Imbas Corona, Hipmi Jaya Usulkan Insentif UMKM
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (-1.14)   |   COMPOSITE 6258.75 (-10.28)   |   DBX 1361.34 (-0.65)   |   I-GRADE 179.18 (-0.62)   |   IDX30 502.509 (-1.33)   |   IDX80 134.874 (0.02)   |   IDXBUMN20 393.542 (-2.05)   |   IDXESGL 138.721 (0.08)   |   IDXG30 140.869 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 444.908 (-0.07)   |   IDXQ30 144.657 (-0.05)   |   IDXSMC-COM 296.3 (0.74)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (3.56)   |   IDXV30 132.413 (1.76)   |   INFOBANK15 1051.36 (-9.47)   |   Investor33 433.839 (-1.51)   |   ISSI 179.41 (0.06)   |   JII 608.801 (0.64)   |   JII70 214.954 (0.38)   |   KOMPAS100 1205.85 (-1.58)   |   LQ45 941.363 (-1.13)   |   MBX 1692.14 (-3.13)   |   MNC36 321.868 (-1.1)   |   PEFINDO25 321.871 (0)   |   SMInfra18 304.318 (3.57)   |   SRI-KEHATI 368.746 (-1.3)   |  

Imbas Corona, Hipmi Jaya Usulkan Insentif UMKM

Kamis, 19 Maret 2020 | 21:50 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Perkembangan wabah virus corona baru atau covid-19 di Indonesia sudah semakin masif, termasuk di Jakarta. Sampai dengan hari ini, angka tingkat kematian di Indonesia akibat wabah corona mencapai 8,3 persen yang notabene dua kali lipat angka rata-rata dunia. Lebih dari itu, sektor perekonomian juga ikutan lesu, terutama di Jakarta yang paling kelihatan dampaknya.

Baca: Pasokan Bahan Pokok di Peritel Modern Aman

Ketua Umum Hipmi Jaya, Afifuddin Suhaeli Kalla atau biasa disapa Afie mengungkapkan, Hipmi Jaya sebagai organisasi yang menaungi pengusaha muda, meminta bantuan kebijakan pemerintah agar tidak banyak pengusaha dan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang gulung tikar.

"Pengusaha milenial dan usaha rumahan menjerit karena omzet sudah berkurang 70 persen sejak seminggu terakhir terutama di Jakarta dan Bali," kata Afie di Jakarta, Kamis (19/3/2020).

Afie mengatakan, melihat tren dari negara lain, Indonesia baru di posisi awal virus corona, sehingga waktunya tidak bisa diperkirakan akan berapa lama lagi.

"Masalah terbesar bagi para pelaku UMKM adalah momentum ramadan dan lebaran, yang merupakan momen mendulang emas bagi sebagian besar pengusaha muda," tegas Afie.

Baca: Hipmi Jaya Tunda Pelaksanaan Musda

Ketua Bidang 8 UKM dan Startup Hipmi Jaya yang juga CEO Titik Temu Coffee, Diatce G Harahap, menambahkan, apabila keadaan masih seperti ini atau mungkin lebih parah, akan terdampak pada sektor UMKM terutama ritel.

"Sebab, pelaku UMKM tidak punya fleksibilitas dalam hal cashflow. Sudah hampir pasti akan terjadi PHK dan tidak bisa membayarkan THR. Oleh karena itu, kami berharap pemerintah pusat dan daerah bisa memberikan kebijakan langsung yang akan berdampak positif kepada UMKM," jelas Diatce.

Menurut Diatce, usulan dari pelaku UMKM yang tergabung di Hipmi Jaya antara lain, bisa melakukan emergency loan, PB1 PPH21 libur seperti manufaktur, grace period dari bank untuk enam bulan, membantu mengurangi beban operasional UMKM sehari-hari seperti gas, air, dan listrik, serta bila memungkinkan mobilisasi perusahaan kecil dan menengah untuk proyek-proyek yang membantu mengatasi covid-19 dari pemerintah, BUMN, ataupun daerah.

Baca: Tunaiku Berikan Kemudahan Pinjaman Modal UMKM

"Usulan tersebut dimaksudkan untuk menjaga momentum pengeluaran sampai dengan lebaran. Pasalnya, mayoritas UMKM bertumpu di momen ramadan dan lebaran untuk setahun ke depan. Lebih dari itu, kami ingin pemerintah juga mengintervensi dari sisi demand. Sebab, percuma juga kalau dari sisi masyarakat tidak punya kemampuan untuk membeli," tutup Diatce.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pasokan Bahan Pokok di Peritel Modern Aman

Peritel modern mendukung program pemerintah dalam memastikan bahwa harga yang dijual kepada konsumen tidak melebihi HET.

EKONOMI | 19 Maret 2020

BRI Life Terapkan Kerja dari Rumah

Mematuhi arahan dan ketentuan regulator dan pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona

EKONOMI | 18 Maret 2020

Kecuali Tiongkok, Kemhub Pastikan Rute Internasional Tak Ditutup

Penumpang yang datang dengan menggunakan penerbangan internasional wajib mengisi formulir health alert card (HAC).

EKONOMI | 19 Maret 2020

Daihatsu Luncurkan Generasi Terbaru Ayla dan Sirion

Cukup banyak perubahan baik dari sisi eksterior, interior, maupun penambahan fitur-fitur terbaru untuk menyasar generasi milenial.

EKONOMI | 19 Maret 2020

BI Kembali Revisi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Jadi 4,2% Sampai 4,6%

Prospek pertumbuhan ekonomi dunia melambat sehingga prospek pertumbuhan ekspor barang Indonesia menurun.

EKONOMI | 19 Maret 2020

Terus Melemah, Kurs Rupiah Diperdagangkan di Rp 15.912/US$

Nilai tukar rupiah pun sempat tembus Rp 16.000 per dolar AS.

EKONOMI | 19 Maret 2020

Asing Jual Saham, IHSG Anjlok 5,2%

Terus merosot dalam hingga hampir meninggalkan level psikologis 4.000.

EKONOMI | 19 Maret 2020

Akitivitas Penerbangan Anjlok, INACA Minta Tunda Pembayaran Biaya dan Pajak

Disebutkan INACA, dalam kondisi kekinian, secara rata-rata aktivitas penerbangan mengalami penurunan 60 persen.

EKONOMI | 19 Maret 2020

BI Pangkas Suku Bunga Acuan 0,25%

Kebijakan moneter BI akan tetap akomodatif dan konsisten dengan perkiraan inflasi yang terkendali dalam kisaran sasaran.

EKONOMI | 19 Maret 2020

Jokowi Minta Ekspor Perikanan Ditingkatkan

Teknologi bisa membuat industri perikanan Indonesia semakin produktif dan kompetitif.

EKONOMI | 19 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS