Pembangunan Fasilitas Observasi Penyakit Menular di Pulau Galang Segera Rampung
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.108 (0.21)   |   COMPOSITE 6251.05 (38.59)   |   DBX 1329.86 (16.32)   |   I-GRADE 180.794 (0.41)   |   IDX30 506.396 (0.9)   |   IDX80 136.709 (0.42)   |   IDXBUMN20 403.084 (1.37)   |   IDXESGL 140.339 (-0.42)   |   IDXG30 143.133 (0.8)   |   IDXHIDIV20 446.039 (0.87)   |   IDXQ30 145.232 (0.1)   |   IDXSMC-COM 293.729 (3.96)   |   IDXSMC-LIQ 360.142 (3.07)   |   IDXV30 135.556 (1.53)   |   INFOBANK15 1043.56 (-2.24)   |   Investor33 435.417 (-0.04)   |   ISSI 183.035 (1.64)   |   JII 629.726 (4.78)   |   JII70 221.943 (2.13)   |   KOMPAS100 1220.71 (4.09)   |   LQ45 950.717 (1.82)   |   MBX 1696.63 (8.69)   |   MNC36 322.327 (0.16)   |   PEFINDO25 325.87 (0.1)   |   SMInfra18 306.901 (3.47)   |   SRI-KEHATI 370.644 (-0.59)   |  

Pembangunan Fasilitas Observasi Penyakit Menular di Pulau Galang Segera Rampung

Jumat, 20 Maret 2020 | 21:06 WIB
Oleh : Siprianus Edi Hardum / EHD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) terus mempercepat pembangunan fasilitas observasi/penampungan/karantina untuk pengendalian infeksi penyakit menular, utamanya Covid-19 (corona) di Pulau Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Secara keseluruhan progres konstruksi yang telah dimulai sejak 8 Maret 2020 saat ini sudah 32% dengan target selesai pada 28 Maret 2020.

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, mengatakan, sesuai dengan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa diperlukan pembangunan Fasilitas Penampungan/Karantina/Observasi terhadap Penyakit Infeksi Emerging/Virus Corona di Pulau Galang dengan target selesai akhir Maret 2020.

Lokasi yang dipilih yaitu di eks pengungsi Vietnam dan area pengembangan yang berjarak 60 km dari Bandara Hang Nadim dan 56 km dari Kota Batam dengan memanfaatkan lahan seluas 20 hektar dari total luas area 80 hektar.

"Target yang diberikan Bapak Presiden adalah 2-3 minggu harus selesai dan siap untuk dimanfaatkan. Tidak hanya bangunan untuk observasi/penampungan/karantina (termasuk isolasi) saja, tetapi juga fasilitas pendukungnya, seperti rumah dokter/perawat, dapur umum, gudang, laundry, dan lain-lain,” kata Basuki.

Pembangunan fasilitas observasi penyakit menular di Pulau Galang dibagi menjadi 3 Zonasi, yakni Zona A (Renovasi Eks Sinam) meliputi gedung penunjang seperti mess petugas, dokter dan perawat, gedung sterilisasi, gedung farmasi, gedung gizi, laundry, gudang dan power house.

Untuk progres konstruksi mess perawat saat ini sudah sekitar 37%, mess petugas 30%, dan mess dokter 33%. Selanjutnya untuk gedung sterilisasi saat ini progres konstruksinya sudah 70%, gedung farmasi 50%, gedung gizi 50%, gedung laundry 45%, gudang 75%, dan power house 60%.

Zona B meliputi fasilitas penampungan dan fasilitas pendukung seperti ruang isolasi, ruang observasi, Laboratorium, ruang sterilisasi, GWT, Central Gas Medik, instalasi jenazah, landasan helicopter (helipad), dan zona utilitas. Material modul panel yang telah dikirim dari Jakarta saat ini sudah selesai dipasang sebanyak 4 modul untuk ruang observasi berkapasitas lima tempat tidur.

Pada tahap awal akan dibangun dua gedung bertingkat 2 berada di Zona B yang terdiri dari fasilitas observasi/penampungan/karantina (termasuk isolasi) terdiri dari ruang observasi dan ruang isolasi untuk Intensive Care Unit (ICU) dan untuk Non ICU. Saat ini progres pembangunan Gedung Isolasi ICU (20 bed) mencapai 42%, Gedung Observasi 1 (50 bed) sebesar 31%, Gedung Observasi 2 (50 bed) sebesar 32%, dan Gedung Observasi 3 (240 bed) sebesar 19%. Sedangkan untuk pembangunan landasan helipad saat ini progres fisiknya sudah 90%.

Selain itu di sekitar fasilitas utama juga akan dilengkapi ruang tindakan, ruang penyimpanan mobile rontgen, ruang laboratorium, dapur, renovasi bangunan eksisting untuk bangunan penunjang, fasilitas air bersih, air limbah, drainase, sampah, dan utilitas lainnya, serta ruang alat kesehatan ruang isolasi dan observasi. Terakhir Zona C peruntukannya untuk tahap berikutnya (menyesuaikan kebutuhan) dengan memanfaatkan cadangan lahan.

Keseluruhan pekerjaan berlangsung dibawah supervisi Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Provinsi Kepulauan Riau, Ditjen Cipta Karya. Bertindak selaku kontraktor pelaksana adalah PT Waskita Karya dan PT Wijaya Karya.

Untuk pemenuhan kebutuhan air bersih, Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai Sumatera IV Ditjen SDA juga telah melakukan pemasangan pipa transmisi air baku sepanjang 13,8 km bersumber dari Waduk Monggak Rempang yang memiliki debit 232 liter/detik dan tengah dipasang pompa air berkapasitas 5 liter/detik yang menyalurkan air dari reservoir ke clean water tank.
Progresnya telah mencapai 100%. Selain itu juga dilakukan pengerukan dan perluasan kapasitas embung yang berada di Pulau Galang untuk mendukung penyediaan air baku fasilitas observasi dan isolasi di Pulau Galang dengan progres saat ini sebesar 76%.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Tingkatkan Konektivitas Antar Desa, Kempupera Selesaikan 120 Jembatan Gantung

Kempupera selesaikan 120 jembatan gantung di beberapa daerah Indonesia.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Wall Street Menguat Ditopang Saham-saham Teknologi

Bursa Amerika Serikat atau Wall Street menguat pada awal perdagangan hari ini, Jumat (20/3/2020) ditopang oleh saham-saham teknologi.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Kempupera Siapkan 4 Tower Wisma Atlet Kemayoran sebagai RS Darurat Covid-19

Wisma Atlet di Kemayoran, Jakarta digunakan sebagai Rumah Sakit Darurat Covid-19.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Call Center Kemkop dan UKM Terima Aduan Pelaku Koperasi & UMKM

Kemkop dan UKM buka Call Center untuk pelaku UMKM yang terkenal virus corona.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Mulai Berjalan Kembali

PT KCIC masih berkomitmen bisa menuntaskan proyek kereta cepat Jakarta Bandung selesai tepat waktu pada Deseber 2021.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Kinerja Asetku Belum Terpengaruh dengan Wabah Virus Corona

Kinerja Asetku hingga kini tetap stabil dengan akumulasi penyaluran dana hingga Rp 8,7 triliun di seluruh Indonesia.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Menkop dan UKM Ajak UKM Terapkan Prosedur Pencegahan Penyebaran Covid-19

Menkop dan UKM imbau seluruh pelaku UKM terapkan prosedur pencegahan corona.

EKONOMI | 20 Maret 2020

OJK Longgarkan Kewajiban Pembayaran di Perusahaan Pembiayaan

OJK siapkan kebijakan stimulus perekonomian di sektor industri keuangan non-bank dengan melonggarkan ketentuan kewajiban pembayaran di perusahaan pembiayaan.

EKONOMI | 20 Maret 2020

Harga Minyak Naik Signifikan, tetapi "Badai" Belum Berlalu

Harga minyak mentah dunia masih menunjukkan grafik menguat sejak Pemerintah AS mengusulkan stimulus senilai US$ 1 triliun untuk meredam dampak virus corona.

EKONOMI | 20 Maret 2020

SGC Gandeng Bulog Gelar Operasi Pasar Stok Pangan

SGC menyiapkan 10 ton per hari untuk membantu operasi pasar stok pangan dan siap menambah pasokan jika dirasa masih kurang.

EKONOMI | 20 Maret 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS