Kadin Sebut Ada 70 Cekungan Migas yang Belum Dikelola
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kadin Sebut Ada 70 Cekungan Migas yang Belum Dikelola

Jumat, 20 Maret 2020 | 07:14 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia berpotensi mengembalikan produksi minyak ke level 1 juta barel per hari (BOPD) melalui kegiatan eksplorasi yang masif kendati saat ini produksi masih di bawah 725.000 BOPD karena masih banyaknya potensi cadangan. Dari 128 cekungan (basins), baru 54 cekungan yang sudah melalui eksplorasi dan eksploitasi dengan reserves 3,2 billion barrel oil dan gas 100 TCF.

“Masih ada 70-an cekungan yang belum dikelola. Penemuan baru akan mengubah sumber daya alam (SDA) menjadi cadangan bertambah di kemudian hari. Kalau cadangan tidak ditemukan kita akan mengalami penurunan sumber daya migas cukup siginifikan dibandingkan kebutuhannya,” ujar Ketua Komite Tetap Energi Migas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Firlie H Ganinduto dalam keterangannya Jumat (20/3/2020).

Berdasarkan data SKK Migas, saat ini terdapat 10 wilayah yang berpotensi memiliki cadangan cukup besar (giant discovery) antara lain di Sumatera Utara (Mesozoic Play), Sumatera Tengah (Basin Center), Sumatera Selatan (Fractured Basement Play), Northern Papua (Plio-Pleistocene & Miocene Sandtone Play), Bird Body Papua (Jurassic Sandstone Play), dan Warim Papua.

“KKKS (kontraktor kontrak kerja sama) harus melakukan kegiatan eksplorasi demi menambah cadangan dan mengganti minyak dan gas yang telah diproduksikan. Saya melihat PT Pertamina EP (PEP) salah satu yang konsisten melakukan eksplorasi di tengah penurunan harga minyak sejak beberapa tahun terakhir,” ujarnya.

Selama tiga tahun terakhir, Pertamina EP (PEP) yang merupakan KKKS di bawah pengawasan SKK Migas, telah mengeluarkan anggaran sebesar US$ 494 juta atau sekitar Rp 6,87 triliun untuk kegiatan eksplorasi. Dana itu dialokasikan untuk pemboran 26 sumur (wildcat dan appraisal), survei seismik 2D sepanjang 2.508 km, dan survei seismik 3D seluas 1.367 km2 sepanjang 2017-2019. Dari aktivitas tersebut, Pertamina EP berhasil menemukan sumber daya 2C. Pada 2017 ditemukan sumber daya 2C setara 64 MMBOE, naik menjadi 71 MMBOE pada 2018, dan melonjak lagi menjadi 103 MMBOE pada 2019. Tahun ini, temuan sumber daya 2C diproyeksikan 106 MMBOE dengan alokasi anggaran investasi dan operasi eksplorasi sebesar US$ 112 juta.

Agar kegiatan eksplorasi makin masif, Firlie berharap, pemerintah dan SKK Migas memberikan insentif kepada KKKS. Salah satunya insentif fiskal berupa pembebasan pajak saat eksplorasi. Saat ini kegiatan eksplorasi masih terkena pajak. “Itu mungkin kita harus bicarakan dengan Kementerian Keuangan untuk membebaskan dalam masa eksplorasi. Setelah produksi ada income, baru kena pajak yang sesuai aturan negara ,” katanya.

Dewan Pakar Asosiasi Daerah Penghasil Migas Deni Rahayu menilai kendala yang dihadapi KKKS dalam eksplorasi di antaranya perizinan, hingga tumpang tindih lahan. Hal ini perlu dukungan seluruh stakeholders migas agar berjalan tidak sektoral, sehingga bisa dicarikan solusi, baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah dan KKKS. “Ketidakpastian petroleum system, tentunya dapat dikurangi dengan melakukan kegiatan-kegiatan ekplorasi yang cukup sehingga risiko berkurang,” katanya.

Deni menilai PEP adalah salah satu KKKS yang masih melakukan eksplorasi cukup signifikan. PEP telah menerapkan konsep quantity assurance, yaitu metodologi monitoring kuantiti aliran minyak dan gas dari suatu proses ekplorasi, operasi dan produksi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sri Mulyani Bahagia Penerimaan Pajak Mulai Tumbuh Positif

Sri Mulyani mengatakan, penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) dalam negeri memiliki kontribusi terbesar hingga 24,22%.

EKONOMI | 25 Oktober 2021

September, Dana Pemda Mengendap di Perbankan Rp 194,12 Triliun

Total dana simpanan pemerintah daerah (Pemda) di perbankan hingga akhir September mencapai Rp 194,12 triliun.

EKONOMI | 25 Oktober 2021

Menaker: Bonus Demografi Peluang Besar untuk Maju bagi Indonesia

Indonesia memiliki jumlah penduduk yang cukup banyak dan didominasi usia produktif, yaitu usia antara 14-64 tahun.

EKONOMI | 25 Oktober 2021

Harga Batu Bara Naik, Laba Bersih Bukit Asam Melonjak 175,89%

Laba bersih PT Bukit Asam Tbk (PTBA) hingga kuartal III-2021 mengalami peningkatan 175,89% menjadi Rp 4,76 triliun

EKONOMI | 25 Oktober 2021

Sri Mulyani Sebut Realisasi Belanja APBD Masih Rendah

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mencatat realisasi belanja APBD masih rendah. Ia mengatakan, realisasi hingga September baru mencapai 49,56%.

EKONOMI | 25 Oktober 2021

Summarecon Luncurkan Scarlet Commercial di Bekasi

Bangunan properti komersial dapat menjadi pilihan investasi properti yang sangat menguntungkan.

EKONOMI | 25 Oktober 2021

PTPP Kantongi Kontrak Baru Rp 13,48 Triliun per September 2021

Sampai dengan September 2021, kontrak baru dari BUMN mendominasi perolehan kontrak baru PTPP dengan kontribusi sebesar 59%.

EKONOMI | 25 Oktober 2021

Menteri ESDM: ASEAN Power Grid Mampu Tingkatkan Pemanfaatan Energi Baru dan Terbarukan

ASEAN Power Grid akan mendorong pencapaian komponen EBT dengan target peningkatan kapasitas daya terpasang EBT di ASEAN hingga 35% pada 2025.

EKONOMI | 25 Oktober 2021

Naik, Pendapatan Negara Sudah 77,7% dari Target APBN

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, sampai dengan 30 September 2021, pendapatan negara terealisasi sebesar Rp 1.354,8 triliun.

EKONOMI | 25 Oktober 2021

Penjualan Triwulan III 2021 Meningkat, Kalbe Farma Naikkan Target Penjualan

PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menaikkan target pertumbuhan penjualan dan laba bersih pada akhir tahun 2021 menjadi sebesar 11% hingga 13%.

EKONOMI | 25 Oktober 2021


TAG POPULER

# Tes PCR


# Greysia Polii/Apriyani Rahayu


# Cristiano Ronaldo


# PSIS


# Sekjen Kemendagri



TERKINI
Baru 1% Warga Divaksinasi Penuh, Papua Nugini Perlu Dukungan Atasi Kasus Covid-19

Baru 1% Warga Divaksinasi Penuh, Papua Nugini Perlu Dukungan Atasi Kasus Covid-19

DUNIA | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings