Kadin Sebut Ada 70 Cekungan Migas yang Belum Dikelola
INDEX

BISNIS-27 545.471 (-6.57)   |   COMPOSITE 6413.89 (-96.03)   |   DBX 1221.71 (-8.94)   |   I-GRADE 188.988 (-2.83)   |   IDX30 542.994 (-7.75)   |   IDX80 145.925 (-2.72)   |   IDXBUMN20 438.706 (-11.38)   |   IDXESGL 150.111 (-2.61)   |   IDXG30 148.081 (-2.77)   |   IDXHIDIV20 477.43 (-6.51)   |   IDXQ30 153.853 (-1.98)   |   IDXSMC-COM 293.749 (-6.45)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (-13.77)   |   IDXV30 149.364 (-4.09)   |   INFOBANK15 1084.54 (-7.91)   |   Investor33 464.502 (-5.91)   |   ISSI 189.074 (-3.65)   |   JII 668.709 (-15.05)   |   JII70 233.837 (-5.53)   |   KOMPAS100 1296.34 (-22.05)   |   LQ45 1011.21 (-16.87)   |   MBX 1772.39 (-28.61)   |   MNC36 342.942 (-4.37)   |   PEFINDO25 336.865 (-10.34)   |   SMInfra18 332.042 (-8.38)   |   SRI-KEHATI 396.816 (-4.44)   |  

Kadin Sebut Ada 70 Cekungan Migas yang Belum Dikelola

Jumat, 20 Maret 2020 | 07:14 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia berpotensi mengembalikan produksi minyak ke level 1 juta barel per hari (BOPD) melalui kegiatan eksplorasi yang masif kendati saat ini produksi masih di bawah 725.000 BOPD karena masih banyaknya potensi cadangan. Dari 128 cekungan (basins), baru 54 cekungan yang sudah melalui eksplorasi dan eksploitasi dengan reserves 3,2 billion barrel oil dan gas 100 TCF.

“Masih ada 70-an cekungan yang belum dikelola. Penemuan baru akan mengubah sumber daya alam (SDA) menjadi cadangan bertambah di kemudian hari. Kalau cadangan tidak ditemukan kita akan mengalami penurunan sumber daya migas cukup siginifikan dibandingkan kebutuhannya,” ujar Ketua Komite Tetap Energi Migas Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Firlie H Ganinduto dalam keterangannya Jumat (20/3/2020).

Berdasarkan data SKK Migas, saat ini terdapat 10 wilayah yang berpotensi memiliki cadangan cukup besar (giant discovery) antara lain di Sumatera Utara (Mesozoic Play), Sumatera Tengah (Basin Center), Sumatera Selatan (Fractured Basement Play), Northern Papua (Plio-Pleistocene & Miocene Sandtone Play), Bird Body Papua (Jurassic Sandstone Play), dan Warim Papua.

“KKKS (kontraktor kontrak kerja sama) harus melakukan kegiatan eksplorasi demi menambah cadangan dan mengganti minyak dan gas yang telah diproduksikan. Saya melihat PT Pertamina EP (PEP) salah satu yang konsisten melakukan eksplorasi di tengah penurunan harga minyak sejak beberapa tahun terakhir,” ujarnya.

Selama tiga tahun terakhir, Pertamina EP (PEP) yang merupakan KKKS di bawah pengawasan SKK Migas, telah mengeluarkan anggaran sebesar US$ 494 juta atau sekitar Rp 6,87 triliun untuk kegiatan eksplorasi. Dana itu dialokasikan untuk pemboran 26 sumur (wildcat dan appraisal), survei seismik 2D sepanjang 2.508 km, dan survei seismik 3D seluas 1.367 km2 sepanjang 2017-2019. Dari aktivitas tersebut, Pertamina EP berhasil menemukan sumber daya 2C. Pada 2017 ditemukan sumber daya 2C setara 64 MMBOE, naik menjadi 71 MMBOE pada 2018, dan melonjak lagi menjadi 103 MMBOE pada 2019. Tahun ini, temuan sumber daya 2C diproyeksikan 106 MMBOE dengan alokasi anggaran investasi dan operasi eksplorasi sebesar US$ 112 juta.

Agar kegiatan eksplorasi makin masif, Firlie berharap, pemerintah dan SKK Migas memberikan insentif kepada KKKS. Salah satunya insentif fiskal berupa pembebasan pajak saat eksplorasi. Saat ini kegiatan eksplorasi masih terkena pajak. “Itu mungkin kita harus bicarakan dengan Kementerian Keuangan untuk membebaskan dalam masa eksplorasi. Setelah produksi ada income, baru kena pajak yang sesuai aturan negara ,” katanya.

Dewan Pakar Asosiasi Daerah Penghasil Migas Deni Rahayu menilai kendala yang dihadapi KKKS dalam eksplorasi di antaranya perizinan, hingga tumpang tindih lahan. Hal ini perlu dukungan seluruh stakeholders migas agar berjalan tidak sektoral, sehingga bisa dicarikan solusi, baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah dan KKKS. “Ketidakpastian petroleum system, tentunya dapat dikurangi dengan melakukan kegiatan-kegiatan ekplorasi yang cukup sehingga risiko berkurang,” katanya.

Deni menilai PEP adalah salah satu KKKS yang masih melakukan eksplorasi cukup signifikan. PEP telah menerapkan konsep quantity assurance, yaitu metodologi monitoring kuantiti aliran minyak dan gas dari suatu proses ekplorasi, operasi dan produksi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tekanan Jual Masih Ada, Ini Daftar Saham yang Layak Dipantau

IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 4.056 - 4.149.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Investor Beralih ke Safe Haven, Harga Emas Naik Tipis

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April 2020 naik US$ 1,4 atau 0,09 persen, menjadi US$ 1.479,3 per ons.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Minyak Meroket 23% Dipicu Intervensi Trump

Minyak mentah antara West Texas Intermediate AS naik 23,8 persen atau US$ 4,85, menjadi US$ 25,22 per barel.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Aksi Jual Saham Karena Corona Mereda, Wall Street Menguat

Dow Jones Industrial Average naik 188,27 poin, atau 0,95 persen menjadi 20.087,19.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Dukung Work From Home, Milenial Pilih Sewa Apartemen

Milenial memutuskan menyewa apartemen untuk melakukan karantina sendiri atau self-quarantine.

EKONOMI | 19 Maret 2020

SPIL Dukung Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19

SPIL melakukan beberapa tindakan pencegahan penyebaran virus corona di dalam kegiatan operasional.

EKONOMI | 19 Maret 2020

Imbas Corona, Hipmi Jaya Usulkan Insentif UMKM

Hipmi Jaya mengharapkan pemerintah pusat dan daerah bisa memberikan kebijakan langsung yang berdampak positif kepada UMKM.

EKONOMI | 19 Maret 2020

Pasokan Bahan Pokok di Peritel Modern Aman

Peritel modern mendukung program pemerintah dalam memastikan bahwa harga yang dijual kepada konsumen tidak melebihi HET.

EKONOMI | 19 Maret 2020

BRI Life Terapkan Kerja dari Rumah

Mematuhi arahan dan ketentuan regulator dan pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona

EKONOMI | 18 Maret 2020

Kecuali Tiongkok, Kemhub Pastikan Rute Internasional Tak Ditutup

Penumpang yang datang dengan menggunakan penerbangan internasional wajib mengisi formulir health alert card (HAC).

EKONOMI | 19 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS