OJK Pangkas Jam Perdagangan di Bursa

OJK Pangkas Jam Perdagangan di Bursa
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia. (Foto: Antara)
Lona Olavia / FMB Rabu, 25 Maret 2020 | 06:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mempersingkat jam perdagangan di Bursa Efek dan di Sistem Penyelenggara Pasar Alternatif (SPPA), serta mempersingkat waktu pelaporan di Penerima Laporan Transaksi Efek (PLTE).

Kebijakan ini dalam rangka mendukung langkah-langkah Pemerintah untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) serta harmonisasi kebijakan sektor jasa keuangan bersama Bank Indonesia yang mempersingkat jam operasional Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS).

Waktu perdagangan di Bursa Efek Indonesia dari hari Senin sampai Jumat, menjadi jam 09.00-11.30 untuk sesi I, dan sesi II jam 13.30-15.00. Waktu perdagangan SPPA menjadi jam 09.00-15.00. Waktu operasional PLTE menjadi jam 09.30-15.30.

OJK juga meminta kepada PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) untuk melakukan penyesuaian waktu proses penyelesaian dan kegiatan operasional lain dalam hal dibutuhkan penyingkatan jam perdagangan Bursa Efek, jam perdagangan di SPPA dan waktu operasional PLTE serta penyesuaian waktu proses penyelesaian.

"Hal tersebut berlaku sejak 30 Maret 2020 atau sejak penyesuaian jadwal kegiatan operasional dan layanan publik Bank Indonesia sampai dengan berakhirnya batas waktu yang ditetapkan kemudian oleh OJK," kata Deputi Komisioner Humas dan Logistik Anto Prabowo dalam siaran pers, Selasa (24/3/2020).



Sumber: BeritaSatu.com