Gunakan Teknologi Mortar Busa, Pembangunan Flyover Purwosari Kota Solo Hemat Waktu Konstruksi
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Gunakan Teknologi Mortar Busa, Pembangunan Flyover Purwosari Kota Solo Hemat Waktu Konstruksi

Senin, 16 Maret 2020 | 20:11 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) mengembangkan teknologi mortar busa dalam pembangunan Flyover Purwosari di Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng). Konstruksi flyover telah dikerjakan sejak tanggal kontrak 8 Januari 2020 untuk mengatasi kemacetan akibat adanya perlintasan sebidang rel kereta Solo-Yogyakarta.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di Jakarta, Senin (16/3/2020), mengatakan, pembangunan flyover merupakan salah satu program sterilisasi 500 perlintasan jalan dan kereta yang dilakukan Kempupera untuk mendukung proyek The Java Northline Upgrading Project yang akan mengembangkan jalur kereta api semi cepat Jakarta-Surabaya.

“Kami ditugasi untuk memperbaiki atau membersihkan kurang lebih sekitar 500 perlintasan sebidang dengan jalan raya di sepanjang perlintasan rel kereta semi cepat Jakarta-Surabaya. Kami akan membangun flyover dan underpass hingga jembatan penyeberangan orang (JPO) termasuk perbaikan jalan lingkungan di sekitarnya,” kata Basuki.

Mortar busa merupakan optimalisasi penggunaan busa (foam) dengan mortar (pasir, semen dan air) berkekuatan tinggi sehingga ideal menjadi dasar atau perkerasan jalan pada tanah lunak yang dikembangkan oleh Pusat Jalan dan Jembatan (pusjatan).

Mortar busa memiliki berat yang ringan di mana massa jenis maksimum 0,8 ton/m3 untuk lapis base dengan UCS minimum 2.000 kilogram/cm2, serta massa jenis maksimum 0,6 ton/m3 untuk lapis sub-base dengan UCS minimum 800 kilogram/cm2. Seperti mortar beton, mortar busa juga memiliki sifat memadat sendiri.

Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VII Semarang, Akhmad Cahyadi, mengatakan, penggunaan teknologi mortar busa pada Flyover Purwosari selain mempercepat waktu pelaksanaan pembangunan juga lebih efisien secara pembiayaan.

"Pembangunan Flyover Purwosari konstruksinya memakai teknologi mortar busa yang dikembangkan secara sederhana menggunakan metode timbunan ringan, struktur baja bergelombang dicampur dengan bahan pasir dan semen yang telah diatur mutu kekuatannya sehingga memiliki keunikan dalam menghemat anggaran belanja konstruksi sebesar 15%,” ujar Cahyadi.

Selain menghemat biaya, keunggulan mortar busa juga lebih efisien waktu pengerjaan jika dibandingkan dengan konstruksi konvensional (antara 40 %) dan ramah lingkungan karena menggunakan lebih sedikit material konstruksi terutama bahan alam.

Teknologi mortar busa bisa digunakan sebagai pengganti timbunan tanah, atau sub base yang biasanya dipakai tanpa memerlukan lahan yang lebar karena dapat dibangun tegak dan tidak memerlukan dinding penahan serta tidak perlu alat pemadat karena dapat memadat dengan sendirinya, sehingga dapat digunakan sebagai jalan pendekat pada konstruksi flyover/jembatan.

Hingga 15 Maret 2020, progres kontruksi Flyover Purwosari mencapai 10,9 % atau lebih cepat dari rencana sebesar 4,8 %, dengan masa pelaksanaan 348 hari kalender sampai dengan 20 Desember 2020. Flyover ini memiliki panjang 700 meter dengan jalan pendekat 202.40 meter (Barat) dan 240.68 meter (Timur).

Pembangunannya dikerjakan oleh kontraktor PT. Wijaya Karya (Persero) Tbk dengan biaya Rp 104,672 miliar. Total penanganan sepanjang 2.475 meter dengan 2 lajur 2 arah dengan bahu jalan yang masing-masing lajur memiliki lebar 3,5 meter, lebar marka double di median 0,30 meter, lebar bahu 2 meter, dan lebar trotoar 0,60 meter.

Keberadaan Flyover Purwosari diharapkan dapat mengatasi masalah kemacetan yang kerap terjadi pada jam sibuk di Jalan Slamet Riyadi yang dilalui arus lalu lintas dari arah Kartosuro (Yogyakarta/Semarang) menuju pusat Kota Solo.

Pemanfaatan teknologi mortar busa telah diterapkan di beberapa flyover di Indonesia salah satunya di Jalan Layang Antapani di Kota Bandung, Jawa Barat yang merupakan pilot project teknologi corrugated mortar busa pusjatan (CMP) pertama di Indonesia.

Kemudian disusul flyover lain seperti Klonengan di Tegal dan Manahan di Solo. CMP adalah pengembangan teknologi mortar busa yang dikombinasikan dengan struktur baja bergelombang.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bursa Rontok, Dana Kelolaan Bareksa Tetap Tumbuh

Peningkatan dana kelolaan didorong nilai subscription (pembelian) reksa dana selama satu bulan terakhir.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Kemkop dan UKM Data Koperasi dan UMKM Nasional

Kemkop dan UKM data KUMKM nasional.

EKONOMI | 16 Maret 2020

BBRI dan BBCA Banyak Diburu Investor

PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dengan frekukensi 33.143 kali.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Rencana Pemerintah Hentikan Pembayaran Iuran JKK dan JKm BPJamsostek Harus Ditinjau Ulang

Pemerintah harus tolak permintaan pengusaha hentikan sementara bayar iuran JKK dan JKm BPJamsostek.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Top! Lokasi Pelabuhan Kilang LNG Masela Diputuskan

Lokasi pembangunan pelabuhan seluas sekitar 27 hekare (ha) ini untuk mendukung pengembangan dan produksi gas bumi Lapangan Abadi.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Seluruh Ruangan Kemhub Disterilisasi

Strelisasi ini merupakan upaya preventif penyebaran virus corona (Covid-19) dengan menjaga kebersihan lingkungan kantor.

EKONOMI | 16 Maret 2020

GGRM dan UNTR Pimpin Saham Top Loser

PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp 2.425 (5,82 persen) menjadi Rp 39.175.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Pengguna KRL Turun 32%

Penurunan jumlahpenumpang KRL ini khususnya terlihat di sejumlah stasiun yang terdampak kebijakan.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Jaga Daya Beli, Jokowi Minta Anggaran PKH Ditingkatkan

Pada tahun 2020, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 30,9 triliun untuk PKH.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Bendungan Way Sekampung Lampung Ditargetkan Selesai Akhir 2020

Kempupera terus bangun bendungan.

EKONOMI | 16 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS