Menteri BUMN Erick Thohir Jabarkan 3 Jurus Hadapi Virus Corona
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Menteri BUMN Erick Thohir Jabarkan 3 Jurus Hadapi Virus Corona

Jumat, 20 Maret 2020 | 16:47 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian BUMN mengambil langkah cepat untuk merespons dampak luas pandemik virus corona yang tengah melanda dunia. Menteri BUMN Erick Thohir menyadari bahwa dampak dari pandemik ini tak hanya menghantam sisi kesehatan, melainkan juga sektor ekonomi dan moneter. Karenanya, sesuai dengan arahan Presiden Jokowi, ERick bergerak cepat dengan menyiapkan sejumlah langkah strategis.

"Sesuai dengan arahan Pak Presiden bahwa kita mesti fokus pada tiga hal kesehatan, social safety, dan menjaga daya beli masyarakat atau hal-hal yang friendly dengan dunia usaha," ujar Erick dalam konferensi digital yang dilakukan Kementerian BUMN, Jumat (20/3/2020).

Respons di Sektor Kesehatan
Fokus pertama Kementerian BUMN, kata Erick, ada di sisi kesehatan. Kementerian BUMN yang memiliki sejumlah sumber daya kesehatan akan memanfaatkan dayanya untuk membantu masyarakat yang terdampak langsung pandemik Covid-19. Selain itu, seluruh CSR BUMN tahun ini akan difokuskan untuk membantu pengadaan alat-alat kesehatan.

Kementerian BUMN, kata Erick, sudah membeli alat tes corona dari sejumlah negara. Alat tes ini diserahkan ke Kementerian Kesehatan untuk segera disalurkan pada publik. "Ada 60.000 (alat tes). Jadi alat tes kit ada dua macam, ada tes air liur dan ada yang darah. Kita prioritaskan yang air liur. Tes air liur akan dipergunakan untuk rumah sakit," kata Erick.

Selain itu, Kementerian BUMN juga telah memproduksi lebih dari 4 juta masker yang kini bisa diakses publik secara umum di seluruh toko obat dan lokasi jual beli alat-alat kesehatan.

Erick menjelaskan, usaha pelayanan kesehatan yang dilakukan adalah dengan menyiapkan Wisma Atlet Asian Games sebagai sentra pusat penanganan corona. Nantinya, Kementerian BUMN akan bekerja sama dengan BNPB, Satgas Penanganan Corona, Kempupera, Kementerian Kesehatan, serta pihak terkait untuk segera memaksimalkan Wisma Atlet sebagai lokasi penanganan pasien corona.

Erick lantas menjelaskan pembagian masing-masing tower Wisma Atlet untuk kepentingan yang berbeda. Tower 4 akan difokuskan untk tempat istirahat tenaga medis. "Mereka harus dilindungi dan harus cukup istirahat karena itu kita tempatkan khusus (di Tower 4)," kata Erick. Sedangkan Tower 3 akan menjadi lokasi posko bagi petugas Satgas yang menangani pendemik virus corona.

"Tower 6 dan 7 kita akan fokuskan khusus ke pasien. Di sana akan dilengkapi ruang ICU, ruang refreshing, dan ruang rawat pasien. Pintunya ada dua dan dalam pengawasan," ujar Erick.

Dalam pengoperasian Wisma Atlet sebagai lokasi penanganan corona, BUMN akan menerjunkan tenaga kesehatan yang dimiliki rumah sakit BUMN. Selain itu fasilitas dan alat kesehatan akan dilengkapi dari dana CSR BUMN. "CSR BUMN akan dialokasikan ke sini. CSR akan membantu akan sediakan alat di sini (Wisma Atlet). Selain itu BUMN farmasi terus memproduksi kebutuhan-kebutuhan obat yang diperlukan," kata Erick.

Selain Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan juga akan terlibat dalam menyediakan tenaga-tenaga kesehatan dan perawat. Namun Erick mengakui tenaga pemerintah terbatas terutama terkait tenaga kesehatan. Karenanya, Erick berterima kasih kepada pihak swasta yang sejak awal menyatakan tekadnya untuk terlibat dalam penanganan pandemik corona. "Saya ucapkan terima kasih banyak kepada pihak swasta yang sudah bersedia membantu. Kita semua berusaha bersama semaksimal mungkin sesuai dengan arahan Pak Presiden, untuk mengatasi dampak dari pandemik ini," kata Erick.

Respons di Sektor Ekonomi
Tak hanya di sisi kesehatan, langkah antisipasi juga disiapkan Kementerian BUMN di sektor ekonomi. Erick menyadari banyak sektor ekonomi yang terpukul gejolak akibat pandemik yang melanda dunia. Sektor terparah yang terdampak adalah hotel, restoran, pariwisata, dan penerbangan. Karena itu, Kementerian BUMN akan berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk segera meluncurkan kebijakan yang membantu industri yang terdampak itu.

