Akuisisi Bank Danamon oleh DBS Bank Bakal Mulus
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.47 (1.05)   |   COMPOSITE 6359.21 (17.55)   |   DBX 1342.2 (24.26)   |   I-GRADE 184.288 (0.11)   |   IDX30 516.126 (0.48)   |   IDX80 138.807 (-0.08)   |   IDXBUMN20 408.536 (-3.29)   |   IDXESGL 142.044 (0.1)   |   IDXG30 145.076 (0.68)   |   IDXHIDIV20 455.222 (0.52)   |   IDXQ30 147.857 (0.41)   |   IDXSMC-COM 298.089 (2.63)   |   IDXSMC-LIQ 362.717 (0.35)   |   IDXV30 136.649 (-0.61)   |   INFOBANK15 1071.96 (2.67)   |   Investor33 444.599 (0.34)   |   ISSI 184.85 (-0.65)   |   JII 633.797 (-1.86)   |   JII70 223.435 (-0.82)   |   KOMPAS100 1241.07 (-1.22)   |   LQ45 967.658 (0.56)   |   MBX 1728.33 (0.25)   |   MNC36 329.04 (0.52)   |   PEFINDO25 326.697 (1.93)   |   SMInfra18 315.108 (-1.3)   |   SRI-KEHATI 378.138 (0.23)   |  

Peraturan Bank Indonesia

Akuisisi Bank Danamon oleh DBS Bank Bakal Mulus

Kamis, 19 Juli 2012 | 11:32 WIB
Oleh : B1

Membuka peluang bank asing yang punya rating satu not di atas investment grade (BBB) bisa memiliki saham lebih dari 40 persen

Peraturan Bank Indonesia (PBI) yang diumumkan Rabu (18/7) tidak sepenuhnya menjawab harapan publik, terutama terkait pembatasan bank asing.

Dengan aturan pemilikan bank yang baru ini, langkah DBS Group Holdings untuk mengakuisisi Bank Danamon bisa berjalan mulus.

Kepala Ekonom Bank Mandiri Destry Damayanti menilai, kebijakan pemilikan bank yang dikeluarkan BI agak subjektif, karena masih membolehkan lembaga keuangan memiliki saham di atas 40 persen asalkan memenuhi syarat tertentu.

“Ketentuan ini agak sedikit mendua. Ini membuka peluang bank asing yang punya rating satu not di atas investment grade (BBB) bisa memiliki saham lebih dari 40 persen,” jelas dia kepada Investor Daily di Jakarta.

Kepala Ekonom Standard Chartered Bank Indonesia Fauzi Ichsan sependapat, dengan masih adanya klausul diperbolehkan memiliki saham di atas 40 persen, berarti terdapat diskresi untuk eksepsi.

Artinya, BI punya dasar hukum untuk menginterpretasikan tata kelola yang baik (good corporate governance/GCG) bank tersebut.

“Kalau tidak ada klausul itu, posisi BI jadi berat karena akan ada divestasi besar- besaran,” ujar Fauzi.

Dengan adanya ketentuan tersebut, Destry memperkirakan, transaksi akuisisi DBS Group Holdings atas Bank Danamon bisa berlanjut.

Terlebih lagi, DBS memiliki posisi modal yang kuat dengan peringkat kredit AA dan Aa1, atau posisi rating tertinggi di kawasan Asia Pasifik.

Presiden Komisaris PT Bank DBS Indonesia Bernard Tan, belum bersedia berkomentar terkait peluang DBS untuk melanjutkan transaksi akuisisi atas Bank Danamon.

Ia meminta waktu untuk mempelajari ketentuan tersebut.

“PBI-nya kan baru diumumkan sore ini. Beri kami waktu sehari untuk mempelajarinya. Besok akan kami jawab,” ujar Bernard saat dihubungi Investor Daily.

Sementara itu, Presiden Direktur Bank Danamon Henry Ho menilai, peraturan baru itu tidak mengagetkan karena BI telah menyosialisasikannya kepada para bankir.

“Saya kira ini merupakan hal yang positif, sehingga perbankan bisa menjalankan bisnis sesuai dengan aturan yang bartersebut,” kata dia, kemarin.

Meski begitu, Henry Ho belum bisa memastikan implikasi PBI tersebut terhadap kelanjutan transaksi akuisisi DBS terhadap Bank Danamon.

“Kami masih perlu membaca ulang aturan tersebut secara detail,” katanya.

Awal April lalu, DBS Group Holdings Ltd (DBS) mengumumkan langkah akuisisi terhadap PT Bank Danamon Indonesia Tbk, setelah mengambil alih 100 persen saham Fullerton Finan- cial Holdings Pte Ltd (FFH) ,di Asia Financial (Indonesia) Pte Ltd (AFI).

AFI merupakan pemilik 67,37 persen saham bank Danamon. Nilai transaksi tersebut mencapai 45,2 triliun atau sekitar atau sekitar Sin$ 6,2 miliar.

BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Harga Emas Turun Lagi

Namun terlihat indikasi pelemahan dollar AS maka harus diwaspadai potensi rebound jika harga melampaui level resisten US$1584 dengan target kembali ke level US$1598-US$1600

EKONOMI | 19 Juli 2012

Garuda Sponsori Liverpool, Kontingen Indonesia Diabaikan

Ini jelas sebuah ironi. Kalau untuk Liverpool saja bisa, mengapa untuk mendukung kontingen Olimpiade Indonesia tidak mau

EKONOMI | 19 Juli 2012

DBS Masih Bisa Akuisisi Danamon

Tetap ada kemungkinan. Kalau yang baru mengakuisisi tetap berlaku ketentuan baru, yang existing juga dilihat kesehatannya

EKONOMI | 19 Juli 2012

IHSG Melaju Menuju Level Psikologis Baru

IHSG terus melanjutkan penguatannya dan mencoba kembali ke level 4.100

EKONOMI | 19 Juli 2012

BNI Securities: Sentimen Positif IHSG Signifikan

Sentimen positif yang dapat menggerakkan indeks hari ini cukup signifikan

EKONOMI | 19 Juli 2012

Henan Putihrai Sekuritas: IHSG Bisa Tembus 4.100

Bursa Asia pagi ini terlihat bergerak menguat didorong membaiknya data perumahan AS

EKONOMI | 19 Juli 2012

Ekspor Perdana Peti Kemas, Sibolga Kirimkan Kayu Lapis

Direalisasikannya ekspor menggunakan peti kemas dari Pelabuhan Sibolga akan semakin mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat setempat

EKONOMI | 19 Juli 2012

Oso Securities: IHSG Masih Akan Menguat

Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat

EKONOMI | 19 Juli 2012

Kinerja Bursa Global Membuat Bursa Asia Menghijau

Aksi beli investor mampu meredam sentimen negatif dari global, yang menyebabkan penguatan bursa regional

EKONOMI | 19 Juli 2012

Banyak Pulau Tanpa Penghuni, NTT Bidikan Investasi

Pulau tak berpenghuni di wilayah NTT terbilang banyak, karena itu BKPMD menggagas untuk menjadikan pulau-pulau tersebut masuk dalam investasi baru di bidang pariwisata

EKONOMI | 19 Juli 2012


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS