Pembangunan Hunian Tetap di Palu Capai 60%

Pembangunan Hunian Tetap di Palu Capai 60%
Perumahan yang diberi nama Perumahan Cinta Kasih dan terletak di Kelurahan Duyu dan Kelurahan Tondo, Palu ini diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Selasa, 29 Oktober 2019. ( Foto: Sinar Mas )
Imam Muzakir / FER Selasa, 17 Maret 2020 | 14:44 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi korban bencana alam di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) hingga pertengahan bulan Maret 2020 telah mencapai 60 persen.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) saat ini terus mendorong capaian pembangunan huntap dan berkoordinasi dengan pemda setempat guna percepatan pembangunan dan penghunian.

Baca: Kempupera Ajak Generasi Milenial Jadi Duta Konservasi

"Ada dua lokasi pembangunan huntap yakni di Duyu dan Pombewe. Untuk di Duyu progresnya sudah 60 persen sedangkan di Pombewe sekitar 20 persen,” ujar Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu Provinsi Sulawesi Tengah, Rezki Agung, dalam siaran pers, Selasa (17/3/2020).

Menurut Rezki Agung, pihaknya akan terus berupaya mempercepat pembangunan huntap tersebut. Salah satunya dengan menambah shift pekerja agar proses pembangunan bisa lebih cepat selesai di lapangan.

"Kami terus berupaya untuk bekerja semaksimal mungkin agar pembangunan huntap dapat selesai tepat waktu. Kami juga ingin setelah bangunan ini selesai masyarakat yang saat ini tinggal di pengungsian sebagai penerima bantuan tersebut dapat segera tinggal di huntap," tuturnya.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Hunian Tetap Pasca Bencana Sulawesi Tengah, Rahmat menambahkan, berdasarkan data yang dimiliki SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Sulawesi Tengah Ditjen Perumahan Kempupera, jumah huntap yang akan dibangun pada tahap pertama berjumlah 630 unit.

Baca: Kempupera Tuntaskan Rusun Petugas Perbatasan Negara

Adapun progres per tanggal 12 Maret 2020 lalu untuk pembangunan huntap dari target pembangunan 230 unit, pihaknya mencatat proses pembangunan rumah sekitar 138 rumah atau sekitar 60 persen. Sedangkan pembangunan huntap di Desa Pombewe dari target 400 unit, proses pembangunannya baru sekitar 20 persen.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan Pemda agar progresnya bisa lebih ditingkatkan lagi. Kami tetap optimistis bulan April pembangunan huntap di Duyu dapat selesai dengan baik. Sedangkan untuk pembangunan huntap di Pombewe sekitar bulan Juni,” tandasnya.





Sumber: BeritaSatu.com