OJK Longgarkan Kewajiban Pembayaran di Perusahaan Pembiayaan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

OJK Longgarkan Kewajiban Pembayaran di Perusahaan Pembiayaan

Jumat, 20 Maret 2020 | 18:17 WIB
Oleh : Lona Olavia / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) siapkan kebijakan stimulus perekonomian di sektor industri keuangan non-bank dengan melonggarkan ketentuan kewajiban pembayaran di perusahaan pembiayaan.

“Ini kami perluas bukan hanya kredit perbankan tetapi juga ke lembaga pembiayaan atau leasing company. Tujuannya agar sektor usaha masih tetap berjalan dari dampak penyebaran Covid 19 ini,” kata Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam siaran pers, Jumat (20/3/2020).

Rencana relaksasi kebijakan di perusahaan pembiayaan mencakup penundaan pembayaran untuk pembiayaan yang berkaitan dengan skema chanelling dan joint financing yang berkaitan dengan perbankan, lalu metode executing antara perusahaan pembiayaan yang mendapat kredit dari perbankan, akan dilakukan dengan mekanisme restrukturisasi sebagaimana diatur dalam POJK No.11/POJK.03/2020.

OJK, sambungnya, terus membantu pemerintah dengan memberikan ruang pelonggaran kepada sektor usaha termasuk usaha mikro dan kecil agar diringankan pembayaran kredit atau pembiayaannya serta dimudahkan untuk kembali mendapatkan kredit atau pembiayaan dari perbankan dan perusahaan pembiayaan. "Kita berikan ruang gerak kepada pengusaha ini agar bisa bertahan jangan sampai ambruk dan menimbulkan lay off, sehingga pada akhirnya bermasalah lebih berat lagi,” kata Wimboh.

Ia menambahkan bahwa ketentuan stimulus di bidang perbankan sudah diterbitkan POJK-nya yaitu POJK No.11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease yang mulai berlaku sejak 13-31 Maret 2021.

Kebijakan stimulus dimaksud terdiri dari penilaian kualitas kredit dan pembiayaan berdasarkan ketepatan pembayaran pokok atau bunga untuk kredit sampai Rp 10 miliar dan restrukturisasi dengan peningkatan kualitas kredit pembiayaan menjadi lancar setelah direstrukturisasi. Ketentuan restrukturisasi ini dapat diterapkan bank tanpa batasan plafon kredit.

'Relaksasi ini juga berlaku bagi UMKM dan KUR. Sementara, untuk kredit yang direstrukturisasi bisa langsung dikategorikan menjadi lancar," imbuhnya.

Untuk kondisi di pasar modal, Wimboh menjelaskan bahwa bursa saham Indonesia masih dalam keadaan tertekan akibat sentimen negatif penyebaran virus corona, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir mengingat fundamental ekonomi Indonesia masih bagus. Selain itu, untuk likuditas perbankan, Ketua DK OJK meyakini kondisinya masih normal dan tidak perlu dikhawatirkan.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 

OJK

BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Harga Minyak Naik Signifikan, tetapi "Badai" Belum Berlalu

Harga minyak mentah dunia masih menunjukkan grafik menguat sejak Pemerintah AS mengusulkan stimulus senilai US$ 1 triliun untuk meredam dampak virus corona.

EKONOMI | 20 Maret 2020

SGC Gandeng Bulog Gelar Operasi Pasar Stok Pangan

SGC menyiapkan 10 ton per hari untuk membantu operasi pasar stok pangan dan siap menambah pasokan jika dirasa masih kurang.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Stimulus Covid-19

Pemerintah perlu mengeluarkan stimulus untuk menggerakkan ekonomi yang terdampak sangat keras oleh pandemi Covid-19

EKONOMI | 20 Maret 2020

Menteri BUMN Erick Thohir Jabarkan 3 Jurus Hadapi Virus Corona

Menteri BUMN Erick Thohir mengambil langkah cepat untuk merespons dampak luas pandemik virus corona yang tengah melanda dunia

EKONOMI | 20 Maret 2020

Sempat Tembus Rp 16.000, Kurs Rupiah Ditutup di Rp 15.900

Kurs rupiah terhadap dolar hari ini berada di level Rp 15.960 per dolar AS atau terdepresiasi 47,5 poin (0,3 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya.

EKONOMI | 20 Maret 2020

IHSG Ditutup Menguat Seiring Bursa Asia dan Eropa

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 2,18 persen ke kisaran 4.194,9 pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (2-/3/2020).

EKONOMI | 20 Maret 2020

Tiongkok Digosipkan Bakal Luncurkan Stimulus Besar, Bursa Asia Menguat

Keputusan Bank Sentral Tiongkok menahan suku bunga menjadi sentimen positif bagi bursa Asia di tengah ketakutan akan penyebaran virus corona

EKONOMI | 20 Maret 2020

Sambut Positif Stimulus, Bursa Eropa Dibuka Menguat

Bursa Eropa dibuka menguat pada perdagangan Jumat (20/3/2020). Indeks Stoxx 600 Eropa melesat 4,77 persen, FTSE 100 Inggris naik 4,92 persen.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Kebijakan Bank Indonesia Hadapi Dampak Virus Corona Dinilai Sudah Tepat

Pelonggaran kebijakan moneter Bank Indonesia tersebut menurutnya juga sejalan dengan arah suku bunga bank sentral global yang cenderung turun

EKONOMI | 20 Maret 2020

Garuda Tetap Layani Penerbangan ke Australia dan Belanda

Layanan penerbangan ini bentuk dukungan Garuda untuk memfasilitasi pergerakan WN Indonesia yang akan kembali ke Indonesia dari kedua negara itu atau sebaliknya.

EKONOMI | 20 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS