Bursa Rontok, Dana Kelolaan Bareksa Tetap Tumbuh
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Bursa Rontok, Dana Kelolaan Bareksa Tetap Tumbuh

Senin, 16 Maret 2020 | 19:35 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah ambruknya pasar saham dan keuangan global, total dana kelolaan (asset under management/AUM) marketplace financial Bareksa justru terus bertumbuh. Per 15 Maret 2020, sudah tembus melebihi Rp 2 triliun, naik 20 persen dibanding akhir tahun 2019. Jika dibandingkan bulan lalu- saat pandemi virus corona menghancurkan bursa saham di berbagai belahan dunia- AUM Bareksa melonjak 12 persen. Padahal, IHSG dalam periode yang sama ambrol 17 persen.

Peningkatan AUM ini didorong nilai subscription (pembelian) reksa dana selama satu bulan terakhir - termasuk Sukuk Ritel (SR 012) yang diterbitkan pemerintah RI- juga menguat 48 persen, dibandingkan periode sama bulan sebelumnya. Selain itu, jumlah nasabah Bareksa bertumbuh mencapai 800.000 atau sekitar 42 persen dari jumlah investor reksa dana di Indonesia.

"Jika tren ini berlanjut, ini merupakan fenomena penting yang menunjukkan potensi fintech di area e-investasi bukan hanya untuk melakukan pendalaman tapi juga stabilisasi market di masa-masa mendatang khususnya saat terjadi guncangan besar di dunia keuangan Indonesia. Bersama-sama pemain lainnya, Bareksa siap ikut membantu pemerintah dan OJK dalam meredam dampak pandem corona di pasar keuangan kita," kata Co-founder/CEO Bareksa, Karaniya Dharmasaputra dalam keterangannya, Senin (16/3/2020).

Menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk kerja, belajar dan ibadah di rumah; Karaniya menjelaskan Bareksa telah menetapkan kebijakan untuk mendukung upaya meredam penyebaran COVID-19 sembari tetap menjamin layanan bagi nasabah.

Pertama, Bareksa menerapkan kebijakan kerja dari rumah (work from home) untuk semua divisi pada periode 17-31 Maret 2020. "Untuk periode selanjutnya akan diputuskan melihat perkembangan situasi," kata Karaniya.

Kedua, memastikan semua layanan nasabah tetap berjalan seperti biasa. Nasabah masih bisa bertransaksi melalui web (mobile dan desktop) serta aplikasi Bareksa. Pertanyaan bisa disampaikan melalui email atau call center serta media sosial.

Ketiga, Bareksa siap membantu pemerintah dan OJK dalam meringankan tekanan di pasar modal dan keuangan nasional. Antara lain, dengan terus mendukung penjualan Surat Berharga Negara (SBN) ritel secara online. Selain itu, mendorong penjualan reksa dana pasar uang, yang bisa menjadi pilihan bagi investor dalam jangka pendek.

Keempat, Bareksa segera meluncurkan BareksaEmas, yakni fitur jual beli emas secara online dengan fasilitas titipan. “BareksaEmas diharapkan bisa menjadi safe haven investment (aset aman) yang dapat menjadi alternatif sekaligus diversifikasi investasi bagi masyarakat Indonesia di tengah ketidakpastian saat ini,” kata Karaniya.

Bareksa adalah marketplace finansial dan investasi terintegrasi pertama di Indonesia, yang telah mendapat lisensi resmi sebagai agen penjual reksa dana dari Otoritas Jasa Keuangan sejak 2016. Kini, Bareksa menjual lebih dari 190 produk reksa dana dari 40 manajer investasi di Indonesia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemkop dan UKM Data Koperasi dan UMKM Nasional

Kemkop dan UKM data KUMKM nasional.

EKONOMI | 16 Maret 2020

BBRI dan BBCA Banyak Diburu Investor

PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dengan frekukensi 33.143 kali.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Rencana Pemerintah Hentikan Pembayaran Iuran JKK dan JKm BPJamsostek Harus Ditinjau Ulang

Pemerintah harus tolak permintaan pengusaha hentikan sementara bayar iuran JKK dan JKm BPJamsostek.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Top! Lokasi Pelabuhan Kilang LNG Masela Diputuskan

Lokasi pembangunan pelabuhan seluas sekitar 27 hekare (ha) ini untuk mendukung pengembangan dan produksi gas bumi Lapangan Abadi.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Seluruh Ruangan Kemhub Disterilisasi

Strelisasi ini merupakan upaya preventif penyebaran virus corona (Covid-19) dengan menjaga kebersihan lingkungan kantor.

EKONOMI | 16 Maret 2020

GGRM dan UNTR Pimpin Saham Top Loser

PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp 2.425 (5,82 persen) menjadi Rp 39.175.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Pengguna KRL Turun 32%

Penurunan jumlahpenumpang KRL ini khususnya terlihat di sejumlah stasiun yang terdampak kebijakan.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Jaga Daya Beli, Jokowi Minta Anggaran PKH Ditingkatkan

Pada tahun 2020, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 30,9 triliun untuk PKH.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Bendungan Way Sekampung Lampung Ditargetkan Selesai Akhir 2020

Kempupera terus bangun bendungan.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Akhir Sesi, Bursa Asia Terbenam di Zona Merah

Bursa Thailand Thai set 50 index melemah 59 poin (7,9 persen) menjadi 689.

EKONOMI | 16 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS