Operasional BRI Tetap Berjalan Normal

Operasional BRI Tetap Berjalan Normal
Ilustrasi rupiah. ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Lona Olavia / WBP Rabu, 18 Maret 2020 | 11:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com -PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mengimplementasikan arahan Presiden Joko Widodo untuk melimitasi seluruh aktivitas di ruang publik melalui program work from home (WFH) untuk menekan tingkat penyebaran virus corona (Covid-19). BRI telah menerbitkan aturan mengenai implementasi WFH bagi pekerja di kantor pusat Bank BRI, kantor wilayah, audit internal wilayah, dan campus BRI.

Coorporate Secretary Bank BRI Amam Sukriyanto, mengatakan bahwa BRI menerapkan metode social distancing dengan prosedur tata laksana WFH bagi pekerja yang telah ditunjuk perseroan di beberapa wilayah yang terdampak Covid -19, seperti Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Denpasar, Semarang, dan Manado. “Ini langkah nyata BRI dalam memberikan jaminan keselamatan dan kesehatan bagi seluruh para pekerja,” katanya dalam keterangan persnya, Rabu (18/3/2020).

BRI menekankan pekerja yang mendapat instruksi WFH agar menjalankan program tersebut secara utuh dengan melakukan self isolation selama 14 hari, dari 17 hingga 31 Maret 2020. “Kami meminta kepada pekerja yang melaksanakan WFH, agar tetap tinggal dan melaksanakan tugas di rumah masing-masing dengan menghindarkan diri dari titik-titik keramaian publik serta tidak melakukan perjalanan keluar kota," ungkap Amam.

Ia menilai perseroan sudah siap melaksanakan program ini, dengan infrastruktur teknologi yang memadai. Pekerja tetap seperti biasa dapat melaksanakan berbagai tugas secara virtual, seperti rapat dengan metode digital teleconference dan penyelesaian berbagai dokumen secara digital.

Adapun operasional perbankan, tetap beroperasi sebagaimana mestinya, yakni dari pukul 08.00-15.00. BRI menerapkan thermo screening atau pemindai suhu tubuh di seluruh unit kerja operasional BRI di wilayah terdampak dan menginstruksikan bagi para frontliner dan pekerja yang langsung berinteraksi dengan nasabah untuk menggunakan hand sanitizer.



Sumber: BeritaSatu.com