"Tak hanya kesehatan, tapi kita juga memastikan agar sektor bisnis bisa tetap jalan. kita pastikan bank-bank BUMN turunkan suku bunga UKM. Kita juga berkoordinasi dengan lembaga lain yang terkait agar ada relaksasi untuk sektor-sektor terdampak seperti hotel, pariwisata, penerbangan, restoran yang punya pinjaman ke bank-bank BUMN agar diberi keringanan," kata Erick. Namun Erick mencatat hanya sektor usaha yang punya rekam jejak positif yang akan mendapat bantuan relaksasi dari bank.

Respons di Sektor Moneter
Sementara untuk sektor moneter, pemerintah akan mengeluarkan obligasi-obligasi yang akan membantu devisa. Ini terutama pada obligasi dari perusahaan BUMN yang ratingnya bagus, seperti BRI dan Mandiri. Kementerian BUMN juga akan melakukan buy back saham-saham unggulan di saat harganya turun. "Kita dalam proses buy back saham BUMN di bursa. Kita limit di enam perusaahn dulu seperti BRI, Mandiri, PT BA, Telkom, dan Jasamarga," kata Erick.

Terkait gejolak nikai tukar rupiah terhadap dolar, Erick mengakui hal itu akan memberikan dampak pada sejumlah sektor bisnis. Ini terutama pada bisnis penerbangan, seperti Garuda. Namun Erick memastikan terkait pinjaman Garuda, pihaknya sudah melakukan renegosiasi secara menyeluruh. "Memang secara kondisi industri penerbangan berat. Ini menjadi fenomena global. apalagi umrah tidak. Dan Australia kini menutup, pasti Garuda terdampak. kita dari satu bulan lalu sudah melakukan negoiasi secara menyeluruh terkait Garuda," kata Erick.

Secara umum, Erick mengakui bahwa kondisi yang dihadapi dunia usaha penuh tantangan. Karenanya, butuh usaha keras untuk tetap mempertahankan performa BUMN layaknya tahun sebelumnya. Tapi dia yakin sektor perekonomian akan cepat bangkit dan bereaksi atas dampak yang ditimbulkan pandemik corona. Dengan penanganan secara kesehatan, menjaga daya beli, perkonomia serta moneter Erick optimistis efek pandemik corona bisa cepat berlalu dari Indonesia.

"Saya harus jujur, kalau meraih dividen lebih baik atau mempertahankannya penuh tantangan dalam kondisi saat ini. Mungkin saja tak tercapai. Tapi saya yakin kita akan cepat recover," kata Erick.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Pelabuhan Merak - Bakauheni Jadi Pilot Project Penyediaan Tempat Promosi dan Pengembangan UMKM

Kementerian dan lembaga wajib sediakan tempat promosi dan pengembangan UKM paling sedikit 30% total luas lahan area komersial.

EKONOMI | 16 September 2021

Luncurkan Program Kejar, Karier.mu Dukung Masyarakat Asah Potensi

Karier.mu meluncurkan program Kejar guna mendukung masyarakat pemegang Kartu Prakerja menyalurkan potensi untuk mencapai impian.

EKONOMI | 16 September 2021


Masih Mendominasi, Ekspor Industri Pengolahan Tembus US$ 111 Miliar

Industri pengolahan catatkan nilai ekspor sebesar US$111 miliar sepanjang Januari-Agustus 2021, meningkat 34,12% dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu.

EKONOMI | 16 September 2021

Perkuat Jaringan Bisnis Koperasi Nasional, Dekopin Gandeng Ditjen Dukcapil dan Peruri

Dekopin gandeng Ditjen Dukcapil dan Peruri untuk mempercepat dan memperluas penetrasi digitalisasi koperasi di Indonesia.

EKONOMI | 16 September 2021

Gandeng Visa, CIMB Bidik Nasabah Kartu Kredit Syariah Menengah Atas

Visa berkolaborasi dengan PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) membidik nasabah kartu kredit (KK) syariah segmen menengah atas.

EKONOMI | 16 September 2021

Menkop dan UKM Dorong Kepatuhan Wajib Pajak UMKM

Pertumbuhan wajib pajak UMKM mengalami peningkatan sejak diberlakukannya PP Nomor 23 Tahun 2018.

EKONOMI | 16 September 2021

Didukung, Gebrakan Olly Dondokambey Pacu Sektor Pertanian dan Perikanan

Gebrakan Olly Dondokambey membangun sektor pertanian dan perikanan mendapat dukungan.

EKONOMI | 16 September 2021

Juni 2021, Okupansi Hunian TOD Adhi Commuter Properti Tembus 3.500 Unit

Adhi Commuter Properti menyampaikan total keterisian hunian TOD hingga Juni 2021 telah mencapai 55% atau setara 3.500 unit dari 12 proyek yang dikembangkan.

EKONOMI | 16 September 2021

Transaksi Timah Bursa Berjangka Jakarta Akhir Agustus Capai Rp 538 M

Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) mencatat nilai transaksi lebih dari Rp 538 miliar dari periode Maret dan Agustus 2021.

EKONOMI | 16 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
Mendikbudristek Nadiem Makarim Menginap di Rumah Guru untuk Belajar

Mendikbudristek Nadiem Makarim Menginap di Rumah Guru untuk Belajar

NASIONAL | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings