Utang Luar Negeri Indonesia Rp 6.079 Triliun

Utang Luar Negeri Indonesia Rp 6.079 Triliun
Ilustrasi ( Foto: Beritasatu.com )
Triyan Pangastuti / AB Senin, 16 Maret 2020 | 12:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Bank Indonesia (BI) mencatat utang luar negeri Indonesia pada Januari 2020 sebesar US$ 410,8 miliar atau Rp 6.079,84 triliun (kurs Rp 14.800). Posisi utang naik 7,5% dibandingkan Januari 2019 yang hanya US$ 382,11 miliar.

Utang luar negeri ini terdiri dari utang sektor publik (pemerintah dan bank sentral) sebesar US$ 207,8 miliar dan sektor swasta, termasuk BUMN US$ 203,0 miliar. 

Melalui keterangan tertulis yang diterima Senin (16/3/2020), BI mencatat utang luar negeri swasta tumbuh lebih rendah pada Januari 2020, yakni 5,8% (year on year), menurun dibanding dengan pertumbuhan pada bulan sebelumnya sebesar 6,5% (year on year). Utang swasta didominasi oleh sektor jasa keuangan dan asuransi, sektor pengadaan listrik, gas, uap/air panas dan udara (LGA), sektor pertambangan dan penggalian, serta sektor industri pengolahan.

Utang luar negeri pemerintah tumbuh sedikit meningkat dibanding bulan sebelumnya. Posisi utang pemerintah pada akhir Januari 2020 tercatat sebesar US$ 204,9 miliar atau tumbuh 9,5% (year on year).

Utang luar negeri pemerintah didominasi arus dana investor nonresiden di pasar surat berharga nasional (SBN), termasuk dari penerbitan obligasi global dalam mata uang dolar AS dan euro.

Rasio utang luar negeri Indonesia terhadap produk domestik bruto pada Januari 2020 sebesar 36,0%, menurun dibandingkan dengan rasio pada bulan sebelumnya. Struktur utang luar negeri Indonesia tetap didominasi utang berjangka panjang dengan pangsa 89,3% dari total utang.

 



Sumber: BeritaSatu.com