Akibat Virus Corona, Wall Street Alami Koreksi Terparah Sejak 1987
Logo BeritaSatu

Akibat Virus Corona, Wall Street Alami Koreksi Terparah Sejak 1987

Selasa, 17 Maret 2020 | 05:39 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

New York, Beritasatu.com - Wall Street mengalami koreksi terparah sejak 1987 pada penutupan perdagangan Senin (16/3/2020). Indeks S&P 500 turun ke titik terendah sejak Desember 2018 akibat pandemik virus corona.

Dow Jones Industrial Average anjlok 12,9 persen ke 20.188,52 pada penutupan, S&P 500 terkoreksi 12 persen ke 2.386,13, dan Nasdaq kandas 12,3 persen ke 6.904,59. Koreksi Dow Jones adalah yang terparah sejak Black Monday 1987, saat di mana Dow terkoreksi 22 persen.

Perdagangan sempat dihentikan selama 15 menit beberapa saat setelah pembukaan karena indeks S&P 500 turun 8 persen dan memicu circuit breaker.

Presiden Donald Trump mengimbau warga AS untuk menghentikan aktivitas sosial dan menghindari kerumunan lebih dari 10 orang selama 15 hari ke depan. Trump juga memperingatkan bahwa resesi berpotensi terjadi.

"Pasar terombang-ambing tanpa adanya pegangan. Tidak ada petunjuk mengenai sejauh apa dampak virus ini," kata Jeffrey Kleintop, chief global investment di Charles Schwab, kepada Reuters.

Pada hari Minggu, Bank Sentral AS (the Fed) memangkas suku bunga acuan ke kisaran 0-0,25 persen dari sebelumnya di 1-1,25 persen dan meluncurkan kembali program quantitative easing atau stimulus senilai US$ 700 miliar dalam rangka memerangi dampak virus corona terhadap perekonomian.

Hingga Senin, terdapat 182,239 kasus positif corona di seluruh dunia dengan korban jiwa 7.140 orang. Di AS, terdapat 4.597 kasus, naik 917 kasus dari hari Minggu, dengan korban jiwa bertambah 18 orang menjadi 86 orang.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Industri Telko Hadapi Peluang dan Tantangan Imbas Virus Corona

Doni Ismanto Darwin melihat bagi pemain TIK, pencegahan penyebaran dampak virus corona bisa mendatangkan peluang usaha, tetapi di sisi lain juga ancaman.

EKONOMI | 16 Maret 2020

S&P 500 Dibuka Jatuh 8%, Perdagangan Bursa AS Terhenti

Pada 09:30 ET, Dow Jones Industrial Average turun 2.250,46 poin, atau 9,71 persen menjadi 20.935,16.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Lima Inovasi Pertamina EP Dapat Hak Paten

Terobosan melalui inovasi diharapkan menjadikan proses menjadi lebih simpel dan efektif, serta optimalisasi produksi.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Antisipasi Corona, BKPM Hentikan Layanan Offline OSS

Meski offline OSS dihentikan, BKPM tetap memberikan pelayanan terbaik untuk para investor.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Gunakan Teknologi Mortar Busa, Pembangunan Flyover Purwosari Kota Solo Hemat Waktu Konstruksi

Kempupera kembangkan teknologi mortar busa dalam pembangunan Flyover Purwosari.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Bursa Rontok, Dana Kelolaan Bareksa Tetap Tumbuh

Peningkatan dana kelolaan didorong nilai subscription (pembelian) reksa dana selama satu bulan terakhir.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Kemkop dan UKM Data Koperasi dan UMKM Nasional

Kemkop dan UKM data KUMKM nasional.

EKONOMI | 16 Maret 2020

BBRI dan BBCA Banyak Diburu Investor

PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dengan frekukensi 33.143 kali.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Rencana Pemerintah Hentikan Pembayaran Iuran JKK dan JKm BPJamsostek Harus Ditinjau Ulang

Pemerintah harus tolak permintaan pengusaha hentikan sementara bayar iuran JKK dan JKm BPJamsostek.

EKONOMI | 16 Maret 2020

Top! Lokasi Pelabuhan Kilang LNG Masela Diputuskan

Lokasi pembangunan pelabuhan seluas sekitar 27 hekare (ha) ini untuk mendukung pengembangan dan produksi gas bumi Lapangan Abadi.

EKONOMI | 16 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS