Industri Asuransi Jiwa Masih Torehkan Kinerja Positif Sepanjang 2019
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Industri Asuransi Jiwa Masih Torehkan Kinerja Positif Sepanjang 2019

Rabu, 11 Maret 2020 | 16:58 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah kisruh gagal bayar AJB Bumiputera dan Asuransi Jiwasraya hingga mendapat sorotan dari Bank Dunia, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) pada tahun lalu mampu menorehkan kinerja yang cukup cemerlang.

Berdasarkan data yang dihimpun AAJI dari 59 perusahaan anggota dari total 60 perusahaan, industri asuransijiwa mencatat pertumbuhan total pendapatan sebesar 18,7 persen dari Rp 204,89 triliun pada tahun 2018 menjadi Rp 243,20 triliun di 2019.

Pertumbuhan total pendapatan didapatkan dari kenaikan total pendapatan premi yang mencatat kenaikan sebesar 5,8 persen dari Rp 185,88 triliun pada tahun 2018 menjadi Rp 196,69 triliun di tahun 2019 dengan catatan total premi bisnis baru meningkat 5,8 persen dan total premi lanjutan meningkat lebih besar dari total premi baru yaitu sebesar 5,9 persen, premi bisnis baru dari jenis pembayaran premi tunggal naik 3,7 persen dan premi reguler naik sebesar 14 persen, dan Annualized New Premium (ANP) naik 11,1 persen.

"Masih banyak yang menyadari perlunya asuransi seiring dengan layanan asuransi jiwa yang membaik, kegiatan literasi dan inklusi keuangan yang terus berjalan. Ini semua membantu pertumbuhan asuransi jiwa di 2019. Memang awal tahun ini penuh dengan tantangan yang skalanya bukan hanya Indonesia, tapi juga global. Awal tahun ini juga masih lebih banyak tanda tanya, tapi kami targetkan asuransi jiwa masih bisa tumbuh double digit," kata Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon saat konferensi pers di Rumah AAJI, Jakarta, Rabu (11/3/2020).

Sementara, dilihat dari kanal distribusi, bancassurance mengalami peningkatan 5,4 persen dari Rp 79,77 triliun menjadi Rp 84,08 triliun atau berkontribusi sebesar 42,7 persen, keagenan naik 6,6 persen dari Rp 73,36 triliun menjadi Rp 78,21 triliun atau berkontribusi sebesar 39,8 persen, telemarketing meningkat dari 5,1 persen menjadi Rp 4,09 triliun, employee benefit berkontribusi sebesar 2,7 persen dari total pendapatan premi yaitu Rp 5,37 triliun dan untuk kanal distribusi lain mencatat adanya peningkatan sebesar 25,4 persen menjadi 19,89 triliun.

Selain itu, pada tahun lalu total investasi industri asuransi jiwa mengalami kenaikan sebesar 8,6 persen jika dibandingkan
pada tahun sebelumnya menjadi Rp 501,63 triliun. Di mana, instrumen investasi dalam bentuk reksadana tetap menjadi kontributor tertinggi yaitu sebesar 33,4 persen dan ini mengalami kenaikan sebesar 7,3 persen. Disusul, saham dengan kontribusi 31,9 persen dan mengalami peningkatan sebesar 5,2 persen, lalu surat berharga negara naik 15,7 persen dan berkontribusi 15,3 persen dari total investasi. Kenaikan jumlah Investasi SBN dipengaruhi oleh adanya aturan dari Pemerintah terkait proporsi SBN terhadap total Investasi minimal 30 persen.

"Ini pertama kali total investasi tembus di atas Rp 500 triliun, Rp 330 triliun diinvestasikan dalam bentuk saham dan reksa dana. AAJI berharap dana nasabah yang kami investasikan di pasar modal ikut dilindungi dan mendapatkan pengawasan yang baik dari semua pihak yang kompeten. Harapan kami jangan terjadi lagi (gagal bayar), itu pahit sekali," ungkap Budi.

Sejalan dengan itu, AAJI pun meminta kepada pihak otoritas untuk segera membentuk Lembaga Penjamin Polis (LPP) karena sudah menjadi amanat dari Undang-Undang Perasuransian. Selain itu, dibentuknya LPP dikatakan dapat memberikan perlindungan terhadap industri asuransi jiwa di Tanah Air.

"Sejak keluar undang-undang itu, kami dari AAJI, AAUI, AASI, OJK, BKF sudah lima kali berjumpa. Tapi, jalannya tidak secepat yang diharapkan, ternyata komplek sekali. Misalnya, semua perusahaan wajib jadi anggota LPP, lalu bagaimana jika ada yang tidak sehat, ada iuran juga yang dibahas, jenis produk asuransi juga banyak dengan konsep yang berbeda," ujar Kepala Departemen Komunikasi AAJI Nini Sumohandoyo.

Di sisi lain, lanjut Budi, klaim reasuransi meningkat dari Rp 4,31 triliun menjadi Rp 5,53 triliun, total aset meningkat 9,4 persen dari Rp 517,91 triliun menjadi Rp 566,67 triliun. Begitupun dengan total cadangan teknis yang meningkat dari Rp 393,90 triliun menjadi Rp 422,60 triliun.

Sementara, industri asuransi jiwa mencatat kenaikan klaim dan manfaat yang dibayarkan sebesar 16,0 persen menjadi Rp 140,28 triliun dari Rp 120,93 triliun. Di mana klaim meninggal dunia meningkat sebesar 10,4 persen dari Rp 9,16 triliun menjadi Rp 10,11 triliun, klaim asuransi kesehatan sebesar 23,6 persen dari Rp 8,89 triliun tumbuh Rp 10,99 triliun.

Adapun, total tertanggung industri asuransi jiwa berhasil tumbuh 19 persen menjadi 64,34 juta orang, yang menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat Indonesia atas kebutuhan memproteksi diri dan investasi. Sejalan uang pertanggungan meningkat 10,2 persen menjadi Rp 4.200,81. Pertumbuhan ini menunjukkan semakin membaiknya kondisi ekonomi masyarakat Indonesia serta meningkatnya ketahanan keuangan mereka.

Secara konsisten, jumlah tenaga pemasar dalam industri asuransi jiwa mengalami kenaikan sebesar sebesar 9,2 persen menjadi 639.740 orang di 2019 dibandingkan dengan 2018.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 

BERITA LAINNYA

5 Langkah Ciptakan Ruang Multifungsi di Rumah

Pandemi covid-19 yang masih berlangsung sampai saat ini, mendorong sebagian orang menghabiskan uang untuk mendesain ulang interior rumahnya.

EKONOMI | 18 September 2021

OJK: DigiKu Ciptakan Kesempatan yang Sama Antara Bank dan Fintech

"Kita menyambut baik DigiKu ini, diharapkan bank Himbara akan menjadi contoh produk fintech lainnya,” kata Wimboh.

EKONOMI | 18 September 2021

Pameran Virtual FIF Group Fest Berlanjut di Bengkulu

Kegiatan pameran virtual FIF Group Fest menjadi alternatif favorit sejumlah masyarakat untuk memenuhi setiap kebutuhannya.

EKONOMI | 18 September 2021

Ini Fungsi Dekorasi dalam Interior Rumah

Dekorasi berperan penting untuk memberikan kenyamanan agar penghuninya betah berada di rumah.

EKONOMI | 18 September 2021

Kadin: Diskon PPnBM 100% Dorong Produksi dan Kinerja Ekspor

Kadin menilai keputusan perpanjangan diskon PPnBM DTP sangat tepat, industri kendaraan bermotor diyakini bisa kembali bangkit.

EKONOMI | 18 September 2021

Penyaluran Kredit DigiKu Ditargetkan Capai Rp 19 Triliun hingga 2024

Layanan kredit digital DigiKu menjadi asa bagi pelaku UMKM untuk memanfaatkan akses pembiayaan yang aman dan terjamin.

EKONOMI | 18 September 2021

Kadin Sambut Positif Perpanjangan Diskon PPnBM DTP

Kadin Indonesia menyambut baik keputusan pemerintah yang memperpanjang diskon pajak.

EKONOMI | 18 September 2021

Pameran Virtual Tingkatkan Minat Pembelian Properti

Perbaikan kondisi ekonomi yang kembali positif pada kuartal II 2021 membuat pasar properti mulai bangkit, dan konsumen semakin aktif berburu hunian.

EKONOMI | 18 September 2021

Erick Thohir Resmikan Pabrik Pupuk Bioenensis Banyuwangi

Menteri BUMN Erick Thohir meresmikan pabrik pupuk hayati Bioneensis di Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (18/9/2021).

EKONOMI | 18 September 2021

Perkuat Program Desmigratif, Kemnaker dan LKK PBNU Susun Modul Comunity Parenting

Semua anak, merupakan generasi penerus bangsa yang akan menentukan kejayaan bangsa Indonesia.

EKONOMI | 18 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Taliban Umumkan Pembukaan Sekolah Anak Laki-laki, Perempuan Tidak

Taliban Umumkan Pembukaan Sekolah Anak Laki-laki, Perempuan Tidak

DUNIA | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings