Dipisah, Proyek Jembatan dan Kawasan Selat Sunda
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Tim Tujuh

Dipisah, Proyek Jembatan dan Kawasan Selat Sunda

Kamis, 19 Juli 2012 | 11:49 WIB
Oleh : B1

Pembangunan Jembatan Selat Sunda diharapkan dimulai sesuai jadwal, yakni tahun 2014

Pemerintah tidak mengubah Peraturan Presiden (Perpres) No 86/2011 tentang Pengembangan Kawasan Strategis Infrastruktur Selat Sunda (KSISS).

Namun, ada kemungkinan pemisahan antara studi kelayakan proyek Jembatan Selat Sunda (JSS), dengan proyek kawasan terpadu sekitar JSS.

Untuk itu, Dewan Pengarah proyek Jembatan Selat Sunda (JSS), akan membentuk tim tujuh guna membahas usulan Menteri Keuangan (Menkeu) Agus DW Martowardojo, terkait studi kelayakan (feasibility study/FS) megaproyek infrastruktur tersebut.

“Terhadap usulan Menkeu, rapat dewan pleno ini menetapkan pembentukan tim langsung di tangan menteri,” kata Ketua Dewan Pengarah proyek JSS yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, seusai rapat pleno Dewan Pengarah
Pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastr uktur JSS di Jakarta.

Menurut Hatta, tim tersebut beranggotakan Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Keuangan, Sekretaris Kabinet, Menteri Sekretaris Negara, Menteri Hukum dan HAM, Menteri Perindustrian, dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas.

Usulan yang dibahas tim tersebut terkait pemisahan studi kelayakan, antara proyek jembatan dengan kawasan strategis di sekitar jembatan, dan pembiayaan studi kelayakan proyek jembatan yang menggunakan dana APBN.

“Yang pertama adalah sebaiknya memang dipisahkan antara pengembangan kawasan dan pembangunan jembatan. Yang kedua, usulan agar studi kelayakan itu dibiayai APBN dan nanti ditenderkan,” kata Hatta.

Kelak pemenang tender proyek JSS harus mengganti biaya studi kelayakan ke negara, itu dapat mengembalikan kepada negara,” ujar dia.

Hatta mengungkapkan usulan tersebut masuk dalam pembahasan.

Sebab, sebelumnya pemerintah menginginkan studi kelayakan proyek jembatan dan pengembangan kawasan strategis merupakan satu kesatuan.

Selain itu, pemerintah semula menetapkan studi kelayakan tidak menggunakan dana APBN.

Menurut dia, tim khusus juga akan membahas masalah lain, yang sempat menjadi polemik dalam studi kelayakan proyek infrastruktur dan bekerja efektif selama dua minggu.

“Semangat kita sama, ada akuntabilitas dan transparansi, lebih memaksimalkan hubungan pemerintah pusat, daerah, dan swasta. Dengan demikian, semuanya bisa kita per tanggung- jawabkan dengan baik,” kata dia.

Hatta menuturkan, tim tujuh dibentuk oleh Dewan Pengawas, karena berdasarkan pasal 7 dalam Peraturan Presiden No 86/2011 disebutkan Dewan Pengarah bisa menetapkan kebijakan, arah, dan strategi pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda.

Selain itu, Dewan Pengawas dapat memberikan petunjuk pelaksanaan kegiatan kepada Badan Pelaksana mengenai pengembangan Kawasan Strategis dan Infrastruktur Selat Sunda agar sesuai dengan kebijakan yang ada.

Dengan demikian, lanjut dia, pemerintah tidak akan merevisi Perpres tersebut karena semua permasalahan terkait studi kelayakan tersebut akan dibahas dalam tim khusus.

“Jadi tidak perlu perubahan Perpres, yang ada adalah nanti tim ini bekerja, kemudian mengatakan dua usulan itu perlu kita lakukan, sebelum diakomodasi dalam keputusan Dewan Pengarah,” ujar dia.

Hatta mengatakan, keputusan ini perlu dilakukan agar pembangunan Jembatan Selat Sunda dapat terwujud sesuai jadwal pada 2014, karena keberadaan jembatan ini sangat strategis untuk mendorong perekonomian Indonesia.

BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Akuisisi Bank Danamon oleh DBS Bank Bakal Mulus

DBS memiliki posisi modal yang kuat dengan peringkat kredit AA dan Aa1, atau posisi rating tertinggi di kawasan Asia Pasifik

EKONOMI | 19 Juli 2012

Harga Emas Turun Lagi

Namun terlihat indikasi pelemahan dollar AS maka harus diwaspadai potensi rebound jika harga melampaui level resisten US$1584 dengan target kembali ke level US$1598-US$1600

EKONOMI | 19 Juli 2012

Garuda Sponsori Liverpool, Kontingen Indonesia Diabaikan

Ini jelas sebuah ironi. Kalau untuk Liverpool saja bisa, mengapa untuk mendukung kontingen Olimpiade Indonesia tidak mau

EKONOMI | 19 Juli 2012

DBS Masih Bisa Akuisisi Danamon

Tetap ada kemungkinan. Kalau yang baru mengakuisisi tetap berlaku ketentuan baru, yang existing juga dilihat kesehatannya

EKONOMI | 19 Juli 2012

IHSG Melaju Menuju Level Psikologis Baru

IHSG terus melanjutkan penguatannya dan mencoba kembali ke level 4.100

EKONOMI | 19 Juli 2012

BNI Securities: Sentimen Positif IHSG Signifikan

Sentimen positif yang dapat menggerakkan indeks hari ini cukup signifikan

EKONOMI | 19 Juli 2012

Henan Putihrai Sekuritas: IHSG Bisa Tembus 4.100

Bursa Asia pagi ini terlihat bergerak menguat didorong membaiknya data perumahan AS

EKONOMI | 19 Juli 2012

Ekspor Perdana Peti Kemas, Sibolga Kirimkan Kayu Lapis

Direalisasikannya ekspor menggunakan peti kemas dari Pelabuhan Sibolga akan semakin mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat setempat

EKONOMI | 19 Juli 2012

Oso Securities: IHSG Masih Akan Menguat

Hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat

EKONOMI | 19 Juli 2012

Kinerja Bursa Global Membuat Bursa Asia Menghijau

Aksi beli investor mampu meredam sentimen negatif dari global, yang menyebabkan penguatan bursa regional

EKONOMI | 19 Juli 2012


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS