 Maret 2020

Bursa AS Tertekan Dipicu Kekhawatiran Virus Corona

Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 969,6 poin (3,58 persen) menjadi 26.121 poin.

EKONOMI | 6 Maret 2020

Abipraya Raih Predikat Good Performance BUMN

Abipraya berada dalam kategori good performance di ajang penganugerahan BUMN Performance Excellence Award (BPEA) 2020.

EKONOMI | 5 Maret 2020

Mandiri Investasi Targetkan Dana Kelolaan Rp 66 Triliun

Hingga akhir tahun 2019, Mandiri Investasi berhasil mencapai asset under management (AUM) reksa dana sebesar Rp 44,9 triliun.

EKONOMI | 5 Maret 2020

Pemerintah Berikan Tax Holiday Industri di Indonesia Timur

Industri yang dibangun di Indonesia timur, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan logistik di wilayah tersebut.

EKONOMI | 5 Maret 2020

Mandiri Tunas Finance Catat Kinerja Keuangan Solid di Tahun 2019

Di tahun 2019, Mandiri Tunas Finance mencatatkan perolehan pendapatan sebesar Rp 3,44 triliun, naik 10,3 persen dibandingkan pendapatan tahun 2018.

EKONOMI | 5 Maret 2020

BRI Raih Predikat Industry Leader

BRI dianggap telah memenuhi kriteria sebagai industry leader dengan memenuhi sejumlah persyaratan.

EKONOMI | 5 Maret 2020

BI: 618.340 Merchant di DKI Gunakan QRIS

Pedagang yang menggunakan QRIS merata tersebar di enam wilayah DKI Jakarta.

EKONOMI | 5 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS